الحاۤقّة (Al-Haqqah)

Per AyatMushaf
فَسَبِّحْ
maka bertasbihlah
بِاسْمِ
dengan nama
رَبِّكَ
Tuhanmu
الْعَظِيْمِ
Maha Besar/Agung
ࣖ
﴿٥٢﴾
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahaagung.
5375 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

49-52. Sesungguhnya Kami mengetahui bahwa di antara kalian ada yang mendustakan al-Quran ini sekalipun ayat-ayatnya jelas, dan sesungguhnya mendustakan al-Quran adalah penyesalan besar atas orang-orang kafir saat mereka melihat azab yang menimpa mereka dan melihat kenikmatan yang didapatkan oleh orang-orang beriman. Sesungguhnya ia adalah kebenaran yang kokoh, yang tidak ada keraguan padanya.Maka sucikanlah Allah dari apa yang tidak layak bagiNya, dan sebutlah Dia dengan NamaNya Yang Agung.

Sumber: https://tafsirweb.com/11244-surat-al-haqqah-ayat-52.html

Tafsir as-Sa'di

52. “Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang Mahabesar.” Maksudnya, sucikanlah Allah dari segala sesuatu yang tidak sesuai dengan kebesaranNya, dan sucikanlah Dia dengan menyebutkan sifat-sifat kebesaran, keindahan, serta kesempurnaanNYa.

Sumber: https://tafsirweb.com/11244-surat-al-haqqah-ayat-52.html

Tafsir Al-Wajiz

52. Maka sucikanlah Allah dari semua hal tidak yang sesuai denganNya wahai Nabi ﷺ bersama semua orang yang beriman kepadamu. Dialah Dzat yang Maha Agung yang mana keaguan semua hal akan berkurang dihadapanNya. {Bi Ismi} adalah Dzat Allah.Huruf Ba’ pada kata tersebut hanya tambahan.

Sumber: https://tafsirweb.com/11244-surat-al-haqqah-ayat-52.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 44-52 Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami) yaitu seandainya nabi Muhammad mengada-adakan atas nama Kami sebagaimana yang mereka anggap, berupa menambahkan sesuatu dari dirinya ke dalam risalah itu atau mengurangi sesuatu darinya atau mengatakan sesuatu dari dirinya, lalu dinisbatkan kepada Kami, padahal tidaklah demikian, maka Kami akan menyegerakan siksaan atas dirinya. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya (45)) Dikatakan bahwa maknanya adalah Kami menghukum dia dengan tangan kanan Kami, karena itu jauh lebih keras. DIkatakan, bahwa sungguh Kami akan menghukum dia pada tangan kanannya (Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya (46) Ibnu Abbas berkata bahwa itu adalah urat tali jantungnya, yaitu urat yang terikat dengan jantung.Demikian juga dikatakan oleh Sa'id bin Jubair dan Qatadah. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami) dari pemotongan urat nadi itu (47)) yaitu tidak ada seorangpun dari kalian yang dapat menghalang-halangi antara Kami dan dia, jika Kami menghendaki sesuatu dari itu. Maknanya bahkan dia adalah seorang yang benar, baik, dan mendapat petunjuk.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى mengakui kebenaran dari apa yang disampaikan dia dariNya dan mengukuhkannya dengan mukjizat-mukjizat yang jelas dan dalil-dalil yang pasti. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sesungguhnya Al-Qur’an itu benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa (48)) yaitu Al-Qur'an, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah, "Al-Qur’an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedangkan Al-Qur’an itu suatu kegelapan bagi mereka) (Surah Fushshilat: 44) Allah سبحانه وتعالى berfirman (Dan sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa di antara kamu ada orang yang mendustakan(nya) (49)) yaitu sekalipun jelas dan terang, tetapi masih didapati di antara kalian orang-orang yang mendustakan Al-Qur’an.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sesungguhnya Al-Qur’an itu benar-benar menjadi penyesalan bagi orang-orang kafir (di akhirat) (50)) Ibnu Jarir berkata bahwa sesungguhnya perbuatan dusta itu benar-benar akan merugikan orang-orang kafir pada hari kiamat. Ibnu Jarir meriwayatkan hal yang serupa dari Qatadah. Ibnu Abu Hatim telah meriwayatkan dari As-Suddi, dari Abu Malik tentang firmanNya: (Dan sesungguhnya Al-Qur’an itu benar-benar menjadi penyesalan bagi orang-orang kafir (di akhirat) (50)) yaitu sungguh menjadi penyesalan.Dhamir ini merujuk kepada Al-Qur'an, yaitu sesungguhnya Al-Qur'an dan beriman kepadanya benar-benar akan menjadi penyesalan bagi orang-orang yang kafir, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Demikianlah Kami masukkan Al-Qur'an ke dalam hati orang-orang yang durhaka (200) mereka tidak beriman kepadanya) (Surah Asy-Syu'ara’) dan (Dan dihalangi antara mereka dengan apa yang mereka ingini) (Surah Saba': 54) Oleh karena itu Allah berfirman di sini: (Dan Sesungguhnya Al-Qur’an itu benar-benar kebenaran yang diyakini (51)) yaitu berita yang benar lagi hak, yang tidak ada keraguan dan kebimbangan padanya, Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Maha Besar (52)) yaitu Dzat yang menurunkan Al-Qur'an yang agung ini

Sumber: https://tafsirweb.com/11244-surat-al-haqqah-ayat-52.html

Informasi

Surat

الحاۤقّة (Al-Haqqah)

Hari Kiamat — 52 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

52 dari 52 ayat

Juz

Juz 29

Halaman

Halaman 568

Ruku

Ruku 501

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 114 (227/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-5375 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-69