النساۤء (An-Nisa')
Per AyatMushaf
وَاللّٰهُ
dan Allah
يُرِيْدُ
Dia hendak
اَنْ
supaya
يَّتُوْبَ
Dia menerima taubat
عَلَيْكُمْ
atas kalian
ۗ
وَيُرِيْدُ
dan/sedang menghendaki
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
يَتَّبِعُوْنَ
(mereka) mengikuti
الشَّهَوٰتِ
hawa nafsu
اَنْ
supaya
تَمِيْلُوْا
kamu berpaling
مَيْلًا
berpaling
عَظِيْمًا
besar/sejauh-jauhnya
﴿٢٧﴾
Dan Allah hendak menerima tobatmu, sedang orang-orang yang mengikuti keinginannya menghendaki agar kamu berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran).
520 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan Allah berkehendak menerima taubat kalian, dan memafkan kesalahan-kesalahan kalian. Sedangkan orang-orang yang mengikuti nafsu syahwat mereka dan kesenangan mereka berkeinginan supaya kalian melenceng dari agama kalian sejauh-jauhnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/1559-surat-an-nisa-ayat-27.html
Tafsir as-Sa'di
27. Dan firmanNYa “dan Allah hendak menerima taubatmu” yaitu ampunan yang menghimpun ketercerai-beraian kalian, menyatukan perbedaan kalian, dan mendekatkan yang jauh dari kalian, ”sedang orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya” yaitu mereka condong bersama nafsunya kemanapun ia condong dan mereka mendahulukan nafsunya diatas perkara yang mengandung keridhaan Allah serta menyembah hawa nafsu mereka, mereka adalah orang-orang kafir dan orang-orang ahli maksiat dari berbagai macam jenisnya yang mementingkan hawa nafsu mereka saja daripada ketaatan kepada rabb mereka, mereka itu menghendaki “supaya kamu berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran)“ yaitu agar kalian menyimpang dari jalan yang lurus kepada jalan orang-orang yang dimurkai dan orang-orang yang tersesat, mereka menghendaki agar kalian menyimpang dari ketaatan Allah menju ketaatan kepada setan, dan dari hukum-hukum Dzat yang seluruh kebahagiaan itu berada pada pelaksanaan perintah dan laranganNya menuju kepada setan yang seluruh kesengsaraan berada ketika mengikutinya. Apabila kalian telah mengetahui bahwa Allah memerintahkan kalian kepada perkara yang terdapat padanya kemashlahatan, keberhasilan, dan kebahagiaan bagi kalian dan bahwasannya orang-orang yang mengikuti hawa nafsu mereka memerintahkan kalian kepada perkara yang terdapat padanya kerugian dan kesengsaraan maka pilihlah yang paling utama untuk diri kalian diantara dua pendorong tersebut carilah yang terbaik dari dua jalan tersebut.
Sumber: https://tafsirweb.com/1559-surat-an-nisa-ayat-27.html
Tafsir Al-Wajiz
27. Allah hendak menerima taubat kalian dengan mengembalikan kalian dari kemaksiatan menuju ketaatan, sedangkan para pengikut hawa nafsu itu ingin agar kalian berpaling dari jalan kebenaran dengan melakukan perbuatan yang diharamkan tanpa mematuhi syariat, dan tidak memperhatikan akibatnya, serta halal-haramnya. Yang dimaksud dengan syahwat di sini adalah Sesuatu yang diharamkan oleh syari’at.
Sumber: https://tafsirweb.com/1559-surat-an-nisa-ayat-27.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 26-28 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia hendak menjelaskan kepada kalian, wahai orang-orang mukmin, tentang apa yang dihalalkan bagi kalian dan apa yang diharamkan bagi kalian, dari hal-hal yang telah dijelaskan dalam surah ini dan lainnya. (dan menunjukkanmu kepada jalan-jalan orang yang sebelum kamu) yaitu cara-cara terpuji mereka dan mengikuti hukum-hukum Allah yang Dia cintai dan ridhai. (dan (hendak) menerima taubatmu) dari dosa-dosa dan larangan-larangan. (Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana) yaitu dalam hukum, ketentuan, perbuatan, dan firmanNya. Firman Allah, (sedang orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya bermaksud supaya kamu berpaling sejauh-jauhnya) yaitu orang-orang yang mengikuti setan yaitu orang-orang Yahudi, Nasrani, dan para pezina ingin agar kalian menyimpang dari kebenaran dan menuju kesesatan sejauh-jauhnya. (Allah hendak memberikan keringanan kepadamu) yaitu dalam hukum, perintah, larangan, dan ketetapan-ketetapanNya untuk kalian. Oleh karena itu, Dia mengizinkan pernikahan dengan budak wanita dengan syarat-syarat tertentu, sebagaimana yang dikatakan oleh Mujahid dan lainnya terkait firman Allah, (dan manusia dijadikan bersifat lemah) maka keringanan itu sesuai dengannya karena adanya kelemahan pada dirinya, tekadnya, dan semangatnya.Diriwayatkan dari Ibnu Thawus dari ayatnya (dan manusia dijadikan bersifat lemah) yaitu dalam perkara wanita"
Sumber: https://tafsirweb.com/1559-surat-an-nisa-ayat-27.html
Informasi
Surat
النساۤء (An-Nisa')
Wanita — 176 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
27 dari 176 ayat
Juz
Juz 5
Halaman
Halaman 83
Ruku
Ruku 66
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 17 (33/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-520 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-4