القمر (Al-Qamar)

Per AyatMushaf
فَنَادَوْا
maka mereka memanggil
صَاحِبَهُمْ
kawan mereka
فَتَعَاطٰى
lalu ia berbuat nekat
فَعَقَرَ
maka ia memunuh/melukai
﴿٢٩﴾
Maka mereka memanggil kawannya, lalu dia menangkap (unta itu) dan memotongnya.
4875 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

29-30. Tetapi mereka memangil teman mereka agar segera menyembelih unta itu, maka orang itu pun mendekatinya, mengganggunya dengan tangannya lalu menyembelihnya, maka Kami menghukum mereka. Bagaimana azabKu atas mereka karena kekafiran mereka dan hukumanku terhadap siapa yang mendustakan utusanKu?Sesungguhnya azabKu itu besar lagi menyakitkan.

Sumber: https://tafsirweb.com/10267-surat-al-qamar-ayat-29.html

Tafsir as-Sa'di

29. “Maka mereka memanggil kawannya,” yang menyembelih unta itu, dia adalah orang yang paling celaka di kabilah itu, “lalu kawannya menangkap (unta itu),” ia mematuhi perintah kawan-kawannya untuk menyembelih unta, “dan membunuhnya.”

Sumber: https://tafsirweb.com/10267-surat-al-qamar-ayat-29.html

Tafsir Al-Wajiz

29. Lalu kaum Tsamud memanggil kawannya yaitu seorang laki-laki yang tak punya hati bernama Qudar bin Salif, laki-laki Tsamud yang paling menyala-nyala. Mereka menghasutnya untuk membunuh unta itu.Lalu dia mengambil pedang dari kawanannya tanpa memperhatikan akibatnya. Kemudian dia membunuh unta itu dengan menyabet kakinya dengan pedang lalu membunuhnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/10267-surat-al-qamar-ayat-29.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 23-32 Ini merupakan pemberitahuan tentang kaum Tsamud, bahwa mereka mendustakan rasul mereka, yaitu nabi Shalih. (Maka mereka berkata, "Bagaimana kita akan mengikuti saja seorang manusia (biasa) di antara kita? Sesungguhnya kalau kita begitu benar-benar berada dalam keadaan sesat dan gila” (24)) Mereka berkata bahwa kita benar-benar akan kecewa dan merugi jika kita menyerahkan kepemimpinan kita kepada seseorang dari kita. Kemudian mereka heran terhadap wahyu yang hanya diturunkan kepada nabi Shalih, bukan mereka.Kemudian mereka menuduhnya sebagai seorang pendusta, dan berkata: (Sebenarnya dia adalah seorang yang amat pendusta lagi sombong) yaitu orang yang melampaui batas kedustaannya. Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kelak mereka akan mengetahui siapakah yang sebenarnya amat pendusta lagi sombong (26)) Ini merupakan ancaman keras dan peringatan tegas bagi mereka. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya Kami akan mengirimkan unta betina sebagai cobaan bagi mereka) yaitu sebagai ujian bagi mereka.Allah سبحانه وتعالى mengeluarkan bagi mereka seekor unta betina yang besar dan anaknya dari sebuah batu besar, sesuai dengan apa yang mereka minta, agar hal itu dijadikan sebagai hujjah yang membenarkan kerasulan nabi Shalih dalam menyampaikan risalahNya kepada mereka. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman sraya memerintahkan kepada hambaNya nabi Shalih: (maka tunggulah (tindakan) mereka dan bersabarlah) yaitu, tunggulah apa yang akan dilakukan oleh mereka dan bersabarlah karena akibat yang baik serta pertolongan Allah itu bagimu di dunia dan akhirat (Dan beritahukanlah kepada mereka bahwa sesungguhnya air itu terbagi antara mereka) yaitu sehari untuk mereka dan satu hari untuk unta betina itu. Sebagaimana firmanNya: (Saleh menjawab, 'Ini seekor unta betina, ia mempunyai giliran untuk mendapatkan air, dan kamu mempunyai giliran pula untuk mendapatkan air di hari yang tertentu” (155)) (Surah Asy-Syu’ara’) Firman Allah سبحانه وتعالى: (tiap-tiap giliran minum dihadiri (oleh yang punya giliran)) Mujahid berkata bahwa, apabila unta itu pergi, mereka mendatangi air itu; dan apabila unta itu datang, maka mereka memerah air susunya.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka mereka memanggil kawannya, lalu kawannya menangkap (unta itu) dan membunuhnya (29)) Para mufasir berkata bahwa dia adalah orang yang menyembelih unta betina itu, dan merupakan orang paling celaka di antara kaumnya. berdasarkan firmanNya: (ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka (12)) (Surah Asy-Syams) Firman Allah: (lalu kawannya itu menangkap (unta itu)) yaitu menangkapnya (dan menyembelihnya (29) Alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku (30)) yaitu, Maka Kami menghukum mereka, dan betapa dahsyatnya azabKu atas mereka sebagai pembalasan atas kekufuran mereka kepadaKu dan kedustaan mereka kepada rasulKu (Kami kirimkan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti batang-batang kering yang lapuk (31)) yaitu mereka dibinasakan sampai tiada seorang pun dari mereka yang tersisa; mereka mati dan kaku seperti rerumputan dan dedaunan yang kering.Pendapat ini dikatakan oleh banyak mufasir. Kata “Al-muhtazhar” menurut As-Suddi adalah padang rumput jika telah mengering dan terbakar, lalu dihembuskan oleh angin.

Sumber: https://tafsirweb.com/10267-surat-al-qamar-ayat-29.html

Informasi

Surat

القمر (Al-Qamar)

Bulan — 55 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

29 dari 55 ayat

Juz

Juz 27

Halaman

Halaman 530

Ruku

Ruku 464

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 106 (212/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4875 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-54