المجادلة (Al-Mujadalah)

Per AyatMushaf
ءَاَشْفَقْتُمْ
apakah kamu takut
اَنْ
bahwa
تُقَدِّمُوْا
mendahulukan
بَيْنَ
diantara
يَدَيْ
hadapan (sebelum)
نَجْوٰىكُمْ
pembicaraan rahasiamu
صَدَقٰتٍۗ
bersedekah
فَاِذْ
maka jika
لَمْ
tidak
تَفْعَلُوْا
kalian kerjakan
وَتَابَ
dan menerima taubat
اللّٰهُ
Allah
عَلَيْكُمْ
atas kalian
فَاَقِيْمُوا
maka dirikanlah
الصَّلٰوةَ
sholat
وَاٰتُوا
dan tunaikan
الزَّكٰوةَ
zakat
وَاَطِيْعُوا
dan taatlah
اللّٰهَ
Allah
وَرَسُوْلَهٗ
dan rasul-Nya
ۗوَاللّٰهُ
dan Allah
خَبِيْرٌ
Maha Mengetahui
ۢبِمَا
dengan/terhadap apa-apa
تَعْمَلُوْنَ
kamu kerjakan
ࣖ
﴿١٣﴾
Apakah kamu takut akan (menjadi miskin) karena kamu memberikan sedekah sebelum (melakukan) pembicaraan dengan Rasul? Tetapi jika kamu tidak melakukannya dan Allah telah memberi ampun kepadamu, maka laksanakanlah salat, dan tunaikanlah zakat serta taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya! Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.
5117 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Apakah kalian takut miskin bila kalian memberikan sedekah sebelum kalian berbicara empat mata dengan Rasulullah? Bila kalian tidak melakukan apa yang diperintahkan kepada kalian dan Allah mengampuni kalian, memberikan keringanan kepada kalian dengan membolehkan kalian tidak melakukannya, maka tegakkanlah shalat, berikanlah zakat dengan teguh dan konsisten, serta taatilah Allah dan RasulNya dalam apa yang diperintahkan kepada kalian. Allah Mahateliti terhadap amal-amal kalian dan akan membalas kalian atasnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/10767-surat-al-mujadalah-ayat-13.html

Tafsir as-Sa'di

13. Selanjutnya, ketika Allah melihat adanya rasa berat hati kaum Mukminin dan kesulitan bagi mereka untuk memberi sedekah pada setiap kali mengadakan pembicaraan rahasia dengan Rasulullah, maka Allah mempermudah hal itu bagi mereka dengan tidak memberi hukuman bagi yang tidak memberi sedekah ketika mengadakan pembicaraan rahasia di hadapan Rasulullah, namun menghormati dan mengagungkan Rasulullah tetap seperti sediakala, tidak dihapus hukumnya, karena hukum ini adalah sebagai pemberlakukan kepada pemimpin lain setelah beliau, bukan hanya untuk Rasulullah saja. Yang dimaksudkan adalah bersopan santun di hadapan Rasulullah serta menghormati beliau.Allah memerintahkan mereka untuk menunaikan beberapa perintah besar yang dimaksudkan seraya berfirman, “Jika kamu tiada memperbuatnya,”maksudnya tidak ringan bagi kalian untuk memberikan sedekah, hal ini tidak cukup, karena perintah memberikan sedekah sebelum mengadakan pembicaraan rahasia dengan Rasulullah tidak disyaratkan harus ringan bebannya bagi setiap hamba, karena itulah Allah membatasi perintah tersebut dengan FirmanNya, “Dan Allah telah memberi taubat kepadamu,” maksudnya memaafkan kalian dari perintah tersebut, “maka dirikanlah shalat,” dengan rukun, syarat, serta seluruh batasan dan kewajibannya, “dan tunaikanlah zakat,” yang diwajibkan dalam harta kalian untuk diberikan pada yang berhak. Kedua ibadah tersebut merupakan pokok ibadah jasmaniah dan ibadah harta. Siapa pun yang menunaikan keduanya secara sah menurut syariat, maka telah menunaikan hak-hak Allah dan hak-hak sesama manusia, karena itulah Allah berfirman setelahnya, “Dan taatlah kepada Allah dan RasulNya,” ini adalah perintah paling menyeluruh yang mencakup perintah untuk menaati Allah dan RasulNya dengan menunaikan semua perintah keduanya dan menjauhi larangan keduanya serta membenarkan berita yang disampaikan Rasulullah dan berhenti pada batasan-batasan syariat.Patokan dalam menunaikan perintah-perintah syariat adalah keikhlasan dan keihsanan. Karena itulah Allah berfirman, “Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” Allah mengetahui seluruh perbuatan kalian.Perbuatan yang bagaimana pun juga pasti akan dibalas sesuai dengan apa yang terjadi, dan Allah akan membalasnya sesuai dengan apa yang ada di dalam hati manusia.

Sumber: https://tafsirweb.com/10767-surat-al-mujadalah-ayat-13.html

Tafsir Al-Wajiz

13. Apa kalian takut menjadi miskin sebab sedekah kepada orang fakir sebelum melakukan pembicaraan dengan rasul ﷺ? Jika kalian tidak bersedekah dahulu karena kalian sedang kesulitan, maka Allah akan mengampuni kaliandengan memberikan keringanan dan menghilangkan kesulitan kalian.Maka cukuplah kalian melaksanakan shalat di awal waktu, menunaikan zakat fitrah. Istiqamahlah dalam itu semua, taatlah kepada semua perintah Allah dan rasul-Nya. Allah Maha Mengetahui segala perbuatan kalian baik dhohir maupun batin, dan semua itu akan Allah beri balasan.Ibnu Abbas berkata: Sesungguhnya orang muslim mempunyai banyak pertanyaan kepada rasul ﷺ sampai rasul kerepotan. Sehingga Allah berkehendak meringankan beban nabi-Nya. Maka turunlah ayat Apabila kalian hendak melakukan pembicaraan khusus dengan nabi....Ketika turun ayat ini, kebanyakan manusia menjadi menyabarkan diri untuk tidak bertanya kepada nabi. Sehingga setelah itu Allah menurunkan ayat Apakah kamu takut akan menjadi miskin?

Sumber: https://tafsirweb.com/10767-surat-al-mujadalah-ayat-13.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 12-13 Allah سبحانه وتعالى memerintahkan kepada para hambaNya yang beriman, bahwa apabila seseorang dari mereka hendak melakukan pembicaraan dengan Rasulullah ﷺ, hendaklah dia terlebih dahulu bersedekah sebelumnya untuk membersihkan dan menyucikan dirinya serta mempersiapkan diri agar menjadi orang yang layak untuk mendapat kedudukan itu. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu dan lebih bersih) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (jika kamu tiada memperoleh (yang akan disedekahkan)) yaitu kecuali orang yang tidak mampu bersedekah karena kefakirannya (maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang) Maka tidak ada yang diperintahkan untuk itu kecuali hanya orang yang mampu melakukannya. Kemudian ALlah سبحانه وتعالى berfirman: (Apakah kamu takut akan (menjadi miskin) karena kamu memberikan sedekah sebelum pembicaraan dengan Rasul?) yaitu apakah kalian takut apabila hukum ini tetap atas kalian, yaitu wajib bersedekah sebelum mengadakan pembicaraan dengan Rasul? (Maka jika kamu tiada memperbuatnya dan Allah telah memberi tobat kepadamu, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya; dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan) Maka kewajiban itu dinasakh atas mereka.DIkatakan bahwa sebelum ayat ini dinasakh tidak ada seorang pun yang mengamalkannya selain Ali bin Abi Thalib Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (hendaklah kamu mengeluarkan sedekah (kepada orang miskin) sebelum pembicaraan itu) Demikian itu karena orang-orang muslim banyak bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang berbagai masalah sehingga hal itu memberatkan beliau. Maka Allah سبحانه وتعالى berkehendak untuk memberikan keringanan kepada nabi­Nya ﷺ; dan setelah itu kebanyakan orang-orang muslim takut dan menahan diri dari bertanya. Setelah itu Allah سبحانه وتعالى menurunkan firmanNya: (Apakah kamu takut akan (menjadi miskin) karena kamu memberikan sedekah sebelum pembicaraan dengan Rasul?Maka jika kamu tiada memperbuatnya dan Allah telah memberi taubat kepadamu, maka dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat) Maka Allah سبحانه وتعالى memberikan keluasan kepada mereka dan tidak menyempitkan mereka. Ikrimah berkata tentang firmanNya: (hendaklah kamu mengeluarkan sedekah (kepada orang miskin) sebelum pembicaraan itu) Ayat ini dinasakh oleh firman selanjutnya, yaitu: (Apakah kamu takut (akan menjadi miskin) karena kamu memberikan sedekah sebelum pembicaraan dengan Rasul?), hingga akhir ayat. Ma'mar meriwayatkan dari Qatadah tentang firmanNya: (Apabila kamu mengadakan pembicaraan khusus dengan Rasul, hendaklah kamu mengeluarkan sedekah (kepada orang miskin) sebelum pembicaraan itu) bahwa ayat ini telah dinasakh, dan hanya sesaat dari siang hari.

Sumber: https://tafsirweb.com/10767-surat-al-mujadalah-ayat-13.html

Informasi

Surat

المجادلة (Al-Mujadalah)

Gugatan — 22 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

13 dari 22 ayat

Juz

Juz 28

Halaman

Halaman 544

Ruku

Ruku 477

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 109 (217/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-5117 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-58