النساۤء (An-Nisa')

Per AyatMushaf
يُرِيْدُ
menghendaki
اللّٰهُ
Allah
لِيُبَيِّنَ
untuk Dia menerangkan
لَكُمْ
bagi kalian
وَيَهْدِيَكُمْ
dan Dia memberi petunjuk kepadamu
سُنَنَ
jalan
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
مِنْ
dari
قَبْلِكُمْ
sebelum kalian
وَيَتُوْبَ
dan Dia hendak menerima taubat
عَلَيْكُمْ
atas kalian
ۗ
وَاللّٰهُ
dan Allah
عَلِيْمٌ
Maha Mengetahui
حَكِيْمٌ
Maha Bijaksana
﴿٢٦﴾
Allah hendak menerangkan (syariat-Nya) kepadamu, dan menunjukkan jalan-jalan (kehidupan) orang yang sebelum kamu (para nabi dan orang-orang saleh) dan Dia menerima tobatmu. Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.
519 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Allah berkehendak melalui aturan-aturan syariat ini, untuk menerangkan kepada kalian rambu-rambu agamaNYA yang lurus dan syariatNYA yang bijaksana, dan menunjukan kalian kepada jalan para nabi dan orang-orang shalih sebelum kalian dalam perkara yang halal dan haram, dan menerima taubat kalian dengan kembali mengerjakan ketaatan-ketaatan. Dan DIA Maha Mengetahui hal yang akan memperbaiki keadaan hamba-hambaNYA, Maha bijaksana dalam ajaran yang disyariatkanNYA untuk kalian.

Sumber: https://tafsirweb.com/1558-surat-an-nisa-ayat-26.html

Tafsir as-Sa'di

26. Allah mengabarkan tentang karuniaNya yang besar pemberianNya yang agung, pemeliharaanNya yang terbaik, terhadap kaum mukminin dan kemudahan agamaNya seraya berfirman ”Allah hendak menerangkan (hukum syariatNya) kepadamu” yaitu seluruh perkara yang kalian butuhkan penjelasannya berupa kebenaran dan kebatilan halal dan haram, ”dan menunjukimu kepada jalan-jalan orang yang sebelum kamu (para nabi dan shalihin) maksudnya adalah orang-orang yang telah diberi kenikmatan oleh Allah yaitu para nabi beserta para pengikut mereka dalam sejarah hidup mereka yang terpuji, perbuatan-perbuatan mereka yang lurus, akhlak-akhlak mereka yang sempurna dan taufik mereka yang menyeluruh, karena itulah Allah merealisasikan apa yang dikehendakiNya lalu menjelaskannya kepada kalian dan menerangkan dengan sejelas-jelasnya sebagaimana Allah telah menjelaskannya kepada orang-orang sebelum kalian, kemudian Allah memberi hidayah kepada kalian dengan hidayah yang agung dalam ilmu dan perbuatan. “dan hendak menerima taubatmu “ yaitu berlaku lemah lembut (terhadap kalian) pada keadaan kalian dan perkara yang disyariatkanNya bagi kalian, hingga kalian mampu melaksanakan apa yang telah Allah tetapkan dan merasa cukup dengan apa yang telah Allah halalkan hingga dosa-dosa kalian menjadi sedikit karena apa yang telah Allah mudahkan atas kalian, inilah dinatara penerimaan taubat oleh Allah atas hamba-hambaNya. dan juga diantara penerimaan taubat Allah atas mereka adalah bahwa bila mereka berbuat dosa, niscaya Allah akan membuka pintu-pintu rahmat bagi mereka dan menurunkan kepada jiwa-jiwa mereka akan menyerahkan diri dan bersikap merendahkan diri dihadapanNya kemudian Allah mengampuni mereka dengan menerima perkara yang Dia bimbing kepadanya, karena itu hanya bagiNya segala puji dan syukur atas semua itu. Dan firmanNYa “dan Alllah Maha Mengetahui Maha BIjaksana” yaitu ilmu yang sempurna, kebijaksanaan yang sempurna, dan diantara ilmuNya adalah Allah mengajarakan kepada kalian apa yang tidak kalian ketahui dianataranya adalah hal-hal yang seperti tersebut di atas dan juga had-had. dan diantara hikmahNya adalah bahwa Allah mengampuni orang yang hikmah dan rahmatNya menetapkan adanya ampunan baginya, dan menghinakan orang yang hikmah dan keadilanNya menetapkan bahwa ia tidak pantas menerima ampunan.

Sumber: https://tafsirweb.com/1558-surat-an-nisa-ayat-26.html

Tafsir Al-Wajiz

26. Allah ingin menjelaskan amal ibadah yang paling utama yang dirahasiakan dari kalian, menunjukkan jalannya para nabi yang terdahulu supaya kalian bisa meneladani mereka, dan menerima taubat dosa-dosa terdahulu kalian. Dan Allah itu Maha Mengetahui urusan-urusan kalian sehingga Dia memberi kemudahan bagi kalian, dan Maha Bijaksana dalam perintah yang disyariatkan untuk kalian.

Sumber: https://tafsirweb.com/1558-surat-an-nisa-ayat-26.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 26-28 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia hendak menjelaskan kepada kalian, wahai orang-orang mukmin, tentang apa yang dihalalkan bagi kalian dan apa yang diharamkan bagi kalian, dari hal-hal yang telah dijelaskan dalam surah ini dan lainnya. (dan menunjukkanmu kepada jalan-jalan orang yang sebelum kamu) yaitu cara-cara terpuji mereka dan mengikuti hukum-hukum Allah yang Dia cintai dan ridhai. (dan (hendak) menerima taubatmu) dari dosa-dosa dan larangan-larangan. (Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana) yaitu dalam hukum, ketentuan, perbuatan, dan firmanNya. Firman Allah, (sedang orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya bermaksud supaya kamu berpaling sejauh-jauhnya) yaitu orang-orang yang mengikuti setan yaitu orang-orang Yahudi, Nasrani, dan para pezina ingin agar kalian menyimpang dari kebenaran dan menuju kesesatan sejauh-jauhnya. (Allah hendak memberikan keringanan kepadamu) yaitu dalam hukum, perintah, larangan, dan ketetapan-ketetapanNya untuk kalian. Oleh karena itu, Dia mengizinkan pernikahan dengan budak wanita dengan syarat-syarat tertentu, sebagaimana yang dikatakan oleh Mujahid dan lainnya terkait firman Allah, (dan manusia dijadikan bersifat lemah) maka keringanan itu sesuai dengannya karena adanya kelemahan pada dirinya, tekadnya, dan semangatnya.Diriwayatkan dari Ibnu Thawus dari ayatnya (dan manusia dijadikan bersifat lemah) yaitu dalam perkara wanita"

Sumber: https://tafsirweb.com/1558-surat-an-nisa-ayat-26.html

Informasi

Surat

النساۤء (An-Nisa')

Wanita — 176 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

26 dari 176 ayat

Juz

Juz 5

Halaman

Halaman 82

Ruku

Ruku 66

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 17 (33/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-519 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-4