النجم (An-Najm)

Per AyatMushaf
وَمَا
dan tidak
لَهُمْ
mereka mempunyai
بِهٖ
dengannya
مِنْ
dari
عِلْمٍۗ
pengetahuan
اِنْ
tidak lain
يَّتَّبِعُوْنَ
mereka mengikuti
اِلَّا
kecuali
الظَّنَّ
sangkaan
وَاِنَّ
dan sesungguhnya
الظَّنَّ
sangkaan
لَا
tidak
يُغْنِيْ
berguna
مِنَ
dari
الْحَقِّ
kebenaran
شَيْـًٔاۚ
sedikitpun
﴿٢٨﴾
Dan mereka tidak mempunyai ilmu tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti dugaan, dan sesungguhnya dugaan itu tidak berfaedah sedikit pun terhadap kebenaran.
4812 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

27-28. Sesungguhnya orang-orang yang tidak membenarkan kehidupan akhirat dari orang-orang kafir Arab dan tidak beramal untuknya, memberi nama para malaikat dengan nama perempuan, karena mereka menyangka dengan kebodohan mereka, bahwa para malaikat adalah wanita, dan bahwa mereka adalah anak-anak perempuan Allah. Mereka tidak punya bukti yang shahih yang membenarkan ucapan mereka.Mereka tidak mengikuti kecuali dugaan yang tidak berguna sedikit pun, ia sama sekali tidak akan menjadi kebenaran.

Sumber: https://tafsirweb.com/10142-surat-an-najm-ayat-28.html

Tafsir as-Sa'di

28. Orang-orang musyrik dalam mengikuti pandangan buruk itu berdasarkan dugaan yang sama sekali tidak berguna bagi kebenaran, karena kebenaran itu harus yakin bersumber dari dalil-dalil qath’I (tak terbantahkan) serta bukti-bukti jelas.

Sumber: https://tafsirweb.com/10142-surat-an-najm-ayat-28.html

Tafsir Al-Wajiz

28. Tidaklah ucapan mereka ini merupakan dalil yang benar. Apa yang mereka percayai tentang penggambaran feminitas ini kecuali hanya bayangan dan khayalan saja.Sesungguhnya anggapan yang batil atau khayalan itu tidak dapat mengubah sedikitpun kebenaran dan tidak dapat menggantikan posisinya selamanya. Al-Haqqu disini adalah pengetahuan yang sudah pasti, yaitu ilmu yang sudah pasti diyakini dan tidak dapat diubah.

Sumber: https://tafsirweb.com/10142-surat-an-najm-ayat-28.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 27-30 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengingkari orang-orang musyrik karena menamakan para malaikat dengan nama perempuan dan menganggap para malaikat itu adalah anak-anak perempuan Allah, padahal Maha Tinggi Allah سبحانه وتعالى dari hal itu. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan mereka menjadikan malaikat-malaikat yang mereka itu adalah hamba-hamba Allah Yang Maha Pemurah sebagai orang-orang perempuan. Apakah mereka menyaksikan penciptaan malaikat-malaikat itu? Kelak akan dituliskan persaksian mereka dan mereka akan dimintai pertanggungjawaban (19)) (Surah Az-Zukhruf) Oleh karena itu Allah berfirman: (Dan mereka tidak mempunyai sesuatu pengetahuan pun) yaitu mereka tidak mempunyai suatu pengetahuan yang membenarkan apa yang mereka katakan, bahkan ucapan itu dusta, buat-buatan, dan kekufuran yang buruk (Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan, sedangkan sesungguhnya persangkaan itu tiada berfaedah sedikit pun terhadap kebenaran) yaitu tidak memberi manfaat sedikitpun dan tidak pula berdiri pada kedudukan yang benar.Disebutkan dalam hadits shahih bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,”Jangan sekali-kali kamu mempunyai prasangka buruk, karena sesungguhnya prasangka buruk itu merupakan pembicaraan yang paling dusta” Firman Allah سبحانه وتعالى: (Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari orang yang berpaling dari peringatan Kami) yaitu, berpalinglah dari orang yang berpaling dari kebenaran, dan tinggalkanlah dia. Firman Allah: (dan tidak mengingini kecuali kehidupan dunia) yaitu sesungguhnya hal paling penting baginya dan batas pengetahuannya hanya tentang dunia. Hal itu merupakan tujuan yang tidak ada kebaikan padanya.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Itulah sejauh-jauh pengetahuan mereka) yaitu mencari dan memburu dunia yang merupakan akhir dari tujuannya. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya Rabbmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia pulalah yang paling mengetahui siapa yang mendapat petunjuk) yaitu Dialah Dzat yang Maha Pencipta semua makhluk dan alam semesta ini dan Dzat yang Maha mengetahui semua kebaikan bagi para hambaNya. Dialah Dzat yang memberi petunjuk kepada siapa saja yang Dia kehendaki dan menyesatkan siapa saja yang Dia kehendaki.Semuanya itu berkat kekuasaan, pengetahuan, dan kebijaksanaanNya. Dia adalah Dzat yang Maha Adil yang tidak pernah menzalimi selamanya dalam syariat dan takdirNya

Sumber: https://tafsirweb.com/10142-surat-an-najm-ayat-28.html

Informasi

Surat

النجم (An-Najm)

Bintang — 62 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

28 dari 62 ayat

Juz

Juz 27

Halaman

Halaman 527

Ruku

Ruku 461

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 106 (211/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4812 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-53