اٰل عمران (Ali 'Imran)

Per AyatMushaf
وَلَا
dan janganlah
يَحْزُنْكَ
menyedihkan kamu
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
يُسَارِعُوْنَ
(mereka) bersegera
فِى
dalam
الْكُفْرِۚ
kekafiran/menjadi kafir
اِنَّهُمْ
sesungguhnya mereka
لَنْ
tidak dapat
يَّضُرُّوا
memberi mudharat
اللّٰهَ
Allah
شَيْـًٔا
sedikitpun
ۗ
يُرِيْدُ
menghendaki
اللّٰهُ
Allah
اَلَّا
bahwa tidak
يَجْعَلَ
Dia menjadikan/memberi
لَهُمْ
kepada mereka
حَظًّا
(sesuatu) bagian
فِى
dalam
الْاٰخِرَةِ
akhirat
وَلَهُمْ
dan bagi mereka
عَذَابٌ
siksa/azab
عَظِيْمٌۚ
yang besar
﴿١٧٦﴾
Dan janganlah engkau (Muhammad) dirisaukan oleh orang-orang yang dengan mudah kembali menjadi kafir; sesungguhnya sedikit pun mereka tidak merugikan Allah. Allah tidak akan memberi bagian (pahala) kepada mereka di akhirat, dan mereka akan mendapat azab yang besar.
469 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Janganlah sampai orang-orang kafir itu memasukan rasa kesedihan ke dalam hatimu (wahai rasul), dengan begitu cepatnya mereka dalam pengingkaran dan kesesatan. Sesungguhnya dengan sikap itu,mereka tidak akan dapat memberi kemudaratan kepada Allah dengan sesuatupun. Mereka itu sesungguhnya hanyalah memudaratkan diri mereka sendiri dengan mengahalangi diri mereka dari manisnya iman dan agungnya pahala.Allah menghendaki agar tidak memberikan pahala bagi mereka di akhirat,di karenakan mereka telah berpaling dari seruan kebenaran.Dan bagi mereka siksaan yang dahsyat.

Sumber: https://tafsirweb.com/1308-surat-ali-imran-ayat-176.html

Tafsir as-Sa'di

176. Nabi sangatlah semangat berbuat baik kepada makhluk dan berusaha memberikan petunjuk kepada mereka. beliau sedih hati apabila mereka mereka tidak mendapatkan petunjuk Allah berfirman, ”janganlah kamu disedihkan oelh oaring-orang yang segara menjadi kafir,” karena keinginan mereka yang begitu besar padanya dan anutias mereka padanya. “Sesungguhnya mereka sekali-kali tidak memberikan mudharat kepada Allah sedikitpun,” Allah adalah pembela agamaNya, penolong RasulNya dan penberlaku urusanya tanpa mereka.Allah menghinakan mereka dan tidak memberikan bimbingan kepada mereka sebagaimana Allah memberikan bimbingan itu kepada wali-waliNya, dan barang siapa yang dikehendaki oleh Allah baik, sebagai suatu keadilan baginya atau suatu hikmah, niscaya Allah akan memberi tahunya bahwa mereka itu tidaklah suci untuk mendapatkan petunjuk dan tidak pula mereka menerima jalan yang lurus disebabkan akhlak mereka rusak dan tujuan mereka buruk.

Sumber: https://tafsirweb.com/1308-surat-ali-imran-ayat-176.html

Tafsir Al-Wajiz

176. Wahai Nabi, janganlah orang-orang yang keluar dari Islam setelah perang Uhud, yaitu orang-orang munafik itu membuatmu sedih dan terganggu. Sesungguhnya mereka itu tidak akan bisa memberi mudharat kepada Allah sedikitpun dengan kekufuran mereka.Kekufuran mereka itu tidak akan mengurangi kekuasaan Allah sedikitpun. Allah tidak akan memberikan sedikitpun pahala, surga atau rahmatNya bagi mereka, melainkan azab yang agung akibat ketergesa-gesaan mereka untuk berbuat kufur dan murtad.

Sumber: https://tafsirweb.com/1308-surat-ali-imran-ayat-176.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 176-180 Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada NabiNya ﷺ (Janganlah kamu disedihkan oleh orang-orang yang segera menjadi kafir). Hal ini disebabkan karena kepedulian beliau terhadap umat manusia. Beliau merasa sedih melihat orang-orang kafir berusaha keras untuk menentang, keras kepala, dan membangkang.Oleh karena itu, Allah سبحانه وتعالى berfirman “janganlah kamu bersedih karena hal itu (sesungguhnya mereka tidak sekali-kali dapat memberi mudharat kepada Allah sedikitpun. Allah berkehendak tidak akan memberi sesuatu bahagian (dari pahala) kepada mereka di hari akhirat) yaitu dengan hukumNya atas mereka, Dia menghendaki untuk tidak memberi mereka bagian di akhirat dengan kehendak dan kuasaNya. (dan bagi mereka azab yang besar) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberikan pemberitahuan yang pasti: (Sesungguhnya orang-orang yang menukar iman dengan kekafiran) yaitu mereka menukar hal ini dengan hal itu, (sekali-kali mereka tidak dapat memberi mudharat kepada Allah sedikitpun) akan tetapi mereka akan merugikan diri sendiri, (dan bagi mereka azab yang pedih). Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan janganlah sekali-kali orang-orang kafir menyangka, bahwa pemberian tangguh Kami kepada mereka adalah lebih baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah-tambah dosa mereka; dan bagi mereka azab yang menghinakan (178)) sebagaimana firmanNya (Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (55) Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar (56)) (Surah Al-Mu'minun), (Maka serahkanlah (ya Muhammad) kepada-Ku (urusan) orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al Quran).Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui (44)) (Surah Al-Qalam) dan (Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir (55)) (Surah At-Taubah).Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini, sehingga Dia menyisihkan yang buruk dari yang baik) yaitu Dia pasti menetapkan sebab dari ujian itu, Dia menampakkan kepadanya pelindungnya dan menyingkap siapa musuhnya. Dia mengetahui orang mikmin yang sabar dan orang munafik yang durhaka yaitu melalui hal itu, bahwa perang Uhud yang digunakan oleh Allah untuk menguji orang-orang mukmin, sehingga tampak keimanan, kesabaran, kesungguhan, keteguhan dan ketaatan mereka kepada Allah dan RasulNya, serta memperlihatkan rahasia orang-orang munafik, sehingga tampak pertentangan, dan kepengecutan untuk berjihad, serta pengkhianatan mereka terhadap Allah dan RasulNya, Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini, sehingga Dia menyisihkan yang buruk dari yang baik) Mujahid berkata,”Dia memisahkan di antara mereka pada hari perang Uhud” Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib) yaitu kalian tidak akan mengetahui tentang hal-hal ghaib di sisi Allah tentang makhlukNya sampai Allah memisahkan orang mukmin dari orang munafik, kecuali Dia menetapkan sebab-sebab yang mengungkapkan hal tersebut. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasul-Nya) sebagaimana firmanNya ((Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu (26) Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya (27)) (Surah Al-Jinn) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Karena itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya) yaitu taatlah kepada Allah dan RasulNya, dan ikutilah apa yang telah disyariatkan untuk kalian. (dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar).Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka) yaitu janganlah orang bakhil itu berpikir bahwa mengumpulkan harta dunia itu akan memberinya manfaat. Sebaliknya, itu memberi mudharat baginya dalam agama dan barangkali dalam kehidupan dunianya. Kemudian Allah memberi tahu tentang hartanya pada hari kiamat.Dia berfirman: (Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat). Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa yang Allah berikan harta namun tidak mengeluarkan zakatnya maka pada hari qiyamat hartanya itu akan berubah wujud menjadi seekor ular jantan yang bertanduk dan memiliki dua taring lalu melilit orang itu pada hari kiamat lalu ular itu memakannya dengan kedua rahangnya, yaitu dengan mulutnya seraya berkata,: “Aku inilah hartamu, akulah harta simpananmu” Kemudian beliau membaca ayat ini: (Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya) Firman Allah: (Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi) yaitu seperti firmanNya (dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya) (Surah Al-Hadid: 7) sesungguhnya ssegala sesuatu, temoat kembalinya itu hanya kepada Allah سبحانه وتعالى, maka berikanlah sebagian dari harta kalian terhadap sesuatu yang memberi manfaat bagi kalian pada hari kalian kembali (kepadaNya) (Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan) yaitu terhadap niat-niat dan rahasia-rahasia kalian

Sumber: https://tafsirweb.com/1308-surat-ali-imran-ayat-176.html

Informasi

Surat

اٰل عمران (Ali 'Imran)

Keluarga Imran — 200 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

176 dari 200 ayat

Juz

Juz 4

Halaman

Halaman 73

Ruku

Ruku 59

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 15 (29/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-469 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-3