اٰل عمران (Ali 'Imran)
Per AyatMushaf
فَاسْتَجَابَ
maka perkenankanlah
لَهُمْ
bagi mereka
رَبُّهُمْ
Tuhan mereka
اَنِّيْ
sesungguhnya Aku
لَآ
tidak
اُضِيْعُ
Aku menyia-nyiakan
عَمَلَ
amal/pekerjaan
عَامِلٍ
amal/pekerjaan
مِّنْكُمْ
diantara kamu
مِّنْ
dari
ذَكَرٍ
laki-laki
اَوْ
atau
اُنْثٰى
perempuan
ۚ
بَعْضُكُمْ
sebagian kamu
مِّنْۢ
dari
بَعْضٍ
sebagian yang lain
ۚ
فَالَّذِيْنَ
maka orang-orang yang
هَاجَرُوْا
(mereka) berhijrah
وَاُخْرِجُوْا
dan (mereka) diusir
مِنْ
dari
دِيَارِهِمْ
rumah/kampung halamannya
وَاُوْذُوْا
dan mereka disakiti
فِيْ
di
سَبِيْلِيْ
jalanKu
وَقٰتَلُوْا
dan mereka membunuh
وَقُتِلُوْا
dan mereka membunuh
لَاُكَفِّرَنَّ
sungguh akan Aku hapus
عَنْهُمْ
dari mereka
سَيِّاٰتِهِمْ
kesalahan-kesalahan mereka
وَلَاُدْخِلَنَّهُمْ
dan tentu Ku masukkan mereka
جَنّٰتٍ
surga
تَجْرِيْ
mengalir
مِنْ
dari
تَحْتِهَا
bawahnya
الْاَنْهٰرُۚ
sungai-sungai
ثَوَابًا
pahala
مِّنْ
dari
عِنْدِ
sisi
اللّٰهِ
Allah
ۗ
وَاللّٰهُ
dan Allah
عِنْدَهٗ
di sisiNya
حُسْنُ
sebaik-baik
الثَّوَابِ
pahala
﴿١٩٥﴾
Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki maupun perempuan, (karena) sebagian kamu adalah (keturunan) dari sebagian yang lain. Maka orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang terbunuh, pasti akan Aku hapus kesalahan mereka dan pasti Aku masukkan mereka ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, sebagai pahala dari Allah. Dan di sisi Allah ada pahala yang baik.”
488 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Maka Allah mengabulkan doa-doa mereka dan bahwasanya Dia tidak menyia-nyiakan usaha orang yang mengerjakan amal shalih dari mereka,baik lelaki maupun perempuan. Dan mereka dalam hubungan persaudaraan agama dan diterimanya amal serta pembalasannya setara. Maka orang-orang yang berhijrah karena mengharapkan keridhaan Allah , dan di usir dari kampung halaman mereka, serta menghadapi gangguan dalam taat kepada tuhan mereka dan beribadah kepadaNYA, dan berperang serta terbunuh di jalanNYA demi meninggikan kalimatNYA, pastilah Allah akan menutupi bagi mereka apa yang telah mereka pernuat dari maksiat-maksiat,sebagaimana DIA telah menutupinya atas mereka di dunia.Maka Dia tidak mengadakan perhitugan dengan mereka atasnya, dan DIA benar-benar akan memasukkan mereka ke dalam surga-surga yang mengalir di bawah istana-istana dan pepohonannya sungai-sungai sebagai balasan pahala dari sisi Allah. Dan Allah pada sisiNYA terdapat balasan pahala yang baik.
Sumber: https://tafsirweb.com/1327-surat-ali-imran-ayat-195.html
Tafsir as-Sa'di
195. Maksudnya Allah memenuhi doa mereka berupa doa ibadah maupun doa permohonan seraya berfirman, ”sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amalorang-orang yang beramal dari kalian, baik laki-laki maupun perempuan. ”Semua orang akan menerima amal perbuatanya masing-masing secara penuh dan sempurna. Artinya, setiap kalian menurut batasan yang sama dalam pahala maupun siksa, ”maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamanya, yang disakiti pada jalanku, yang berperang dan yang di bunuh, ” mereka menyatukan antara keimanan, hijrah, dan meninggalkan hal-hal yang dicintai berupa negeri dan harta demi untuk mencari keridhoan mereka dan mereka berjihad di jalan Allah, ”pastilah Aku akan hapuskan kesalahan-kesalahan mereka, dan pastilah aku akan memasukan mereka ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, sebagai pahala di sisi Allah, ”Yang memberikan kepada hambaNya pahala yang melimpah untuk perbuatan yang sedikit. “Dan Allah pada sisinya pahala yang baik dari hal-hal yang tidak terlihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga dan tidak pernah terlintas dalam benak manusia pun.Dan barangsiapa mengharapkan hal itu, maka mohonlah kepada Allah dengan cara taat kepadaNya, dan mendekatkan diri kapadanya menurut kemampuan hamba.
Sumber: https://tafsirweb.com/1327-surat-ali-imran-ayat-195.html
Tafsir Al-Wajiz
195. Lalu Allah memperkenankan doa mereka, sesungguhnya Aku pasti akan memberi pahala orang-orang yang beramal, baik laki-laki maupun perempuan, yaitu dua jenis yang sama dan tidak ada yang saling unggul antara keduanya dalam pahala ketaatan dan hukuman atas kemaksiatannya. Dan keduanya tidak berbeda kecuali dalam amal shalihnya.Maka orang-orang yang berhijrah dari negeri mereka untuk menolong agama mereka, dan mereka itu diusir oleh orang-orang kafir dan musyrik dari tanah air mereka, serta mau bersusah payah di jalan Allah karena keimanan mereka kepadaNya agar Dia meneguhkan mereka atas agama mereka, dan mereka melaan musuh untuk meninggikan kalimat Allah. Lalu mereka terbunuh dan mati syahid di jalanNya, maka sungguh Aku akan menghapus dosa-dosa dan kesalahan mereka dengan memberi ampunan. Dan sungguh Aku akan memasukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai dari bawah pepohonan dan bilik-biliknya, sebagai balasan Tuhan atas amal baik mereka.Dan di sisi Allah itu balasan baik (bagi mereka) yang itu sesuatu yang dikembalikan kepada orang yang beramal. Ummu Salamah berkata: “Wahai rasulallah, aku tidak mendengarkan sedikitpun Allah menyebut wanita dalam hijrah” Lalu Allah menurunkan ayat {Fastajaaba lahum}
Sumber: https://tafsirweb.com/1327-surat-ali-imran-ayat-195.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah berfirman, (Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya) yaitu Tuhan mereka memperkenankan permohonan mereka, sebagaimana yang dikatakan oleh seorang penyair: Dalam perpisahan, dia memanggil, “Wahai yang menjawab seruan” “Lalu dia tidak menjawabnya saat itu” Diriwayatkan dari Salamah, seorang lelaki dari keluarga Ummu Salamah, dia berkata,”Ummu Salamah berkata,”Wahai Rasulullah, kami tidak mendengar bahwa Allah menyebutkan perempuan sedikitpundalam perkara hijrah”.Lalu Allah سبحانه وتعالى menurunkan ayat, (Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan...) sampai akhir ayat. Kemudian kaum Anshar berkata,”dia merupakan perempuan pertama yang melakukan perjalanan sampai kepada kami” Ini diriwayatkan oleh Al-Hakim dalam kitab “Al-Mustadrak”nya dari hadits Sufyan bin 'Uyainah, kemudian dia berkata bahwa hadits ini shahih menurut syarat Imam Bukhari, tetapi dia tidak mengeluarkannya. Ibnu Abu Najih meriwayatkan dari Mujahid dari Ummu Salamah, dia berkata bagian terakhir dari ayat ini (Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan...) sampai akhir ayat.Diriwayatkan oleh Ibnu Mardawaih dari Mujahid, Makna dari ayat ini adalah ketika orang-orang mukmin yang memiliki akal bertanya seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, maka Tuhan mereka menjawab mereka. Dengan diikuti fa’ ta’qib, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman, (Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran (186)) [Surah Al-Baqarah] Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan) Ini adalah penjelasan terkait jawaban, yaitu Allah berfirman sebagai jawaban kepada mereka bahwa Dia tidak akan menyia-nyiakan amal yang telah dilakukan oleh setiap orang di antara kalian, bahkan Dia akan memberi balasan yang adil kepada orang yang beramal baik laki-laki maupun perempuan.Firman Allah: (sebagian kamu adalah dari sebagian yang lain) artinya, semua kalian akan mendapatkan pahala yang sama di sisiKu. (Maka orang-orang yang berhijrah) yaitu mereka yang meninggalkan negeri yang penuh kemusyrikan menuju ke negeri yang penuh keimanan, dan meninggalkan orang-orang yang dicintai, saudara, sahabat, dan tetangga. (yang diusir dari kampung halamannya) yaitu orang-orang musyrik terus menekan mereka dengan celaan yang menyakitkan sehingga memaksa mereka untuk keluar dari rumah mereka dan dari kampung halaman mereka. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (yang disakiti pada jalan-Ku) artinya, dosa mereka menurut orang-orang adalah hanya karena mereka telah beriman kepada Allah semata, sebagaimana Allah berfirman: (mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu) (Surah Al-Mumtahanah: 1), ((Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji (8)) (Surah Al-Buruj).Firman Allah سبحانه وتعالى: (yang berperang dan yang dibunuh) Ini adalah kedudukan yang paling mulia, yaitu berperang di jalan Allah dengan rela berkorban dan tunduk hanya kepadaNya dengan darah dan tanah mereka. Telah disebutkan dalam hadits shahih Bukhari Muslim bahwa seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah ﷺ . “Wahai Rasulullah, bagaimana jika aku mati di jalan Allah dalam keadaan sabar, mengharapkan pahala, tanpa melarikan diri? Apakah Allah akan menghapus kesalahan-kesalahanku?' Rasulullah ﷺ menjawab, “Ya.” Kemudian beliau bertanya, “Apa yang kamu tanyakan tadi?“ alu dia mengulangi apa yang dia katakana, lalu Rasulullah ﷺ menjawab, “Ya, kecuali hutang, sesaat yang lalu Jibril mengatakan hal itu kepadaku” Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman : (pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya) yaitu mengalir di antaranya sungai-sungai yang airnya berasal dari berbagai macam minuman seperti susu, madu, khamr, dan air yang tidak berubah rasanya.Selain itu, terdapat hal lain yang belum pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga, dan dibayangkan oleh hati manusia. Firman Allah سبحانه وتعالى: (sebagai pahala di sisi Allah) kata ini ditambahkan dan dikaitkan kepadaNya untuk menunjukkan bahwa pahala tersebut adalah sangat agung, karena Dzat yang Maha Agung dan Maha Mulia tidak memberi kecuali pahala berlimpah dan banyak. Sebagaimana yang dikatakan oleh seorang penyair: “Jika Dia menghukum dengan keras, itu adalah tanda cintaNya, Dan jika Dia memberi pahala, itu tidak mengherankan baginya" Firman Allah (Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik), yaitu di sisiNya terdapat balasan yang baik bagi orang yang beramal shalih
Sumber: https://tafsirweb.com/1327-surat-ali-imran-ayat-195.html
Informasi
Surat
اٰل عمران (Ali 'Imran)
Keluarga Imran — 200 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
195 dari 200 ayat
Juz
Juz 4
Halaman
Halaman 76
Ruku
Ruku 61
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 15 (30/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-488 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-3