ق (Qaf)
Per AyatMushaf
وَكَمْ
dan berapa banyak
اَهْلَكْنَا
Kami telah binasakan
قَبْلَهُمْ
sebelum mereka
مِّنْ
dari
قَرْنٍ
ummat-ummat
هُمْ
mereka
اَشَدُّ
lebih sangat
مِنْهُمْ
dari mereka
بَطْشًا
kekuatan
فَنَقَّبُوْا
maka mereka keliling
فِى
dalam beberapa
الْبِلَادِۗ
negeri
هَلْ
apakah
مِنْ
dari
مَّحِيْصٍ
tempat lari
﴿٣٦﴾
Dan betapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka, (padahal) mereka lebih hebat kekuatannya daripada mereka (umat yang belakangan) ini. Mereka pernah menjelajah di beberapa negeri. Adakah tempat pelarian (dari kebinasaan bagi mereka)?
4666 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Kami telah membinasakan umat-umat dalam jumlah yang banyak sebelum orang-orang musyrik Quraisy itu. Umat-umat tersebut lebih kuat dan lebih hebat dari orang-orang musyrik. Mereka mengembara di seluruh negeri, menempuh semuan jalan untuk menghindari kebinasaan.Adakah tempat berlari dari azab Allah saat ia datang kepada mereka?
Sumber: https://tafsirweb.com/9842-surat-qaf-ayat-36.html
Tafsir as-Sa'di
36. Allah berfirman seraya menakut-nakuti kaum musyrikin yang mendustakan Rasulullah “Dan berapa banyaknya umat-umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka,” yakni umat-umat yang banyak, “yang mereka itu lebih besar kekuatannya daripada mereka ini,” artinya, lebih kuat dan lebih kuat bekas karyanya di atas muka bumi ini, karena itulah Allah berfirman, “Mereka menjelajah di beberapa negeri,” mereka pernah membangun benteng yang kokoh, rumah yang tinggi menjulang, menanam pohon, membuat sungai, bercocok tanam, memakmurkan sekaligus menghancurkan, ketika mereka mendustakan utusan Allah serta menentang ayat-ayatNya, Allah menyiksa mereka dengan azab yang pedih dan berat. “Adakah (mereka) mendapat tempat lari (dari kebinasaan)?” artinya, tidak ada tempat bagi mereka untuk lari dari azab Allah ketika azab itu datang kepada mereka dan tidak ada sesuatu pun yang dapat menyelamatkan mereka.Kekuatan, harta, dan anak-anak mereka sama sekali tidak berguna.
Sumber: https://tafsirweb.com/9842-surat-qaf-ayat-36.html
Tafsir Al-Wajiz
36. Banyak umat pada satu masa yang telah kami hancurkan sebelum kaum kafir Quraisy (Mereka itu digabungkan dalam satu masa). Mereka lebih kuat dari kaum kafir Quraisy, seperti kaum ‘Aad, Tsamud, dan kaum lainnya.Mereka berpindah dan menjelajah banyak negeri, namun mereka berbuat bathil dengan rejeki dan keamanan mereka. Adakah tempat untuk lari agar terbebas dari azab?
Sumber: https://tafsirweb.com/9842-surat-qaf-ayat-36.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 36-40 Allah سبحانه وتعالى berfirman,”Berapa banyaknya umat-umat yang mendustakan yang telah Kami binasakan sebelum mereka, (yang mereka itu lebih besar kekuatannya daripada mereka ini) yaitu para umat terdahulu itu lebih banyak jumlahnya, lebih kuat, lebih berpengaruh dan memakmurkan bumi daripada apa yang telah mereka lakukan. Oleh karena itu Allah berfirman di sini: (maka mereka telah pernah menjelajah di beberapa negeri) Ibnu Abbas berkata bahwa maknanya adalah banyak melakukan pembangunan yang ditinggalkan.Mujahid berkata tentang firmanNya: maka mereka (maka mereka telah pernah menjelajah di beberapa negeri) yaitu mereka menjelajahi bumi ini. Firman Allah: (Adakah (mereka) mendapat tempat lari (dari kebinasaan)?) yaitu apakah ada tempat melarikan diri bagi mereka dari keputusan dan takdir Allah? dan apakah semua yang mereka kumpulkan itu bermanfaat bagi mereka dan dapat menolak azab Allah dari mereka ketika azab itu datang menimpa mereka, karena mereka telah mendustakan para rasul? Maka kalian juga sama, tidak ada jalan melarikan diri, jalan keluar, dan tempat berlindung bagi kalian.Firman Allah: (Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan) yaitu pelajaran (bagi orang-orang yang mempunyai hati) yaitu hati yang menyadarinya. Mujahid berkata bahwa yang dimaksud adalah akal (atau yang menggunakan pendengarannya, sedangkan dia menyaksikan) yaitu mendengar, menghafal, memikirkan, dan memahami kalam itu dengan hatinya. Mujahid berkata tentang firmanNya: (atau yang menggunakan pendengarannya) yaitu, tidak berbicara kepada diri sendiri dalam hatinya saat mendengarkannya (sedangkan dia menyaksikan) Adh-Dhahhak berkata bahwa orang-orang Arab berkata Fulan mendengarkan ketika dia mendengarkan dengan seksama menggunakan kedua telinganya dan dia menyaksikannya seraya berkata sebagai orang yang hadir pada apa yang dia dengarkan.Demikian juga dikatakan Ats-Tsauri dan lainnya. Firman Allah: (Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, dan Kami sedikit pun tidak ditimpa keletihan (38)) Di dalamnya terkandung pernyataan adanya hari kebangkitan, karena Dzat yang mampu menciptakan langit dan bumi tanpa sedikit pun mengalami keletihan, pasti mampu menghidupkan orang-orang yang telah mati dengan cara yang lebih mudah. (dan Kami sedikit pun tidak ditimpa keletihan) yaitu tidak ada keletihan atau kelelahan, sebagaimana Allah berfirman dalam ayat lain: (Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan langit dan bumi dan Dia tidak merasa payah karena menciptakannya, kuasa menghidupkan orang-orang mati?Ya (bahkan) sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu (33)) (Surah Al-Ahqaf) dan (Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia) (Surah Ghafir: 57) serta (Apakah kamu yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit7 Allah telah membangunnya (27)) (Surah An-Nazi'at) Firman Allah: (Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan) yaitu terhadap orang-orang yang mendustakan itu, bersabarlah terhadap mereka dan menghindarlah dari mereka dengan cara yang baik (dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya)) sebelum perjalanan Isra’, shalat fardhu itu hanya dua waktu, yaitu sebelum matahari terbit di waktu fajar, dan sebelum terbenamnya matahari di waktu Ashar.Dan shalat malam itu diwajibkan atas Nabi ﷺ dan umatnya selama satu tahun, kemudian dinasakh hukum wajibnya bagi umatnya. Kemudian Setelah itu semuanya dinasakh oleh Allah سبحانه وتعالى di malam Isra’ dan diganti dengan shalat lima waktu, yang di antaranya terdapat shalat Shubuh dan Ashar, keduanya dilakukan sebelum matahari terbit dan sebelum matahari tenggelam. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan bertasbihlah kamu kepada-Nya) yaitu, kerjakanlah shalat karena Allah. sebagaimana firmanNya: (Dan pada sebagian malam hari salat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji (79)) (Surah Al-Isra’) (dan setiap selesai shalat) Ibnu Abu Najih meriwayatkan dari Mujahid, dari ibnu Abbas bahwa yang dimaksud adalah membaca tasbih setelah shalat.Hal ini diperkuat oleh apa yang terkandung dalam hadits shahih Bukhari Muslim dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa kaum fakir muhajirin datang lalu berkata, "Wahai Rasulullah, orang-orang yang berharta telah pergi dengan derajat yang tinggi dan kenikmatan yang abadi" Maka Nabi ﷺ bersabda,"Apa yang kalian maksud?" Mereka berkata, "Orang-orang yang mereka shalat sebagaimana kami shalat, mereka puasa sebagaimana kami puasa; tetapi mereka dapat bersedekah, sedangkan kami tidak dapat bersedekah; dan mereka dapat memerdekakan budak, sedangkan kami tidak dapat memerdekakan budak" Maka Rasulullah ﷺ bersabda:”Apakah kalian mau aku ajarkan kepada kalian suatu amalan yang apabila kalian mengerjakannya, maka kalian dapat mendahului orang-orang setelah kalian, dan tidak ada seorangpun yang lebih utama dari kalian kecuali orang yang mengerjakan hal yang serupa dengan apa yang kalian kerjakan? yaitu kalian bertasbih, bertahmid, dan bertakbir setiap selesai shalat sebanyak tiga puluh tiga kali. Mereka berkata, "Wahai Rasulullah, saudara-saudara kami yang memiliki harta telah mendengar apa yang kami amalkan, maka mereka mengerjakan hal yang serupa" Maka Rasulullah ﷺ menjawab: Itu adalah karunia Allah yang Dia berikan kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Pendapat yang kedua bahwa yang dimaksud dengan firman Allah سبحانه وتعالى: (dan setiap selesai shalat) yaitu dua rakaat setelah shalat Maghrib.Hal ini diriwayatkan dari Mujahid, An-Nakha'i, Al-Hasan, Qatadah, dan lainnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/9842-surat-qaf-ayat-36.html
Informasi
Surat
ق (Qaf)
Qaf — 45 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
36 dari 45 ayat
Juz
Juz 26
Halaman
Halaman 520
Ruku
Ruku 454
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 104 (208/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4666 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-50