النجم (An-Najm)
Per AyatMushaf
وَلِلّٰهِ
dan kepunyaan Allah
مَا
apa yang
فِى
ada di
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
وَمَا
dan apa yang
فِى
ada di
الْاَرْضِۗ
bumi
لِيَجْزِيَ
Dia akan memberi balasan
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
اَسَاۤءُوْا
mereka berbuat jahat
بِمَا
terhadap apa
عَمِلُوْا
mereka kerjakan
وَيَجْزِيَ
dan dia akan memberi balasan
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
اَحْسَنُوْا
mereka berbuat baik
بِالْحُسْنٰىۚ
denganyang lebih baik
﴿٣١﴾
Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. (Dengan demikian) Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga).
4815 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
31-32. Hanya milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Allah hendak membalas orang-orang yang berbuat buruk dengan menghukum mereka atas apa yang mereka lakukan dengan keburukan dan membalas orang-orang yang berbuat baik dengan surga.Mereka adalah orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji kecuali lamam, yaitu dosa-dosa kecil yang pelakunya tidak melakukannya terus menerus, atau melakukannya sesekali saja. Dosa kecil seperti ini, apabila pelakunya melakukan kewajiban-kewajban dan meninggalkan larangan-larangan, akan diampuni dan ditutupi oleh Allah bagi pelakunya. Sesungguhnya Tuhanmu Mahaluas ampunanNya, Dia lebih mengetahui tentang keadaan kalian saat Dia menciptakan bapak kalian, yaitu Adam, dari tanah, dan saat kalian dalam bentuk janin di Rahim ibu kalian.Maka jangan menyucikan diri kalian, menyanjung dan memujinya dengan ketakwaan, karena Dia lebih tahu siapa yang menjaga dirinya dari hukumanNYa dari hamba-hambaNya, lalu tidak berbuat maksiat kepadaNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/10145-surat-an-najm-ayat-31.html
Tafsir as-Sa'di
31. Allah mengabarkan bahwa Dia adalah Pemilik kerajaan, hanya Dia sendiri yang menguasai dunia dan akhirat, semua yang ada di dunia dan di akhirat adalah kepunyaanNya. Allah memberlakukan kepemilikanNYa layaknya Raja Agung memperlakukan budak dan hamba sahayanya. kekuasaanNya berlaku pada mereka, berlaku secara cepat, Allah memerintah dan melarang mereka serta memberi balasan atas apa yang diperintahkan dan apa yang dilarang dari mereka.Allah memberikan pahala bagi orang yang taat dan menyiksa orang yang durhaka. “Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat,” yang melakukan amalan-amalan kekufuran dan kemaksiatan-kemaksiatan yang lebih rendah, dan karena mereka mengerjakan amalan-amalan buruk, maka mereka mendapatkan siksaan yang mengerikan, “dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik,” berupa ibadah kepada Allah dan berbuat baik terhadap makhluk Allah dengan berbagai tindakan yang membawa manfaat, “dengan pahala yang lebih baik,” yaitu dengan kondisi yang lebih baik di dunia dan di akhirat, di mana yang terbesar dan paling mulia adalah keridhaan Rabb mereka serta meraih surga dan segala kenikmatan yang ada di dalamnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/10145-surat-an-najm-ayat-31.html
Tafsir Al-Wajiz
31. Milik Allah itu segala yang ada di langit dan Bumi. Dialah yang Maha Pencipta, Maha Merajai lagi Maha Mengatur (apa yang ada) di dalamnya.Konsekuensi yang didapat oleh makhluk, yaitu Allah akan membalas tiap-tiap orang yang berbuat keburukan dan yang berbuat kebaikan sesuai perbuatannya. Bagi rang yang berbuat keburukan yang berdosa itu neraka dan bagi orang baik yang taat itu surga, dan itulah pahala yang baik.
Sumber: https://tafsirweb.com/10145-surat-an-najm-ayat-31.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 31-32 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dialah Dzat yang Maha Merajai langit dan bumi. Dia Maha Kaya daripada selainNya, dan Maha Menghakimi makhlukNya dengan adil, dan yang menciptakan makhlukNya dengan benar (supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga)) yaitu Dia akan membalas kepada setiap orang sesuai dengan amal perbuatannya. Jika kebaikan, maka balasannya kebaikan; dan jika keburukan, maka balasannya keburukan.Kemudian “orang-orang yang berbuat baik” ditafsirkan bahwa mereka adalah orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji. yaitu, bahwa mereka adalah orang-orang yang tidak mau melakukan perbuatan-perbuatan yang diharamkan dan dosa-dosa besar. Jika ada dari mereka yang melakukan sebagian dosa-dosa kecil, maka sesungguhnya Allah akan memberikan ampunan bagi mereka dan menutupi kesalahan mereka, sebagaimana Allah berfirman dalam ayat lain: (Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga) (31)) (Surah An-Nisa’) di sini Allah berfirman: ((Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil) Ini adalah istisna’ munqati’, karena kata Al-lamam” adalah dosa-dosa kecil dan kekeliruan dari perbuatan.Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia berkata,”Tidak ada sesuatupun yang lebih mirip untuk dikatakan sebagai “Al-lamam” selain dari apa yang dijelaskan Abu Hurairah dari Nabi ﷺ yang bersabda:”Sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى telah mencatatkan pada pundak anak cucu nabi Adam bagian dari perbuatan zinanya, yang pasti dilakukannya. yaitu, zina mata adalah memandang, zina lisan adalah berucap, dan zina jiwa adalah berharap dan berhasrat, sedangkan farji itu yang membenarkan dan mendustakannya. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (kecuali kesalahan-kesalahan kecil) yaitu kecuali dosa-dosa yang telah lalu. Demikian juga dikatakan Zaid bin Aslam.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya Tuhanmu Maha Luas ampunanNya) yaitu, rahmat Allah memuat segala sesuatu dan ampunanNya memuat semua dosa-dosa bagi orang yang bertaubat darinya. Sebagaimana firmanNya: (Katakanlah, "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (53)) (Surah Az-Zumar) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah) yaitu Dia Maha Melihat kalian dan Maha Mengetahui keadaan, perbuatan dan ucapan kalian yang akan keluar dan dikerjakan kalian sejak Dia menciptakan nenek moyang kalian dari tanah, lalu Dia mengeluarkan semua keturunannya dari tulang sulbinya seperti semut-semut kecil.Kemudian membagi mereka menjadi dua golongan, ada golongan untuk ke surga dan golongan untuk ke neraka yang menyala-nyala. Demikian pula firmanNya: (dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu) Malaikat yang telah ditugaskan telah menetapkan terhadapnya rezeki, ajal, dan amal perbuatannya, dan apakah dia termasuk orang yang celaka atau orang yang berbahagia? Firman Allah: (maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci) yaitu memuji diri sendiri, merasa besar, dan membanggakan amal kalian sendiri (Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa) Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang menganggap dirinya bersih?Sebenarnya Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya dan mereka tidak dianiaya sedikit pun (49)) (Surah An-Nisa’)
Sumber: https://tafsirweb.com/10145-surat-an-najm-ayat-31.html
Informasi
Surat
النجم (An-Najm)
Bintang — 62 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
31 dari 62 ayat
Juz
Juz 27
Halaman
Halaman 527
Ruku
Ruku 461
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 106 (211/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4815 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-53