الفتح (Al-Fath)
Per AyatMushaf
وَلِلّٰهِ
dan kepunyaan Allah
مُلْكُ
kerajaan
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
وَالْاَرْضِۗ
dan bumi
يَغْفِرُ
Dia memberi ampunan
لِمَنْ
kepada siapa
يَّشَاۤءُ
Dia kehendaki
وَيُعَذِّبُ
dan Dia mengazab
مَنْ
siapa
يَّشَاۤءُ
Dia kehendaki
ۗوَكَانَ
dan adalah
اللّٰهُ
Allah
غَفُوْرًا
Maha Pengampun
رَّحِيْمًا
Maha Penyayang
﴿١٤﴾
Dan hanya milik Allah kerajaan langit dan bumi. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan akan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
4597 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Hanya milik Allah kerajaan langit dan bumi serta apa yang ada pada keduanya. Dia memaafkan dengan rahmatNya siapa yang di kehendaki lalu menutupi dosanya, dan mengazab dengan keadilan-Nya siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Pengampun bagi siapa yang bertaubat kepadaNya lagi Maha Penyayang kepadanya.
Sumber: https://tafsirweb.com/9726-surat-al-fath-ayat-14.html
Tafsir as-Sa'di
14. Artinya, hanya Allah semata pemilik kerajaan langit dan bumi. Semua hukum takdir, syariat, dan balasan diberlakukan Allah kepada langit dan bumi sesuai kehendakNYa, karena itulah Allah menyebutkan hukum balasan sebagai akibat dari hukum syariat seraya berfirman, “Dia memberi ampun kepada siapa yang dikehendakiNya,” bagi orang yang melaksanakan perintah Allah, “dan mengazab siapa yang dikehendakiNya,” bagi orang yang meremehkan perintah Allah. “Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” artinya, itulah sifat yang melekat pada Allah, memberikan ampunan dan rahmat dan tidak pernah terlepas dariNya.Allah senantiasa memberikan ampunan bagi para pendosa kapan pun juga, memaafkan mereka yang banyak memiliki kesalahan, menerima taubat orang-orang yang kembali padaNya, serta menurunkan kebaikanNya di malam dan di siang hari.
Sumber: https://tafsirweb.com/9726-surat-al-fath-ayat-14.html
Tafsir Al-Wajiz
14. Hanya milik Allah langit dan bumi itu. Dia mengatur dan menyusunnya sesuai kehendakNya.Dia mengampuni (menutupi) dosa-dosa orang yang dikehendaki dan mengazab orang yang dikehendaki juga dengan keadilanNya. Allah adalah Dzat yang Maha luas ampunanNya dan selalu diberikan kepada setiap orang yang bertaubat dan pasrah
Sumber: https://tafsirweb.com/9726-surat-al-fath-ayat-14.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 11-14 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang alasan orang-orang yang tertinggal dari kalangan orang-orang Arab Badui yang lebih memilih tetap tinggal di tempat kediaman mereka bersama keluarga dan kesibukan mereka, dan menolak berjalan bersama Rasulullah ﷺ. Jadi mereka beralasan dengan kesibukan mereka dalam urusan itu dan meminta kepada Rasulullah ﷺ untuk memohonkan ampun kepada Allah bagi mereka. Itulah ucapan mereka yang bukan timbul dari ketulusan hati, melainkan hanya sekedar basa-basi.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (mereka mengucapkan dengan lisannya apa yang tidak ada dalam hatinya. Katakanlah, "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah jika Dia menghendaki kemudharatan bagimu atau jika Dia menghendaki manfaat bagimu?") yaitu tidak ada seorang pun yang dapat menolak apa yang dikehendaki Allah terhadap kalian. Maha Tinggi dan Maha Suci Allah, Dia Maha Mengetahui semua rahasia sekalipun kalian menutup-nutupinya dan berbasa-basi. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sebenarnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan) Kemudian Allah berfirman: (Tetapi kamu menyangka bahwa Rasul dan orang-orang mukmin tidak sekali-kali akan kembali kepada keluarga mereka selama-lamanya) yaitu ketertinggalan kalian bukanlah ketertinggalan yang beralasan, bukan pula sikap durhaka, melainkan kemunafikan (Tetapi kamu menyangka bahwa Rasul dan orang-orang mukmin tidak sekali-kali akan kembali kepada keluarga mereka selama-lamanya) yaitu kalian mengira bahwa mereka akan terbunuh dan binasa semua tanpa ada seorang pun yang selamat (dan kamu telah menyangka dengan sangkaan yang buruk dan kamu menjadi kaum yang binasa) yaitu kaum yang binasa.Pendapat itu Mujahid dan lainnya. Qatadah berkata bahwa artinya adalah orang-orang yang rusak. Dikatakan bahwa itu adalah bahasa Oman.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan barangsiapa yang tidak beriman kepada Allah dan RasulNya) yaitu barangsiapa yang tidak ikhlas dalam beramal dalam lahir dan batinnya, maka sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى akan mengazabnya dalam neraka yang menyala-nyala, sekalipun mereka secara lahir menampakkan kepada orang lain hal yang bertentangan dengan apa yang tersimpan di dalam hati mereka. Kemudian Allah سبحانه وتعالى menjelaskan bahwa Dia adalah Dzat yang Maha Menentukan, Maha Merajai, dan Maha Mengatur semua penduduk langit dan bumi (Dia memberi ampun kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan mengazab siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang) yaitu bagi siapa yang bertaubat, kembali dan tunduk patuh kepadaNya
Sumber: https://tafsirweb.com/9726-surat-al-fath-ayat-14.html
Informasi
Surat
الفتح (Al-Fath)
Kemenangan — 29 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
14 dari 29 ayat
Juz
Juz 26
Halaman
Halaman 512
Ruku
Ruku 447
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 102 (204/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4597 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-48