الحشر (Al-Hasyr)

Per AyatMushaf
۞
اَلَمْ
tidaklah
تَرَ
kamu memperhatikan
اِلَى
kepada
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
نَافَقُوْا
(mereka) munafik
يَقُوْلُوْنَ
mereka berkata
لِاِخْوَانِهِمُ
kepada saudara-saudara mereka
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
كَفَرُوْا
kafir/ingkar
مِنْ
dari
اَهْلِ
ahli
الْكِتٰبِ
kitab
لَىِٕنْ
sungguh jika
اُخْرِجْتُمْ
kamu diusir
لَنَخْرُجَنَّ
niscaya kami akan keluar
مَعَكُمْ
bersamamu
وَلَا
dan tidak
نُطِيْعُ
kami taat/patuh
فِيْكُمْ
pada/untuk kamu
اَحَدًا
seseorang/siapapun
اَبَدًاۙ
selama-lamanya
وَّاِنْ
dan jika
قُوْتِلْتُمْ
kamu di perangi
لَنَنْصُرَنَّكُمْۗ
niscaya kami akan membantu kamu
وَاللّٰهُ
dan Allah
يَشْهَدُ
menyaksikan
اِنَّهُمْ
sesungguhnya mereka
لَكٰذِبُوْنَ
benar-benar pendusta
﴿١١﴾
Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada saudara-saudaranya yang kafir di antara Ahli Kitab, “Sungguh, jika kamu diusir niscaya kami pun akan keluar bersama kamu; dan kami selama-lamanya tidak akan patuh kepada siapa pun demi kamu, dan jika kamu diperangi pasti kami akan membantumu.” Dan Allah menyaksikan, bahwa mereka benar-benar pendusta.
5137 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

11. Apakah kamu tidak melihat orang-orang munafik itu? Mereka berkata kepada saudara-saudara kafir mereka dari orang-orang Yahudi Bani an-Nadhir, “Bila Muhammad dan orang-orang yang bersamanya mengusir kalian dari negeri kalian, niscaya kami akan menyertai kalian.Kami tidak akan mendengar siapa pun yang meminta kami untuk tidak menolong kalian dan tidak keluar bersama kalian, niscaya kami membantu kalian melawan mereka.” Allah bersaksi bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang pendusta tentang apa yang mereka janjikan kepada orang-orang Yahudi Bani an-Nadhir itu.

Sumber: https://tafsirweb.com/10809-surat-al-hasyr-ayat-11.html

Tafsir as-Sa'di

11. Kemudian Allah heran terhadap kondisi kaum munafik yang condong memberikan pertolongan dan loyalitas pada saudara-saudara mereka dari kalangan Ahli Kitab daripada menolong saudara-saudara mereka dari kalangan kaum Mukminin. “sesungguhnya jika kamu diusir, niscaya kami pun akan keluar bersama kamu; dan kami selama-lamanya tidak akan patuh kepada siapa pun untuk (menyusahkan) kamu,” maksudnya kami tidak akan menaati orang yang tidak memberi pertolongan pada kalian yang akan merendahkan dan menakutkan kami. “Dan jika kamu diperangi, pasti kami akan membantu kamu.’ Dan Allah menyaksikan, bahwa sesungguhnya mereka benar-benar pendusta” dalam janji ini yang membuat teman-teman mereka terpedaya, tidak lebih dari itu karena berdusta adalah sifat mereka. Menipu dan mengelabui sesuatu yang lekat dalam diri mereka, dan kemunafikan dan sikap pengecut adalah sifat yang selalu menyertai mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/10809-surat-al-hasyr-ayat-11.html

Tafsir Al-Wajiz

11. Wahai Nabi, tidakkah engkau memperhatikan orang-orang munafik yang menunjuk-nunjukkan keislaman mereka namun menyembunyikan kekafiran? Seperti Abdullah bin Ubay dan para temannya.Mereka berkata kepada teman kafir Yahudi mereka seperti Bani Nadhir dan lainnya: Demi Allah, jika kalian diusir dari kampung halaman kalian maka kami juga akan ikut bersama kalian. Kami tidak akan mematuhi perintah siapapun dari orang muslim untuk memerangi dan menelantarkan kalian. Apabila orang muslim memerangi kalian, maka kami akan membantu kalian.Allah telah bersaksi bahwa mereka adalah benar-benar pendusta atas perkataan mereka. Mereka juga sadar bahwa kelak itu semua tidak akan mereka lakukan. Assuddi berkata: Sekelompok Bani Quraidhah memeluk agama Islam, dan diantar mereka ada golongan orang munafik.Mereka berkata kepada bani Nadhir Jika kalian diusir... Maka turunlah ayat ini

Sumber: https://tafsirweb.com/10809-surat-al-hasyr-ayat-11.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 11-17 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang orang-orang munafik seperti Abdullah bin Ubay dan teman-temannya ketika mereka mengirimkan utusannya kepada orang-orang Yahudi, Bani Nadhir untuk menjanjikan sesuatu kepada mereka . Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Apakah kamu tiada memperhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada saudara-saudara mereka yang kafir di antara Ahli Kitab, "Sesungguhnya jika kamu diusir, niscaya kami pun akan keluar bersama kamu; dan kami selama-lamanya tidak akan patuh kepada siapa pun untuk (menyusahkan) kamu; dan jika kamu diperangi pasti kami akan membantu kamu”) Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Allah menyaksikan bahwa sesungguhnya mereka benar-benar pendusta) yaitu benar-benar mendustakan apa yang mereka janjikan. Ini barangkali karena mereka hanya berkata-kata saja karena niat mereka adalah tidak akan memenuhinya. atau barangkali karena mereka tidak mampu melakukan apa yang mereka katakan.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan sesungguhnya jika mereka diperangi, niscaya mereka tiada akan menolongnya) yaitu, mereka tidak mau berperang bersama orang-orang Bani Nadhir (sesungguhnya jika mereka menolongnya) yaitu mereka membantu orang-orang Bani Nadhir dan berperang bersama mereka (niscaya mereka akan berpaling lari ke belakang, kemudian mereka tiada akan mendapat pertolongan) Hal ini mengandung kabar gembira tersendiri, sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya kamu dalam hati mereka lebih ditakuti daripada Allah) yaitu mereka takut kepada kalian melebihi ketakutan mereka kepada Allah (tiba-tiba sebagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih takut lagi dari pada itu) (Surah An-Nisa: 77) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tiada mengerti) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok) yaitu karena sifat pengecut dan penakut mereka sehingga tidak mampu menghadapi pasukan Islam dengan perang tanding atau berhadap-hadapan, melainkan adakalanya dari balik benteng-benteng atau tembok dalam keadaan terkepung sehingga mereka terpaksa harus membela dirinya.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat) yaitu permusuhan di antara mereka sangat keras, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan merasakan kepada sebagian kamu keganasan sebagian yang lain) (Surah Al-An'am: 65) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kamu kira mereka itu bersatu, sedangkan hati mereka berpecah belah) yaitu kamu melihat mereka bersatu dan rukun, padahal kenyataannya mereka bertentangan dan terpecah belah.Mujahid, As-Suddi, dan Muqatil bin Hayyan berkata bahwa makna yang dimaksud adalah seperti apa yang dialami oleh orang-orang Quraisy dalam perang Badar. Ibnu Abbas berkata sebagaimana orang-orang yang sebelum mereka, yakni orang-orang Yahudi Bani Qainuqa'. Demikian juga dikatakan Qatadah dan Muhammad bin Ishaq.Pendapat inilah yang lebih sesuai dengan kebenaran karena orang-orang Yahudi Bani Qainuqa' diusir Rasulullah ﷺ sebelum itu. Firman Allah سبحانه وتعالى: ((Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) setan ketika dia berkata kepada manusia, "Kafirlah kamu, " Maka tatkala manusia itu telah kafir, ia berkata, "Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu”) yaitu perumpamaan orang-orang Yahudi yang terbujuk oleh janji pertolongan dari sebagian orang-orang munafik, dan ucapan orang-orang munafik kepada mereka,"Jika kalian diperangi, maka kami akan membantu kalian" Kemudian setelah peperangan terjadi dan dijumpai mereka dikepung dan diperangi, maka orang-orang munafik itu berlepas diri dari mereka dan menyerahkan mereka kepada kehancuran. Perumpamaan mereka dalam hal ini sama dengan setan ketika merayu manusia (semoga Allah melindungi kita dari godaannya) "Kafirlah kamu" Maka ketika dia terjerumus dalam rayuannya maka setan berlepas diri darinya dan berbalik mencelanya, lalu berkata: (Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan alam semesta) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Maka adalah kesudahan keduanya, bahwa sesungguhnya keduanya (masuk) ke dalam neraka, mereka kekal di dalamnya) yaitu akibat dari memerintahkan kepada kekafiran dan yang melakukannya serta tempat kembali keduanya adalah neraka Jahanam, keduanya kekal di dalamnya (Demikianlah balasan orang-orang yang zalim) yaitu balasan yang diterima setiap orang zalim

Sumber: https://tafsirweb.com/10809-surat-al-hasyr-ayat-11.html

Informasi

Surat

الحشر (Al-Hasyr)

Pengusiran — 24 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

11 dari 24 ayat

Juz

Juz 28

Halaman

Halaman 547

Ruku

Ruku 480

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 110 (219/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-5137 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-59