القمر (Al-Qamar)
Per AyatMushaf
اِنَّآ
sesungguhnya
اَرْسَلْنَا
Kami kirimkan
عَلَيْهِمْ
atas mereka
صَيْحَةً
suara keras
وَّاحِدَةً
satu/sekali
فَكَانُوْا
maka jadilah mereka
كَهَشِيْمِ
seperti rumput kering
الْمُحْتَظِرِ
pengumpul binatang/pemelihara ternak
﴿٣١﴾
Kami kirimkan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti batang-batang kering yang lapuk.
4877 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami mengutus Jibril kepada mereka, lalu dia berteriak sekali saja, maka mereka pun binasa seluruhnya, hingga mereka seperti tanaman kering yang mudah dipatahkan sehingga pemilik ternak menjadikannya sebagai pagar (kandung) bagi unta dan hewan-hewan ternaknya.
Sumber: https://tafsirweb.com/10269-surat-al-qamar-ayat-31.html
Tafsir as-Sa'di
30-32. “Alangkah dahsyatnya azab dan ancaman-ancamanKu,” siksaan itu benar-benar siksaan yang paling dahsyat. Allah mengirimkan guntur keras dan goncangan yang membinasakan mereka seluruhnya dan Allah menyelamatkan Nabi Shaleh dan orang-orang yang beriman bersama beliau. “Dan sungguh telah Kami mudahkan al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?”
Sumber: https://tafsirweb.com/10269-surat-al-qamar-ayat-31.html
Tafsir Al-Wajiz
31. Sesungguhnya kami kirimkan untuk mereka satu teriakan yaitu teriakan Jibril عليه السلام. Lalu mereka seperti sisa-sisa dedaunan pohon yang kering, Itu adalah sisa-sisa daun, ranting dan rumput yang hancur
Sumber: https://tafsirweb.com/10269-surat-al-qamar-ayat-31.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 23-32 Ini merupakan pemberitahuan tentang kaum Tsamud, bahwa mereka mendustakan rasul mereka, yaitu nabi Shalih. (Maka mereka berkata, "Bagaimana kita akan mengikuti saja seorang manusia (biasa) di antara kita? Sesungguhnya kalau kita begitu benar-benar berada dalam keadaan sesat dan gila” (24)) Mereka berkata bahwa kita benar-benar akan kecewa dan merugi jika kita menyerahkan kepemimpinan kita kepada seseorang dari kita. Kemudian mereka heran terhadap wahyu yang hanya diturunkan kepada nabi Shalih, bukan mereka.Kemudian mereka menuduhnya sebagai seorang pendusta, dan berkata: (Sebenarnya dia adalah seorang yang amat pendusta lagi sombong) yaitu orang yang melampaui batas kedustaannya. Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kelak mereka akan mengetahui siapakah yang sebenarnya amat pendusta lagi sombong (26)) Ini merupakan ancaman keras dan peringatan tegas bagi mereka. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya Kami akan mengirimkan unta betina sebagai cobaan bagi mereka) yaitu sebagai ujian bagi mereka.Allah سبحانه وتعالى mengeluarkan bagi mereka seekor unta betina yang besar dan anaknya dari sebuah batu besar, sesuai dengan apa yang mereka minta, agar hal itu dijadikan sebagai hujjah yang membenarkan kerasulan nabi Shalih dalam menyampaikan risalahNya kepada mereka. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman sraya memerintahkan kepada hambaNya nabi Shalih: (maka tunggulah (tindakan) mereka dan bersabarlah) yaitu, tunggulah apa yang akan dilakukan oleh mereka dan bersabarlah karena akibat yang baik serta pertolongan Allah itu bagimu di dunia dan akhirat (Dan beritahukanlah kepada mereka bahwa sesungguhnya air itu terbagi antara mereka) yaitu sehari untuk mereka dan satu hari untuk unta betina itu. Sebagaimana firmanNya: (Saleh menjawab, 'Ini seekor unta betina, ia mempunyai giliran untuk mendapatkan air, dan kamu mempunyai giliran pula untuk mendapatkan air di hari yang tertentu” (155)) (Surah Asy-Syu’ara’) Firman Allah سبحانه وتعالى: (tiap-tiap giliran minum dihadiri (oleh yang punya giliran)) Mujahid berkata bahwa, apabila unta itu pergi, mereka mendatangi air itu; dan apabila unta itu datang, maka mereka memerah air susunya.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka mereka memanggil kawannya, lalu kawannya menangkap (unta itu) dan membunuhnya (29)) Para mufasir berkata bahwa dia adalah orang yang menyembelih unta betina itu, dan merupakan orang paling celaka di antara kaumnya. berdasarkan firmanNya: (ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka (12)) (Surah Asy-Syams) Firman Allah: (lalu kawannya itu menangkap (unta itu)) yaitu menangkapnya (dan menyembelihnya (29) Alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku (30)) yaitu, Maka Kami menghukum mereka, dan betapa dahsyatnya azabKu atas mereka sebagai pembalasan atas kekufuran mereka kepadaKu dan kedustaan mereka kepada rasulKu (Kami kirimkan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti batang-batang kering yang lapuk (31)) yaitu mereka dibinasakan sampai tiada seorang pun dari mereka yang tersisa; mereka mati dan kaku seperti rerumputan dan dedaunan yang kering.Pendapat ini dikatakan oleh banyak mufasir. Kata “Al-muhtazhar” menurut As-Suddi adalah padang rumput jika telah mengering dan terbakar, lalu dihembuskan oleh angin.
Sumber: https://tafsirweb.com/10269-surat-al-qamar-ayat-31.html
Informasi
Surat
القمر (Al-Qamar)
Bulan — 55 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
31 dari 55 ayat
Juz
Juz 27
Halaman
Halaman 530
Ruku
Ruku 464
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 106 (212/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4877 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-54