المجادلة (Al-Mujadalah)
Per AyatMushaf
يَوْمَ
pada hari
يَبْعَثُهُمُ
membangkitkan mereka
اللّٰهُ
Allah
جَمِيْعًا
semuanya
فَيُنَبِّئُهُمْ
lalu Dia memberi tahu mereka
بِمَا
tentang apa-apa
عَمِلُوْاۗ
mereka kerjakan
اَحْصٰىهُ
menghitungnya
اللّٰهُ
Allah
وَنَسُوْهُۗ
dan mereka melupakannya
وَاللّٰهُ
dan Allah
عَلٰى
atas
كُلِّ
setiap/segala
شَيْءٍ
sesuatu
شَهِيْدٌ
Maha Menyaksikan
ࣖ
﴿٦﴾
Pada hari itu mereka semuanya dibangkitkan Allah, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah menghitungnya (semua amal perbuatan itu), meskipun mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
5110 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Ingatlah (wahai Rasul) akan Hari Kiamat, yaitu hari yang Allah menghidupkan semua orang-orang mati. Allah mengumpulkan orang-orang terdahulu dan orang-orang kemudian di satu tanah lapang, lalu Allah akan mengabarkan kepada mereka tentang apa yang mereka lakukan, baik atau buruk. Allah menghitungnya dan menulisnya dalam Lauhul Mahfuzh, menjaganya bagi mereka pada lembaran-lembaran amal mereka sementara mereka telah melupakannya.Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu, tidak ada yang samar bagiNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/10760-surat-al-mujadalah-ayat-6.html
Tafsir as-Sa'di
6. Allah berfirman, “Pada hari ketika mereka semuanya dibangkitkan Allah,” yakni seluruh makhluk, mereka akan bangkit dari kubur dengan cepat, kemudian mereka pun diberi balasan atas amal yang mereka kerjakan.Allah akan memberitahukan semua amal mereka, baik dan buruknya, karena Allah telah mengetahui hal itu dan telah mencatatnya di Lauhil Mahfuzh, dan Allah memerintahkan para malaikat yang mulia untuk mencatatnya. Padahal manusia yang mengerjakan amalan-amalan itu telah melupakannya dan tidak mengetahui bahwa Allah mencatatnya. “Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.” Segala sesuatu yang nampak, yang menjadi rahasia, dan hal-hal yang samar.
Sumber: https://tafsirweb.com/10760-surat-al-mujadalah-ayat-6.html
Tafsir Al-Wajiz
6. Pada hari dimana Allah membangkitkan manusia dari kubur mereka, kemudian mereka akan ditunjukkan segala perbuatannya di dunia. Allah mencatat segala perbuatan mereka, namun mereka lupa terhadap perbuatan mereka sendiri sebab terlalu banyak perbuatan buruk mereka.Allah Maha Mengungkapkan segala sesuatu, tidak akan ada yang bisa luput dari pengwasan-Nya
Sumber: https://tafsirweb.com/10760-surat-al-mujadalah-ayat-6.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 5-7 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya serta mengingkari syariatNya (pasti mendapat kehinaan sebagaimana orang-orang yang sebelum mereka mendapat kehinaan) yaitu mereka dihina, dilaknat, dan direndahkan, sebagaimana yang telah dilakukan terhadap orang-orang yang serupa dengan mereka sebelum mereka (Sungguh Kami telah menurunkan bukti-bukti yang nyata) yaitu yang jelas; tidak ada yang mengingkari dan menentangnya kecuali orang yang kafir, durhaka, dan sombong (Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yang menghinakan) yaitu sebagai pembalasan dari kesombongan mereka dari mengikuti syariat Allah dan tunduk patuh kepadaNya. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya) yaitu, hari kiamat. Pada hari itu Allah mengumpulkan semua orang yang terdahulu dan orang-orang yang kemudian di satu halaman luas (lalu diberitakannya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan) yaitu Allah memberitahukan kepada mereka tentang apa yang telah mereka perbua, yang baik dan yang buruk (Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya) Allah telah mencatatnya terhadap mereka, sedangkan mereka sendiri telah lupa terhadap apa yang mereka kerjakan. (Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu) yaitu, tidak ada sesuatu pun yang ghaib, tersembunyi, dan terlupakan olehNya.Kemudian Allah سبحانه وتعالى menceritakan tentang ilmuNya yang meliputi semua makhluk, bahwa Dia Maha Memeriksa mereka, Maha Mendengar semua ucapan mereka, dan Maha Melihat tempat mereka di mana pun mereka berada. Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang) yaitu tiga orang yang berbisik-bisik suatu rahasia (melainkan Dialah yang keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dialah yang keenamnya.Dan tiada (pula) pembicaraan antara (jumlah) yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia ada bersama mereka dimanapun mereka berada) Dia melihat mereka, mendengar semua pembicaraan, rahasia dan bisik-bisik mereka di antara sesamanya. Dan para malaikat utusanNya mencatat semua yang mereka rahasiakan, bersamaan dengan itu Allah mengetahui dan mendengarnya. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Tidakkah mereka tahu bahwa Allah mengetahui rahasia dan bisikan mereka, dan bahwasanya Allah amat mengetahui segala yang gaib? (78)) (Surah At-Taubah) Oleh karena itu diriwayatkan oleh beberapa ulama yang bersepakat bahwa yang dimaksud adalah bersama dengan ilmu Allah سبحانه وتعالى.Tidak diragukan lagi kebenarannya; tetapi pendengaranNya juga bersama ilmuNya meliput mereka, dan penglihatanNya menembus mereka. Maka Allah سبحانه وتعالى selalu melihat makhlukNya, tidak ada sesuatu pun dari urusan mereka yang tersembunyi dariNya. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kemudian Dia akan memberitakan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu) Imam Ahmad berkata bahwa ayat ini dimulai dengan menyebut pengetahuan Allah dan diakhiri dengan pengetahuanNya
Sumber: https://tafsirweb.com/10760-surat-al-mujadalah-ayat-6.html
Informasi
Surat
المجادلة (Al-Mujadalah)
Gugatan — 22 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
6 dari 22 ayat
Juz
Juz 28
Halaman
Halaman 542
Ruku
Ruku 476
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 109 (217/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-5110 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-58