الصّفّ (As-Saff)
Per AyatMushaf
وَمَنْ
dan siapa
اَظْلَمُ
lebih zalim
مِمَّنِ
dari pada orang
افْتَرٰى
mengada-adakan
عَلَى
atas/terhadap Allah
اللّٰهِ
Allah
الْكَذِبَ
dusta
وَهُوَ
dan dia
يُدْعٰىٓ
di ajak
اِلَى
atas
الْاِسْلَامِۗ
Islam
وَاللّٰهُ
baginya
لَا
tidak
يَهْدِى
memberi petunjuk
الْقَوْمَ
kaum
الظّٰلِمِيْنَ
orang-orang yang zalim
﴿٧﴾
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah padahal dia diajak kepada (agama) Islam? Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
5170 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
7. Tidak ada yang lebih berat kezhaliman dan pelanggarannya dari pada siapa yang membuat kebohongan atas Nama Allah dan mengangkat sekutu bagiNya dalam ibadah, padahal dia diajak kepada Islam dan mengikhlaskan ibadah hanya kepada Allah semata. Allah tidak membimbing orang-orang yang menzhalimi diri mereka dengan kekafiran dan kesyirikan kepada apa yang mengandung kebahagiaan bagi mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/10879-surat-as-shaff-ayat-7.html
Tafsir as-Sa'di
7. “Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang mengadakan dusta terhadap allah,” dengan pendustaan seperti ini atau sikap lainnya yang tidak ada uzurnya dan hujjahnya telah runtuh, karena “dia diajak kepada agama Islam,” dan berbagai bukti nyata telah dijelaskan padanya. “Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim,” yang senantiasa tegak berada dalam kezhaliman. Nasihat dan bukti nyata tidak bisa menyelamatkan mereka, khususnya mereka yang menentang kebenaran untuk ditolak demi memenangkan kebatilan.
Sumber: https://tafsirweb.com/10879-surat-as-shaff-ayat-7.html
Tafsir Al-Wajiz
7. Tidak ada satu pun yang melebihi kezaliman orang yang melakukan kebohongan di hadapan Allah dengan menyekutukanNya. Sedangkan dia diajak untuk bertauhid kepada Allah, menaatiNya dan mengikuti syariatNya.Allah tidak menolong (menunjukkan) orang-orang yang menzalimi diri mereka dengan berbuat kekufuran kepada kebenaran dan kebaikan
Sumber: https://tafsirweb.com/10879-surat-as-shaff-ayat-7.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 7-9 Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah, sedangkan dia diajak kepada agama Islam?) yaitu tidak ada seorangpun yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah dan membuat tandingan-tandingan dan sekutu-sekutu bagiNya, padahal dia diajak kepada agama tauhid dan memurnikan ketaatan hanya kepada Allah سبحانه وتعالى. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mereka ingin hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka) yaitu, mereka berusaha menolak kebenaran dengan kebathilan. Perumpamaan mereka dalam hal itu seperti seseorang yang ingin memadamkan sinar matahari dengan mulutnya.Maka sebagaimana hal ini mustahil, begitu juga hal itu. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya, meskipun orang-orang kafir benci (8) Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama, meskipun orang-orang musyrik benci (9)) Mengenai kedua ayat ini, telah disebutkan dalam surah At-Taubah dengan keterangan yang cukup. Segala puji bagi Allah
Sumber: https://tafsirweb.com/10879-surat-as-shaff-ayat-7.html
Informasi
Surat
الصّفّ (As-Saff)
Barisan — 14 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
7 dari 14 ayat
Juz
Juz 28
Halaman
Halaman 552
Ruku
Ruku 484
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 110 (220/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-5170 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-61