المنٰفقون (Al-Munafiqun)

Per AyatMushaf
وَاِذَا
dan apabila
قِيْلَ
dikatakan
لَهُمْ
kepada mereka
تَعَالَوْا
marilah
يَسْتَغْفِرْ
memohonkan ampunan
لَكُمْ
bagi kalian
رَسُوْلُ
rasul
اللّٰهِ
Allah
لَوَّوْا
mereka memalingkan
رُءُوْسَهُمْ
kepala mereka
وَرَاَيْتَهُمْ
dan kamu lihat mereka
يَصُدُّوْنَ
mereka berpaling
وَهُمْ
dan mereka
مُّسْتَكْبِرُوْنَ
menyombongkan
﴿٥﴾
Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Marilah (beriman), agar Rasulullah memohonkan ampunan bagimu,” mereka membuang muka dan engkau lihat mereka berpaling dengan menyombongkan diri.
5193 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

5. Apabila dikatakan kepada orang-orang munafik itu, “Datanglah dengan bertaubat dan meminta maaf dari apa yang telah kalian lakukan berupa kata-kata buruk dan ucapan rendah, Rasulullah akan meminta ampunan kepada Allah bagi kalian dan maafNya bagi dosa-dosa kalian, mereka memiringkan kepala-kepala mereka dan menggerakannya dengan kesombongan dan penghinaan. Kamu wahai Rasul, melihat mereka berpaling darimu dengan penuh kesombongan dan penolakan untuk melakukan apa yang dituntut kepada mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/10927-surat-al-munafiqun-ayat-5.html

Tafsir as-Sa'di

5. “Dan apabila dikatakan kepada mereka, “ kepada orang-orang munafik, “Marilah (beriman), agar Rasulullah memintakan ampunan bagimu,” dari apa pun yang mereka lakukan agar kondisi mereka membaik dan amal mereka dapat diterima, mereka benar-benar enggan untuk itu dan “membuang muka mereka,” karena enggan meminta doa dari Rasulullah “Dan kamu lihat mereka berpaling” dari kebenaran, karena kebencian mereka terhadap kebenaran itu, “sedang mereka menyombongkan diri” untuk mengikutinya disertai dengki dan membangkang. Inilah kondisi mereka ketika diajak untuk meminta didoakan oleh Rasulullah.

Sumber: https://tafsirweb.com/10927-surat-al-munafiqun-ayat-5.html

Tafsir Al-Wajiz

5. Ketika dikatakan kepada orang-orang munafik: “Marilah beriman kalian, maka Rasulullah akan memintakan ampun untuk kalian dari apa yang kalian lakukan berupa dosa! Kemudian mereka memalingkan wajah mereka dari pembicaraan dengan sombong.Kamu akan mendapati mereka menolak apa yang kamu bicarakan dan kamu serukan kepada mereka yaitu permohonan ampun (darimu). Mereka adalah orang-orang yang enggan bertaubat. Ibnu Jarir dari Qatadah berkata: “Dikatakan kepada Abdullah anak ayahku: “Jika datang kepadamu Nabi ﷺ, maka beliau akan memintakan ampun untukmu”, kemudian dia memalingkan kepalanya, lalu turunlah ayat ini pada ketika itu juga”

Sumber: https://tafsirweb.com/10927-surat-al-munafiqun-ayat-5.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 5-8 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang munafik, semoga laknat Allah menimpa mereka bahwa mereka itu: (apabila dikatakan kepada mereka, "Marilah (beriman), agar Rasulullah memintakan ampunan bagimu," mereka membuang muka mereka) yaitu mereka menghalang-halangi dan berpaling dari apa yang dikatakan kepada mereka dengan sombong dan menghina. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan kamu lihat mereka berpaling, sedangkan mereka menyombong­kan diri) Kemudian Allah membalas mereka atas hal itu. Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sama saja bagi mereka, kamu mintakan ampunan atau tidak kamu mintakan ampunan bagi mereka, Allah tidak akan mengampuni mereka; sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik (6)) Sebagaimana yang disebutkan di dalam surah At-Taubah.Pembahasannya telah dijelaskan sebelumnya dan hadits-hadits yang diriwayatkan tentangnya. Ibnu Abu Hatim berkata, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Umar Al-’Adani yang berkata bahwa Sufyan berkata tentang firmanNya: (mereka membuang muka mereka) Ibnu Abu Umar berkata bahwa Sufyan memalingkan mukanya ke arah kanan seraya melirikkan pandangan matanya dengan pandangan yang sinis, lalu berkata bahwa seperti inilah sikap mereka. Telah disebutkan beberapa ulama salaf, bahwa konteks ayat ini diturunkan tentang dengan Abdullah bin Ubay bin Salul, sebagaimana yang akan kami terangkan, jika Allah سبحانه وتعالى menghendaki.Qatadah dan As-Suddi berkata bahwa ayat ini diturunkan terkait Abdullah bin Ubay bin Salul. Demikian itu karena ada seorang pemuda dari kerabatnya melapor kepada Rasulullah ﷺ dan menceritakan kepada beliau tentang Ibnu Salul. Maka Rasulullah ﷺ memanggilnya, tetapi ternyata dia bersumpah dengan menyebut nama Allah bahwa dirinya tidak mengatakannya dan berlepas diri dari hal itu.Maka orang-orang Anshar mendatangi pemuda itu dan mencacinya. Lalu Allah menurunkan firmanNya mengenai peristiwa ini, sebagaimana yang kalian dengar. Kemudian dikatakan kepada musuh Allah, "Sebaiknya kamu datang menghadap kepada Rasulullah ﷺ" tetapi dia memalingkan mukanya, yaitu aku tidak melakukannya.Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah, dia berkata,"Ketika kami bersama Rasulullah ﷺ dalam suatu peperangan, maka ada seorang lelaki dari kalangan Muhajirin mendorong seorang lelaki dari kalangan Anshar. Maka orang Anshar berkata,”Hai orang-orang Anshar!” Sedangkan orang Muhajirin berkata, “Hai orang-orang Muhajirin!”. Maka Rasulullah ﷺ bersabda: “Mengapa seruan jahiliah itu muncul lagi?Tinggalkanlah itu, karena sesungguhnya itu busuk" Abdullah bin Ubay bin Salul berkata,"Sungguh mereka melakukan itu.Demi Allah, sesungguhnya jika kita kembali ke Madinah, benar-benar orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah darinya" Jabir berkata bahwa orang-orang Anshar di Madinah lebih banyak daripada orang-orang Muhajirin di saat Rasulullah ﷺ baru tiba di Madinah, kemudian setelah itu kaum Muhajirin bertambah banyak. Maka Umar berkata,"Biarkanlah aku memenggal batang leher orang munafik ini" Tetapi Rasulullah ﷺ bersabda: “Biarkanlah dia” agar orang-orang tidak membicarakan bahwa nabi Muhammad membunuh temannya sendiri”

Sumber: https://tafsirweb.com/10927-surat-al-munafiqun-ayat-5.html

Informasi

Surat

المنٰفقون (Al-Munafiqun)

Orang-Orang Munafik — 11 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

5 dari 11 ayat

Juz

Juz 28

Halaman

Halaman 555

Ruku

Ruku 488

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 111 (222/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-5193 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-63