ق (Qaf)
Per AyatMushaf
وَاسْتَمِعْ
dan dengarkanlah
يَوْمَ
hari
يُنَادِ
menyeru
الْمُنَادِ
penyeru
مِنْ
dari
مَّكَانٍ
tempat
قَرِيْبٍ
dekat
﴿٤١﴾
Dan dengarkanlah (seruan) pada hari (ketika) penyeru (malaikat) menyeru dari tempat yang dekat.
4671 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
41-42. Dengarkanlah (wahai Rasul) hari di mana malaikat memanggil dengan meniup sangkakala dari tempat yang dekat. Hari itu mereka mendengar teriakan kebangkitan yang benar, yang tidak ada kebimbangan dan keraguan padanya, itu adalah hari keluarnya penghuni-penghuni kubur dari kubur mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/9847-surat-qaf-ayat-41.html
Tafsir as-Sa'di
41. “Dan dengarkanlah,” dengan hatimu seruan malaikat yang menyeru, dia adalah malaikat Israfil ketika meniup sangkakala, “dari tempat yang dekat,” yaitu di bumi.
Sumber: https://tafsirweb.com/9847-surat-qaf-ayat-41.html
Tafsir Al-Wajiz
41. Wahai Nabi, simaklah apa yang yang dikabarkan kepadamu tentang kejadian kiamat. Yaitu hari dimana penyeru memanggil-manggil, yaitu malaikat Israfil dengan tiupan keduanya untuk menghidupkan semua jiwa atau malaikat Jibril yang memanggil penghuni padang mahsyar. “Ayo kemari kalian, untuk dihisab!” Dari tempat yang sangat dekat, seluruh makhluk mendengarnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/9847-surat-qaf-ayat-41.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 41-45 Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan dengarkanlah) hai Muhammad ((seruan) pada hari penyeru (malaikat) menyeru dari tempat yang dekat) Qatadah berkata,”Ka'b Al-Ahbar berkata bahwa Allah سبحانه وتعالى memerintahkan kepada seorang malaikat untuk berseru dari atas kubah Baitul Maqdis, "Wahai tulang-tulang yang telah hancur dan sendi-sendi yang telah terputus-putus, sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى memerintahkan kepada kalian untuk bergabung untuk menjalani peradilan" ((Yaitu) pada hari mereka mendengar teriakan dengan sebenar-benarnya) yaitu tiupan sangkakala yang benar-benar terjadi yang dahulunya mereka meragukan keberadaannya (Itulah hari keluar (dari kubur)) yaitu, dari kuburnya masing-masing (Sesungguhnya Kami menghidupkan dan mematikan dan hanya kepada Kamilah tempat kembali (semua makhluk) (43)) yaitu Dialah yang memulai penciptaan, kemudian mengulanginya, dan itu lebih mudah bagiNya. dan hanya kepadaNya tempat kembali semua makhluk, lalu Dia akan membalas settiap makhluk sesuai dengan amal perbuatannya. Jika kebaikan. maka balasannya kebaikan; dan jika keburukan, maka balasannya keburukan. Firman Allah: ((yaitu) pada hari bumi terbelah-belah menampakkan mereka (lalu mereka keluar) dengan cepat) Demikian itu setelah Allah سبحانه وتعالى menurunkan hujan dari langit yang dengan itu semua tubuh makhluk bangun dari kuburnya masing-masing sebagaimana biji-bijian dalam tanah dengan air.Bumi akhirnya terbelah mengeluarkan mereka, lalu mereka bangkit menuju tempat penghisaban dengan cepat dan bersegera menghadap kepada Allah سبحانه وتعالى (mereka datang dengan cepat kepada penyeru itu. Orang-orang kafir berkata.”Ini adalah hari yang berat”) (Surah Al-Qamar: 8) Allah سبحانه وتعالى berfirman: (yaitu pada hari Dia memanggil kamu, lalu kamu mematuhi-Nya sambil memuji-Nya dan kamu mengira bahwa kamu tidak berdiam (di dalam kubur) kecuali sebentar saja (52)) (Surah Al-Isra’) Disebutkan dalam hadits shahih dari Anas, Rasulullah ﷺ bersabda,”Aku adalah orang yang mula-mula bumi terbelah mengeluarkannya” Firman Allah: (yang demikian itu adalah pengumpulan yang mudah bagi Kami) yaitu, mengembalikan semua itu mudah dan gampang bagi Kami.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan perintah Kami hanyalah satu perkataan seperti kejapan mata (50)) (Surah Al-Qamar) dan (Tidaklah Allah menciptakan dan membangkitkan kamu (dari dalam kubur) itu melainkan hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja.Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat (28)) (Surah Luqman) Firman Allah: (Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan) yaitu, pengetahuan Kami meliputi semua yang dikatakan orang-orang musyrik kepadamu, yaitu pendustaan mereka kepadamu, maka jangan sekali-kali hal itu membuatmu gelisah.Sebagaimana firmanNya: (Dan Kami sungguh-sungguh mengetahui bahwa dadamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan (97) maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (salat) (98) dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal) (99)) (Surah Al-Hijr) Firman Allah: (dan kamu sekali-kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka) yaitu, kamu bukanlah orang yang memaksa mereka untuk mengikuti petunjuk, itu bukanlah tugasmu.Mujahid, Qatadah, dan Adh-Dhahhak berkata tentang firmanNya: (dan kamu sekali-kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka) yaitu janganlah kalian memaksa mereka. Tetapi pendapat yang pertama adalah yang lebih baik, karena seandainya makna yang dimaksud adalah seperti yang mereka katakan, maka bunyi ayatnya adalah janganlah kamu menjadi orang yang memaksa mereka, melainkan disebutkan: (dan kamu sekali-kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka) yaitu kamu bukanlah orang yang dapat memaksa mereka untuk beriman, sesungguhnya kamu adalah orang yang menyampaikan. Al-Farra’ berkata,”Aku pernah mendengar orang-orang Arab mengatakan,"Fulan memaksa fulan untuk melakukan sesuatu yaitu dia memaksanya” Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka beri peringatanlah dengan Al-Qur’an orang yang takut kepada ancaman-Ku) yaitu sampaikanlah risalah Tuhanmu, karena sesungguhnya orang yang mau menerima peringatanKu hanya orang yang bertakwa kepada Allah, dan takut kepada ancamanNya serta mengharapkan janjiNya.Sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, sedang Kamilah yang menghisab amalan mereka) (Surah Ar-Ra'd: 40), (Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan (21) Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka (22)) (Surah Al-Ghasyiyah) dan (Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufik) siapa yang dikehendaki-Nya) (Surah Al-Baqarah) serta (Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya) (Surah Al-Qashash: 56) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman di sini: (dan kamu sekali-kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka. Maka beri peringatanlah dengan Al-Qur’an orang yang takut kepada ancaman-Ku) Qatadah berdoa,"Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang yang takut kepada ancamanMu dan berharap kepada janjiMu, wahai Tuhan yang melimpahkan kebaikan dan Maha Penyayang"
Sumber: https://tafsirweb.com/9847-surat-qaf-ayat-41.html
Informasi
Surat
ق (Qaf)
Qaf — 45 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
41 dari 45 ayat
Juz
Juz 26
Halaman
Halaman 520
Ruku
Ruku 454
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 104 (208/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4671 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-50