الجمعة (Al-Jumu'ah)
Per AyatMushaf
يُسَبِّحُ
bertasbih
لِلّٰهِ
kepada Allah
مَا
apa
فِى
pada
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
وَمَا
dan apa
فِى
pada
الْاَرْضِ
bumi
الْمَلِكِ
Raja
الْقُدُّوْسِ
Maha Suci
الْعَزِيْزِ
Maha Perkasa
الْحَكِيْمِ
Maha Bijaksana
﴿١﴾
Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi senantiasa bertasbih kepada Allah. Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
5178 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
1. Semua yang ada di langit dan di bumi menyucikan Allah dari apa yang tidak pantas bagiNya, dan hanya Allah semata Pemilik segala sesuatu Yang berkuasa atasnya tanpa pesaing, Yang disucikan dari segala kekurangan, Yang Mahaperkasa, Yang tidak terkalahkan, Yang Mahabijaksana dalam pengaturan dan penciptaanNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/10901-surat-al-jumuah-ayat-1.html
Tafsir as-Sa'di
1. “Raja Yang Mahasuci, Yang Mahaperkasa lagi mahabijaksana.” Maksudnya, seluruh yang ada di langit dan di bumi memahasucikan Allah, tunduk pada perintahNya dan menuhankanNya. Karena Dia adalah Yang Mahasempurna dan Maharaja, yang milikNya-lah kerajaan langit dan bumi. Semuanya adalah milik Allah, berada dalam pengaturanNya.Mahasuci lagi Mahaagung, Yang suci dari segala kekurangan dan cela. Mahaperkasa lagi menundukkan secara paksa segala sesuatu. Mahabijaksana pada makhluk dan perintahNya.Sifat-sifat agung ini menyerukan penyembahan Allah semata, yang tidak ada sekutu bagiNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/10901-surat-al-jumuah-ayat-1.html
Tafsir Al-Wajiz
Keutamaan: Imam Muslim meriwayatkan dari Ibnu Abbas رضي الله عنه dan Abu Hurairah رضي الله عنه bahwa sesungguhnya Rasulallah ﷺ membaca surah Al-Jumu’ah dan surah Al-Munafiqun saat melaksanakan shalat jum’at. 1. Semua makhluk di langit dan bumi mensucikan dan memuji Allah, Dzat yang memiliki kerajaan dan kekuasaan, Dzat yang suci dari segala sesuatu yang tidak sesuai denganNya, Dzat yang disifati dengan sifat-sifat yang sempurna, Dzat yang Maha Kuat, Maha Menang yang tidak ada satu pun yang dapat mengalahkanNya, dan Dzat yang Maha bijaksana dalam menciptakan makhlukNya dan menata urusan-urusan mereka. Dialah Dzat yang meletakkan segala sesuatu pada tempatnya yang tepat
Sumber: https://tafsirweb.com/10901-surat-al-jumuah-ayat-1.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 1-4 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa semua yang ada di langit dan di bumi bertasbih kepadaNya, yaitu semua makhluk yang ada pada keduanya, baik yang berakal maupun tidak berakal. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya) (Surah Al-Isra’: 44) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Raja, Maha Suci) Dia adalah Dzat yang Maha Merajai langit dan bumi dan yang Mengatur keduanya dengan hukumNya, dan Dia (Maha Suci) yaitu disucikan dari semua kekurangan dan disifati dengan semua sifat sempurna (Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana) Penafsiran keduanya telah banyak dijelaskan.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang rasul di antara mereka) yaitu orang-orang yang buta huruf adalah bangsa Arab, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al-Kitab dan kepada orang-orang yang ummi, "Apakah kamu (mau) masuk Islam?" Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hambaNya) (Surah Ali Imran: 20) Penyebutan kaum ummi secara khusus bukan berarti menafikan selain mereka, tetapi anugerah ini terasa lebih menyentuh dan banyak atas mereka.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman dalam firmanNya: (Dan sesungguhnya Al-Qur'an itu benar-benar adalah suatu kemuliaan (yang besar) bagimu dan bagi kaummu) (Surah Az-Zukhruf: 44) yaitu, merupakan peringatan bagi selain mereka sebagai pelajaran bagi mereka.Demikian pula Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat (214)) (Surah Asy-Syu'ara’) Ayat ini dan lainnya yang semakna tidak bertentangan dengan apa yang disebutkan firmanNya سبحانه وتعالى: (Katakanlah, "Hai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua”) (Surah Al-A'raf: 158) dan (supaya dengannya aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang-orang yang sampai Al-Qur’an (kepadanya)) (Surah Al-An'am: 19) Dan firman Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang Al-Qur'an, yaitu: (Dan barang siapa di antara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada Al-Qur’an, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya) (Surah Hud: 17) dan banyak ayat lainnya yang menunjukkan keumuman pengutusan Rasulullah ﷺ yang mencakup semua makhluk baik yang berkulit merah ataupun yang berkulit hitam.Ayat ini merupakan jawaban dari Allah terhadap kekasihNya, nabi Ibrahim ketika dia berdoa untuk penduduk Makkah, agar Allah mengutus di kalangan mereka seorang rasul dari kalangan mereka, yang membacakan kepada mereka ayat-ayatNya, menyucikan mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al-Qur’an dan Sunnah. Maka Allah mengutus Rasulullah ﷺ kepada mereka di masa kesenjangan tidak ada rasul dan padamnya petunjuk, sehingga masa itu sangat membutuhkan adanya seorang rasul. Allah سبحانه وتعالى saat itu murka terhadap semua penduduk bumi, baik yang Arab maupun non Arab, kecuali sisa-sisa dari Ahli Kitab, yang jumlah mereka sedikit sekali, mereka dari kalangan orang-orang yang tetap berpegang teguh kepada apa yang dibawa nabi Isa, Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, menyucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah. Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata (2)) Demikian itu karena orang-orang Arab di masa lalu berpegang kepada agama nabi Ibrahim.Lalu mereka mengubah, mengganti, membalikkan, dan menentangnya, yaitu mereka mengganti ajaran tauhid dengan kemusyrikan, keyakinan dengan keraguan, dan mereka mengada-adakan hal-hal yang tidak diizinkan Allah. Demikian pula Ahli Kitab, mereka mengganti, mengubah, dan menyelewengkan kitab-kitab mereka dengan takwil-takwil Maka setelah itu Allah mengutus nabi Muhammad ﷺ dengan membawa syariat yang agung, sempurna, dan mencakup semua makhluk. Di dalamnya terdapat petunjuk dan penjelasan bagi apa yang mereka butuhkan terkait perkara kehidupan dunia dan kehidupan di hari kebangkitan mereka, dan seruan bagi mereka kepada hal-hal yang mendekatkan diri mereka kepada surga dan ridha Allah, serta larangan terhadap hal-hal yang mendekatkan mereka kepada neraka dan kemurkaan Allah سبحانه وتعالى. hakim yang memutuskan semua perkara syubhat, keraguan, dan kebimbangan dalam masalah yang pokok dan cabangnya.Allah mengumpulkan padanya kebaikan-kebaikan dari apa yang pernah dilakukan oleh umat-umat terdahulu, dan Allah سبحانه وتعالى menganugerahkan di dalamnya apa yang belum pernah Dia berikan kepada seorangpun dari umat-umat terdahulu dan Dia tidak akan memberikannya kepada seorang pun dari kalangan orang-orang kemudian. Maka semoga shalawat dan salamNya terlimpahkan kepada beliau untuk selamanya sampai hari pembalasan. Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan (juga) kepada kaum yang lain dari mereka yang belum berhubungan dengan mereka.Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (3)) diriwayatkan dari Abu Hurairah, dia berkata,"Ketika kami sedang duduk di hadapan Nabi ﷺ, maka turun kepada beliau surat Al-Jumu'ah (dan (juga) kepada kaum yang lain dari mereka yang belum berhubungan dengan mereka) Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, siapakah yang dimaksud dengan mereka?" Rasulullah ﷺ tidak segera menjawab mereka sehingga mereka mengulangi pertanyaannya sebanyak tiga kali, sedangkan saat itu di kalangan kami terdapat Salman Al-Farisi. Lalu Rasulullah ﷺ meletakkan tangan beliau ke Salman Al-Farisi, kemudian Rasulallah ﷺ bersabda:”Seandainya iman itu berada jauh di bintang Surayya, tentu akan diraih banyak lelaki, atau seorang lelaki, dari kalangan mereka“ Di dalam hadits ini menunjukkan bahwa surah ini adalah Madaniyyah dan menunjukkan keumuman pengutusan Rasulullah ﷺ ke seluruh manusia, karena dia menafsirkan firmanNya: (dan (juga) kepada kaum yang lainnya dari mereka) yaitu di negeri Persia, oleh karena itu Nabi ﷺ mengirimkan surat-suratnya kepada penduduk Persia, Romawi, dan umat-umat lainnya untuk menyeru mereka untuk menyembah Allah سبحانه وتعالى dan mengikuti apa yang disampaikan. Mujahid dan lainnya berkata tentang firmanNya: (dan (juga) kepada kaum yang lain dari mereka yang belum berhubungan dengan mereka) dia berkata bahwa mereka adalah orang-orang non-Arab dan semua orang yang membenarkan Nabi ﷺ dari kalangan selain bangsa Arab.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana) yaitu Dzat yang mempunyai keperkasaan dan kebijaksanaan dalam syariat dan ketentuanNya. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Demikianlah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah mempunyai karunia yang besar (4)) yaitu yang dimaksud adalah apa yang dianugerahkan Allah kepada nabi Muhammad ﷺ berupa kenabian yang agung dan apa yang diberikan Allah secara khusus kepada umatnya, yaitu pengutusan nabi Muhammad ﷺ kepada mereka
Sumber: https://tafsirweb.com/10901-surat-al-jumuah-ayat-1.html
Informasi
Surat
الجمعة (Al-Jumu'ah)
Jumat — 11 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
1 dari 11 ayat
Juz
Juz 28
Halaman
Halaman 553
Ruku
Ruku 486
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 111 (221/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-5178 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-62