الصّفّ (As-Saff)

Per AyatMushaf
يُرِيْدُوْنَ
mereka ingin/menghendaki
لِيُطْفِـُٔوْا
untuk memadamkan
نُوْرَ
cahaya
اللّٰهِ
Allah
بِاَفْوَاهِهِمْۗ
dengan mulut-mulut mereka
وَاللّٰهُ
dan Allah
مُتِمُّ
menyempurnakan
نُوْرِهٖ
cahaya-Nya
وَلَوْ
meskipun
كَرِهَ
benci
الْكٰفِرُوْنَ
orang-orang kafir
﴿٨﴾
Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, tetapi Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir membencinya.
5171 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

8. Orang-orang zhalim itu ingin membatalkan kebenaran yang dengannya Muhammad diutus, yaitu al-Quran, dengan ucapan-ucapan mereka yang dusta. Allah memenangkan kebenaran dengan menyempurnakan agamaNya sekalipun orang-orang yang mengingkari dan mendustakan membencinya.

Sumber: https://tafsirweb.com/10880-surat-as-shaff-ayat-8.html

Tafsir as-Sa'di

8. Karena itu Allah berfirman tentang mereka, “Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka,” maksudnya dengan berbagai perkataan busuk yang mereka kemukakan yang menolak kebenaran yang sebenarnya tidak ada wujudnya, namun semakin membuat orang yang tahu lebih memahami bahwa ia berada di atas kebatilan. “Dan Allah tetap menyempurnakan cahayaNya meskipun orang-orang kafir benci.” Maksudnya, Allah menjamin akan memenangkan AgamaNya, menyempurnakan kebenaran yang dibawa oleh para rasulNya, dan menampakkan cahayaNya di berbagai penjuru, meski orang-orang kafir membencinya.Karena kebencian, mereka mencurahkan segala daya upaya agar bisa memadamkan cahaya Allah, tapi mereka pasti kalah. Mereka tidak ubahnya seperti orang yang ingin memadamkan matahari dengan cara meniup dengan mulutnya. Tujuan mereka tidak tercapai dan akal mereka terbebas dari kekurangan dan celaan.

Sumber: https://tafsirweb.com/10880-surat-as-shaff-ayat-8.html

Tafsir Al-Wajiz

8. Orang-orang kafir itu ingin berbuat bathil terhadap syariat Allah dengan kebohongan mereka kepada para Rasul melalui ucapan-ucapan mereka yang mereka-reka bahwa Al-Qur’an itu adalah sihir, syair atau ilmu perdukunan. Allah adalah Dzat yang menampakkan agamaNya dan menebarkanNya di cakrawala dunia, meskipun orang-orang kafir yang menyimpang itu membencinya.Ibnu Abbas berkata: “Sesungguhnya Nabi ﷺ pernah terlambat menerima wahyu selama 40 hari. Sungguh Allah telah meredupkan cahaya Muhammad dalam menurunkan wahyu kepadanya, sedangkan perintahNya belumlah sempurna. Kemudian Rasulallah ﷺ bersedih, lalu Allah سبحانه وتعالى menurunkan ayat ini dan wahyu-wahyu selanjutnya pun berlanjut.”

Sumber: https://tafsirweb.com/10880-surat-as-shaff-ayat-8.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 7-9 Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah, sedangkan dia diajak kepada agama Islam?) yaitu tidak ada seorangpun yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah dan membuat tandingan-tandingan dan sekutu-sekutu bagiNya, padahal dia diajak kepada agama tauhid dan memurnikan ketaatan hanya kepada Allah سبحانه وتعالى. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mereka ingin hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka) yaitu, mereka berusaha menolak kebenaran dengan kebathilan. Perumpamaan mereka dalam hal itu seperti seseorang yang ingin memadamkan sinar matahari dengan mulutnya.Maka sebagaimana hal ini mustahil, begitu juga hal itu. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya, meskipun orang-orang kafir benci (8) Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama, meskipun orang-orang musyrik benci (9)) Mengenai kedua ayat ini, telah disebutkan dalam surah At-Taubah dengan keterangan yang cukup. Segala puji bagi Allah

Sumber: https://tafsirweb.com/10880-surat-as-shaff-ayat-8.html

Informasi

Surat

الصّفّ (As-Saff)

Barisan — 14 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

8 dari 14 ayat

Juz

Juz 28

Halaman

Halaman 552

Ruku

Ruku 484

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 110 (220/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-5171 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-61