المجادلة (Al-Mujadalah)
Per AyatMushaf
لَنْ
tidak
تُغْنِيَ
berguna
عَنْهُمْ
dari mereka
اَمْوَالُهُمْ
harta benda mereka
وَلَآ
dan tidak
اَوْلَادُهُمْ
anak-anak mereka
مِّنَ
dari
اللّٰهِ
Allah
شَيْـًٔاۗ
sedikitpun
اُولٰۤىِٕكَ
mereka itu
اَصْحٰبُ
penghuni
النَّارِۗ
neraka
هُمْ
mereka
فِيْهَا
didalamnya
خٰلِدُوْنَ
kekal
﴿١٧﴾
Harta benda dan anak-anak mereka tidak berguna sedikit pun (untuk menolong) mereka dari azab Allah. Mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.
5121 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Harta dan anak-anak orang-orang munafik itu tidak akan bisa melindungi mereka dari azab Allah sedikit pun. Mereka itu adalah para penghuni neraka yang akan memasukinya dan akan kekal di dalamnya, tidak akan keluar darinya. Balasan ini mencakup semua orang yang menghalang-halangi agama Allah dengan ucapan maupun perbuatannya.
Sumber: https://tafsirweb.com/10771-surat-al-mujadalah-ayat-17.html
Tafsir as-Sa'di
17. “Harta benda dan anaka-anak mereka tiada berguna sedikitpun (untuk menolong) mereka dari azab Allah.” Maksudnya, tidak bisa menagkal sedikit pun siksaan terhadap mereka dan tidak bisa memberikan mereka pahala sedikit pun. “Mereka itulah penghuni neraka,” yang kekal di dalamnya dan tidak akan keluar. “Mereka kekal di dalamnya.”
Sumber: https://tafsirweb.com/10771-surat-al-mujadalah-ayat-17.html
Tafsir Al-Wajiz
17. Harta dan anak merekapun tidak berguna sama sekali untuk membebaskan mereka dari siksa. Mereka itu orang-orang yang dideskripsikan sebagai penghuni neraka.Mereka kekal di neraka, tidak akan mati dan tidak akan bisa keluar dari neraka
Sumber: https://tafsirweb.com/10771-surat-al-mujadalah-ayat-17.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 14-19 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengingkari orang-orang munafik karena mereka membantu orang-orang kafir dalam hatinya, padahal dalam waktu yang sama mereka tidak bersama orang-orang kafir, dan tidak bersama orang-orang mukmin. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mereka dalam keadaan ragu-ragu antara yang demikian (iman dan kafir); tidak masuk kepada golongan ini (orang-orang beriman) dan tidak (pula) kepada golongan itu (orang-orang kafir). Barangsiapa yang disesatkan Allah, maka kamu sekali-kali tidak akan mendapat jalan (untuk memberi petunjuk) baginya (144)) (Surah An-Nisa) di sini Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang menjadikan suatu kaum yang dimurkai Allah sebagai teman?) yaitu orang-orang Yahudi yang munafik yang condong dan memihak kepada mereka dalam batin mereka.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Orang-orang itu bukan dari golongan kamu dan bukan (pula) dari golongan mereka) yaitu, orang-orang munafik itu pada hakikatnya bukan dari kalangan kalian, wahai orang-orang mukmin; bukan juga dari kalangan orang-orang yang mereka pilih, yakni orang-orang Yahudi. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan mereka bersumpah untuk menguatkan kebohongan, sedangkan mereka mengetahui) Orang-orang munafik itu bersumpah dengan dusta, sedangkan mereka mengetahui bahwa mereka berdusta dalam sumpah yang mereka lakukan, yaitu disebut “Al-yamin Al-ghamus”. Hal ini merupakan kebiasaan mereka yang terkutuk, kita berlindung kepada Allah dari hal itu.Karena sesungguhnya apabila bertemu dengan orang-orang yang beriman, mereka berkata, "Kami beriman" Dan apabila datang kepada Rasulallah ﷺ, mereka bersumpah kepada beliau dengan nama Allah سبحانه وتعالى bahwa mereka beriman. Padahal mereka mengetahui dalam diri mereka bahwa mereka berdusta dalam sumpah yang mereka lakukan itu, karena mereka tidak meyakini kebenaran dari apa yang mereka katakan, sekalipun pada hal yang sama itu sesuai. Oleh karena itu maka Allah menyaksikan kedustaan sumpah mereka dan persaksian mereka terhadap hal itu.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Allah telah menyediakan bagi mereka azab yang sangat keras, sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan (15)) yaitu Allah telah menyiapkan azab yang pedih atas perbuatan mereka itu yaitu berpihak dan menolong orang-orang kafir, dan memusuhi orang-orang mukmin. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka halangi (manusia) dari jalan Allah) yaitu mereka menampakkan keimanan, mereka menyembunyikan kekufuran. Mereka menutupinya dengan sumpah-sumpah dusta, sehingga kebanyakan orang yang tidak mengetahui keadaan mereka mengira bahwa mereka benar.Akhirnya teperdaya oleh mereka, dan dengan itu maka mereka berhasil menghalangi sebagian manusia dari jalan Allah (karena itu. mereka mendapat azab yang menghinakan) yaitu sebagai balasan karena mereka telah mengina Allah dengan menyebut namaNya yang agung dalam sumpah-sumpah dusta mereka. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Harta benda dan anak-anak mereka tiada berguna sedikit pun (untuk menolong) mereka dari azab Allah) yaitu, hal itu tidak akan dapat melindungi mereka dari azab Allah apabila azab itu datang menimpa mereka (Mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: ((Ingatlah) hari (ketika) mereka semua dibangkitkan Allah) yaitu Allah menghimpunkan mereka semua pada hari kiamat tanpa ada seorangpun yang tertinggal (lalu mereka bersumpah kepada-Nya (bahwa mereka bukan orang musyrik) sebagaimana mereka bersumpah kepadamu; dan mereka menyangka bahwa sesungguhnya mereka akan memperoleh suatu (manfaat)) Mereka bersumpah kepada Allah سبحانه وتعالى bahwa mereka benar berada pada jalan petunjuk dan lurus, sebagaimana mereka bersumpah kepada manusia ketika di dunia, karena sesungguhnya barangsiapa yang hidup berpegang pada sesuatu, maka dia mati berpegang pada sesuatu itu; begitu juga saat dia dibangkitkan. Mereka mengira bahwa hal itu dapat memberi manfaat bagi mereka di sisi Allah, sebagaimana dapat memberi manfaat bagi mereka di mata manusia.Mereka hanya berpegang kepada hal-hal yang tampak. Oleh karena itu Allah berfirman: (dan mereka menyangka bahwa sesungguhnya mereka akan memperoleh suatu (manfaat)) yaitu sumpah mereka yang demikian itu kepada Tuhan mereka.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya membantah atas perkiraan mereka (Ketahuilah, bahwa sesungguhnya merekalah orang-orang pendusta) Kalimat berita ini menguatkan bahwa mereka berdusta. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Setan telah menguasai mereka, lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah) yaitu hati mereka dikuasai oleh setan sehingga setan membuat mereka lupa dari mengingat Allah سبحانه وتعالى, dan memang demikianlah yang dilakukan oleh setan terhadap orang yang dikuasai. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (mereka itulah golongan setan) yaitu orang-orang yang dikuasai setan sehingga setan membuat mereka lupa mengingat Allah سبحانه وتعالى.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan setan itulah golongan yang merugi)
Sumber: https://tafsirweb.com/10771-surat-al-mujadalah-ayat-17.html
Informasi
Surat
المجادلة (Al-Mujadalah)
Gugatan — 22 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
17 dari 22 ayat
Juz
Juz 28
Halaman
Halaman 544
Ruku
Ruku 478
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 109 (218/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-5121 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-58