الطور (At-Tur)
Per AyatMushaf
وَاِنْ
dan jika
يَّرَوْا
mereka melihat
كِسْفًا
sepotong/sebagian
مِّنَ
dari
السَّمَاۤءِ
langit
سَاقِطًا
jatuh
يَّقُوْلُوْا
mereka mengatakan
سَحَابٌ
awan
مَّرْكُوْمٌ
bertumpuk-tumpuk
﴿٤٤﴾
Dan jika mereka melihat gumpalan-gumpalan awan berjatuhan dari langit, mereka berkata, “Itu adalah awan yang bertumpuk-tumpuk.”
4779 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Seandainya orang-orang musyrik itu melihat pecahan langit turun kepada mereka sebagai azab, niscaya mereka tetap memegang teguh sikap mereka, dan niscaya mereka berkata, “Ini hanya awan yang sebagian darinya bertumpuk di atas sebagian yang lain.”
Sumber: https://tafsirweb.com/10060-surat-at-tur-ayat-44.html
Tafsir as-Sa'di
44. Allah berfirman seraya menjelaskan bahwa orang-orang musyrik dan mendustakan kebenaran yang jelas itu menentang kebenaran dan terus berada di atas kebatilan.Andai pun semua dalil menunjukkan kebenarannya, tentu mereka tidak mengikutinya dan pasti mereka menentangnya. “Jika mereka melihat sebagian dari langit gugur,” artinya, andai pun ayat-ayat jelas berupa potongan siksaan turun dari langit dan akan menimpa mereka, tentu “mereka akan mengatakan, ‘Itu adalah awan yang bertindih-tindih’,” artinya, ini adalah mendung yang bergumpal-gumpal seperti biasanya. Mereka tidak mempedulikan tanda-tanda kebesaran Allah yang mereka saksikan dan tidak mau menjadikannya sebagai pelajaran.
Sumber: https://tafsirweb.com/10060-surat-at-tur-ayat-44.html
Tafsir Al-Wajiz
44. Jika mereka menyaksikan balasan yang menimpa mereka dari langit untuk menyiksa mereka, yaitu azab awal yang mereka tunggu-tunggu kedatangannya, mereka akan berlaku sombong dan karena sangat keras kepala dan sangat ingkar mereka berkata: “Ini adalah awan yang saling tindih-menindih, (dahaga) kita akan terpuaskan olehnya” kemudian mereka tidak beriman-selama-lamanya. Inilah tabiat dari pembangkang. {Kisfan} berarti sebagian dan merupakan bentuk jamak dari kata Kisfah yang bermakna potongan.
Sumber: https://tafsirweb.com/10060-surat-at-tur-ayat-44.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 44-49 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang orang-orang musyrik yang ingkar dan sombong terhadap hal yang dapat dirasakan (Jika mereka melihat sebagian dari langit gugur) yaitu terjatuh menimpa mereka sebagai azab atas mereka, tentu mereka tidak mempercayai dan tidak meyakininya, bahkan mereka mengatakan bahwa itu adalah awan yang bertumpang tindih. Ini sebagaimana firmanNya: (Dan jika seandainya Kami membukakan kepada mereka salah satu dari (pintu-pintu) langit, lalu mereka terus-menerus naik ke atasnya (14) tentulah mereka berkata, "Sesungguhnya pandangan kamilah yang dikaburkan, bahkan kami adalah orang-orang yang kena sihir (15)) (Surah Al-Hijr) Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka biarkanlah mereka) yaitu, wahai Muhammad, biarkanlah mereka (hingga mereka menemui hari (yang dijanjikan kepada) mereka yang pada hari itu mereka dibinasakan) yaitu pada hari kiamat ((yaitu) hari ketika tidak berguna bagi mereka sedikit pun tipu daya mereka) Tidak ada gunanya tipu daya mereka di dunia, dan tidak pula hal itu dapat membela mereka sedikit pun pada hari kiamat (dan mereka tidak ditolong) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sesungguhnya untuk orang-orang yang zalim ada azab selain itu) yaitu sebelum itu ketika di dunia.Sebagaimana firman Allah: (Dan sesungguhnya Kami merasakan kepada mereka sebagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat); mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar) (21)) (Surah As-Sajdah) Oleh karena itu Allah berfirman: (Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui) yaitu Kami mengazab mereka di dunia dan Kami menguji mereka dengan berbagai macam musibah agar mereka kembali dan bertaubat kepada Allah.Tetapi mereka tidak memahami apa yang dimaksudkan terhadap diri mereka. Bahkan apabila dilenyapkan dari mereka sebagian dari musibah itu, mereka kembali melakukan perbuatan yang lebih buruk daripada sebelumnya, Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami) yaitu bersabarlah terhadap gangguan mereka, janganlah kamu hiraukan mereka, karena sesungguhnya kamu selalu berada pada penglihatan dan penjagaan Kami; Allah memelihara kamu dari gangguan manusia. Firman Allah سبحانه وتعالى: (bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri) Adh-Dhahhak berkata bahwa yang dimaksud adalah mengerjakan shalat."Maha Suci Engkau, ya Allah, dengan memujiMu, Maha Suci namaMu dan Maha Tinggi KeagunganMu, tidak ada Tuhan selain Engkau." Ibnu Abu Najih meriwayatkan dari Mujahid tentang firmanNya: (dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri) yaitu dari setiap majelis. Diriwayatkan dari Abu Al-Ahwass tentang firmanNya: (dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri) yaitu apabila seseorang hendak berdiri dari majelisnya, sebaiknya dia mengucapkan: (Subhaanakallahumma wa bihamdika) "Maha Suci Engkau, ya Allah dan dengan memujiMu" Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan bertasbihlah kepada-Nya pada beberapa saat di malam hari) yaitu berzikirlah dan sembahlah Dia melalui bacaan Al-Qur'an dan shalat malam. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan pada sebagian malam hari salat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji (79)) (Surah Al-Isra’) Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan di waktu terbenamnya bintang-bintang (di waktu fajar)) Disebutkan dalam hadits Ibnu Abbas bahwa itu adalah dua rakaat yang dikerjakan sebelum shalat Subuh, karena sesungguhnya kedua rakaat itu dianjurkan untuk dilakukan seiring dengan terbenamnya bintang-bintang.Yaitu ketika menyingsing hendak menghilang
Sumber: https://tafsirweb.com/10060-surat-at-tur-ayat-44.html
Informasi
Surat
الطور (At-Tur)
Bukit Tursina — 49 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
44 dari 49 ayat
Juz
Juz 27
Halaman
Halaman 525
Ruku
Ruku 459
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 105 (210/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4779 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-52