الحديد (Al-Hadid)

Per AyatMushaf
لِّئَلَّا
agar supaya
يَعْلَمَ
mengetahui
اَهْلُ
ahli
الْكِتٰبِ
kitab
اَلَّا
bahwa tidak
يَقْدِرُوْنَ
mereka berkuasa
عَلٰى
atas
شَيْءٍ
segala sesuatu
مِّنْ
dari
فَضْلِ
karunia
اللّٰهِ
Allah
وَاَنَّ
dan sesungguhnya
الْفَضْلَ
karunia
بِيَدِ
ditangan
اللّٰهِ
Allah
يُؤْتِيْهِ
Dia berikan
مَنْ
dari
يَّشَاۤءُ
yang dikehendaki
ۗوَاللّٰهُ
dan Allah
ذُو
memiliki
الْفَضْلِ
karunia
الْعَظِيْمِ
yang besar
ࣖ
۔
﴿٢٩﴾
agar Ahli Kitab mengetahui bahwa sedikit pun mereka tidak akan mendapat karunia Allah (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwa karunia itu ada di tangan Allah, Dia memberikannya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
5104 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

29. Allah memberi kalian semua itu agar ahli kitab yang tidak beriman kepada Muhammad mengetahui bahwa mereka tidak memiliki sedikitpun karunia Allah yang bisa mereka raih untuk diri mereka atau mereka berikan kepada orang lain. Dan bahwasanya seluruh karunia itu ada di Tangan Allah semata, Dia memberikannya kepada siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hambaNya.Allah adalah pemilik kebaikan dan pemberian yang besar lagi luas kepada makhlukNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/10725-surat-al-hadid-ayat-29.html

Tafsir as-Sa'di

29. “(Kami terangkan yang demikian itu) supaya ahli Kitab mengetahui bahwa mereka tiada mendapat sedikit pun akan karunia Allah (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad).” Maksudnya, karunia dan kebaikan Kami yang Kami jelaskan kepada kalian ini adalah untuk orang yang beriman secara umum dan bertakwa kepada Allah serta beriman kepada RasulNya, agar orang-orang ahli kitab mengetahui bahwa mereka sama sekali tidak mampu menguasai karunia Allah sedikit pun. Maksudnya, mereka tidak bisa menahan Allah karena keinginan dan akal mereka yang rusak. Mereka berkata, ““Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani” -albaqarah:111- Mereka juga berangan-angan terhadap Allah secara tidak benar.Kemudian Allah memberitahukan bahwa orang-orang yang beriman terhadap Rasulullah dan bertakwa kepada Allah akan mendapatkan dua bagian rahmat Allah dan juga mendapakan cahaya serta ampunan, meski ahli kitab memandang rendah, supaya mereka mengetahui “bahwasanya karunia itu adalah di Tangan Allah, yang Dia berikan kepada siapa yang dikehendakiNya,” berdasarkan kebijakan hikmahNya untuk memberikan karuniaNya. “Dan Allah mempunyai karunia yang besar,” yang ukurannya tidak diketahui.

Sumber: https://tafsirweb.com/10725-surat-al-hadid-ayat-29.html

Tafsir Al-Wajiz

29. Agar ahli kitab yaitu orang-orang Yahudi yang tidak beriman kepada Nabi Muhammad ﷺ itu mengetahui bahwa mereka tidak akan mendapatkan sesuatu yang telah disebutkan yaitu keutamaan dan rahmat Allah. Sesungguhnya keutamaan itu ada di sisi Allah berupa nubuwwah, ilmu dan ketakwaan.Dia memberikannya kepada hamba yang dikehendakiNya. Allah adalah pemilik keutamaan yang Maha Agung. Qatadah berkata: “Telah sampai kepada kami yaitu saat ayat {Yu’tikum kiflaini min rahmatihi} [28] diturunkan, para ahli kitab iri dengan orang-orang muslim.Maka Allah menurunkan ayat {Li allaa ya’lama ahlul kitaabi}” Laa dalam {Li allaa} adalah Laa zaidah yang maknanya agar mengetahui. Sedangkan {Allaa yaqdiruuna} An Mukhaffafah min ats-tsaqilah, Maknanya yaitu mereka tidak mendapatkan apapun dari keutamaanNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/10725-surat-al-hadid-ayat-29.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 28-29 Dalam riwayat Nasa’i dari Ibnu Abbas disebutkan bahwa Ibnu Abbas menakwilkan ayat ini bahwa orang-orang yang beriman dari kalangan Ahli Kitab, dan bahwa mereka akan mendapat pahala dua kali, sebagaimana yang disebutkan di dalam surah Al-Qashash, dan sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Abu Musa Al-Asy'ari yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:”tiga macam orang yang mereka diberi pahala dua kali, yaitu seseorang dari Ahli Kitab yang beriman kepada nabinya, lalu beriman pula kepadaku, maka baginya dua pahala. seorang hamba sahaya yang menunaikan hak Allah dan hak majikannya, maka baginya dua pahala. Dan seorang lelaki yang mendidik budak perempuannya dengan baik, kemudian dia memerdekakannya dan mengawininya, maka baginya dua pahala” Ayat ini sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى: (Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan furqan (kemampuan membedakan antara yang hak dan batil) kepadamu dan menghapus segala kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa)mw. Dan Allah memiliki karunia yang besar (29)) (Surah Al-Anfal) Ibnu Jarir berkata tentang firmanNya: (Supaya Ahli Kitab mengetahui) yakni agar mengetahui.Telah disebutkan dari Ibnu Mas'ud bahwa dia membaca ayat ini dengan bacaan “li kai ya'lama”, karena orang-orang Arab biasa menjadikan huruf “la” sebagai “penghubung” pada setiap kalimat yang di permulaan atau di akhirnya dimasuki kalimat ingkar atau sanggahan yang tidak disebutkan dengan jelas. Sebagaimana firmanNya: (Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam)) (Surah Al-A'raf: 12) dan (Dan apakah yang memberitahukan kepadamu bahwa apabila mukjizat datang mereka tidak akan beriman) (Surah Al-An'am: 109) yaitu kepada Allah (Sungguh tidak mungkin atas (penduduk) suatu negeri yang telah Kami binasakan, bahwa mereka tidak akan kembali (kepada Kami) (95)) (Surah Al-Anbiya)

Sumber: https://tafsirweb.com/10725-surat-al-hadid-ayat-29.html

Informasi

Surat

الحديد (Al-Hadid)

Besi — 29 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

29 dari 29 ayat

Juz

Juz 27

Halaman

Halaman 541

Ruku

Ruku 475

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 108 (216/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-5104 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-57