اٰل عمران (Ali 'Imran)
Per AyatMushaf
ذٰلِكَ
demikian itu
بِمَا
dengan apa/disebabkan
قَدَّمَتْ
didahulukan/diperbuat
اَيْدِيْكُمْ
tangan-tanganmu
وَاَنَّ
dan bahwasanya
اللّٰهَ
Allah
لَيْسَ
tidak/bukan
بِظَلَّامٍ
dengan aniaya
لِّلْعَبِيْدِۚ
terhadap hamba-hambaNya
﴿١٨٢﴾
Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan sesungguhnya Allah tidak menzalimi hamba-hamba-Nya.
475 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Siksaan yang keras itu dikarenakan apa yang telah kalian perbuat sebelumnya dikehidupan dunia kalian berupa perbuatan-perbuatan maksiat, baik berupa ucapan, perbuatan dan keyakinan. Dan sesungguhnya Allah tidaklah menganiaya hamba-hambaNYA.
Sumber: https://tafsirweb.com/1314-surat-ali-imran-ayat-182.html
Tafsir as-Sa'di
182. Sesungguhnya “(azab) yang demikian itu adalah disebabkan” oleh tangan-tangan mereka berupa perbuatan hina dan keburukan yang mengharuskan mereka berhak mendapatkan azab dan jauh dari pahala. Para ahli tafsir telah menyebutkan bahwasanya ayat ini turun pada suatu kaum dari Yahudi yang telah berbicara dengan perkataan (busuk) tersebut.Para ahli tafsir menyebutkan bahwa di antara kaum Yahudi itu adalah Finhash bi ‘Azura’ , salah seorang pemimpin ulama Yahudi di Madinah, dan bahwa ketika dia mendengar Firman Allah "Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah),"–Al-Baqarah:245- dan "dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik" Al-Muzammil:20-, dia berkata dengan nada sombong dan congkak perkataan tersebut. Semoga Allah menghukumnya. Maka Allah menyebutkan perkataan itu dari mereka, dan Allah mengabarkan bahwa itu bukanlah suatu hal yang baru dari kekejian mereka, bahkan sebenarnya telah berlalu dari mereka kekejian-kekejian lain yang serupa dengan hal tersebut, yaitu pembunuhan nabi-nabi Allah tanpa alasan yang benar.Pembatasan ini dimaksudkan bahwa mereka itu lancang membunuh para nabi padahal mereka mengetahui akan kekejian perbuatan itu, bukan atas dasar kebodohan dan kesesatan, akan tetapi atas dasar pembangkangan dan kedurhakaan.
Sumber: https://tafsirweb.com/1314-surat-ali-imran-ayat-182.html
Tafsir Al-Wajiz
182. Azab yang akan kalian rasakan di akhirat itu karena dosa-dosa yang telah kalian kerjakan (diumpamakan dengan tangan manusia) Dan Allah itu tidak menzalimi siapapun, melainkan azabNya itu akibat dosa yang dilaakukan manusia, dan azab itu adalah balasan atas perbuatannya.
Sumber: https://tafsirweb.com/1314-surat-ali-imran-ayat-182.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 181-184 Diriwayatkan dari Ibnu Abbas: “Ketika turun firman Allah سبحانه وتعالى, (Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak) [Surah Al-Baqarah: 245], Orang-orang Yahudi,"Wahai Muhammad, apakah Tuhanmu miskin, sehingga Dia meminta pinjaman kepada hambaNya?Lalu Allah menurunkan ayat (Sesungguhnya Allah telah mendengar perkatan orang-orang yang mengatakan: "Sesunguhnya Allah miskin dan kami kaya). Firman Allah سبحانه وتعالى, (Kami akan mencatat perkataan mereka itu) sebagai ancaman dan peringatan. Oleh karena itu Allah mengaitkannya dengan firmanNya, (dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar) yaitu ini adalah perkataan mereka tentang Allah dan perlakuan mereka terhadap para utusan Allah.Allah akan membalas mereka dengan balasan yang sangat buruk karena hal itu, Oleh karena itu Allah berfirman, (dan Kami akan mengatakan (kepada mereka): "Rasakanlah olehmu azab yang membakar" (181) (Azab) yang demikian itu adalah disebabkan perbuatan tanganmu sendiri, dan bahwasanya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Nya (182)) Hal itu dikatakan kepada mereka sebagai ejekan, dan penghinaan terhadap mereka.Firman Allah ((Yaitu) orang-orang (Yahudi) yang mengatakan: "Sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada kami, supaya kami jangan beriman kepada seseorang rasul, sebelum dia mendatangkan kepada kami korban yang dimakan api") Allah سبحانه وتعالى berfirman untuk menolak klaim mereka bahwa Allah telah berjanji kepada mereka dalam kitab-kitab mereka bahwa mereka tidak akan beriman kepada seorang rasul pun sampai dia membawa mukjizat berupa sedekah yang dikeluarkan oleh umatnya sehingga ketika sedekah itu diterima, maka akan dilahap oleh api. Hal ini diungkapkan oleh Ibnu Abbas, Al-Hasan dan lainnya. Allah سبحانه وتعالى berfirman (Katakanlah: "Sesungguhnya telah datang kepada kamu beberapa orang rasul sebelumku membawa keterangan-keterangan yang nyata), yaitu dengan hujjah dan bukti-bukti (dan membawa apa yang kamu sebutkan) yaitu dengan api yang memakan sedekah yang diterima (maka mengapa kamu membunuh mereka), yaitu lalu mengapa kalian melawan mereka dengan mendustakan mereka, menentang mereka, membangkan terhadap mereka, dan membunuh mereka (jika kamu adalah orang-orang yang benar) jika kalian mengikuti kebenaran dan tunduk kepada para rasul.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya menghibur naabi Muhammad ﷺ (Jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya rasul-rasul sebelum kamupun telah didustakan (pula), mereka membawa mukjizat-mukjizat yang nyata, Zabur dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna (184)) yaitu, perbuatan dusta mereka terhadapmu itu tidak akan akan mampu menghentikanmu. Kamu memiliki tauladan yaitu para rasul sebelummu yang didustakan dengan apa yang mereka bawa berupa keterangan yang nyata, yaitu hujjah dan bukti-bukti yang nyata (dan zabur) yaitu kitab-kitab yang diturunkan dari langit, seperti shuhuf-shuhuf yang diturunkan kepada para rasul, (dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna), yaitu yang memberi penjelasan yang sangat jelas
Sumber: https://tafsirweb.com/1314-surat-ali-imran-ayat-182.html
Informasi
Surat
اٰل عمران (Ali 'Imran)
Keluarga Imran — 200 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
182 dari 200 ayat
Juz
Juz 4
Halaman
Halaman 74
Ruku
Ruku 60
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 15 (29/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-475 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-3