النساۤء (An-Nisa')
Per AyatMushaf
وَاللّٰهُ
dan Allah
اَعْلَمُ
lebih mengetahui
بِاَعْدَاۤىِٕكُمْ
dengan/tentang musuh-musuhmu
ۗوَكَفٰى
dan cukuplah
بِاللّٰهِ
dengan Allah
وَلِيًّا
(menjadi) pelindung
ۙوَّكَفٰى
dan cukuplah
بِاللّٰهِ
dengan Allah
نَصِيْرًا
(menjadi) penolong
﴿٤٥﴾
Dan Allah lebih mengetahui tentang musuh-musuhmu. Cukuplah Allah menjadi pelindung dan cukuplah Allah menjadi penolong (bagimu).
538 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan Allah lebih mengetahui dari kalian (wahai orang-orang yang beriman), tentang permusuhan kaum yahudi terhadap kalian. Dan cukuplah Allah sebagai pelindung yang melindungi kalian dan cukuplah DIA sebagai penolong yang menolong kalian atas musuh-musuh kalian.
Sumber: https://tafsirweb.com/1577-surat-an-nisa-ayat-45.html
Tafsir as-Sa'di
45. Oleh karena itulah Allah berfirman, “Dan cukuplah Allah menjadi Pelindung (bagimu),” yaitu Allah mengurus kondisi hamba-hambaNya, mengasihi mereka dalam segala urusan mereka, dan Allah memudahkan bagi mereka hal-hal yang menjadi kebahagiaan dan keberuntungan mereka, “Dan cukuplah Allah menjadi Penolong (bagimu)” membela orang-orang yang beriman atas musuh-musuh mereka, Allah menjelaskan kepada mereka tentang apa yang harus mereka hindari dari musuh-musuh tersebut, kemudian Dia menolong mereka atas msuuh-musuh tersebut, maka perlindungan Allah dalam hal itu adalah tercapainya kebaikan, sedang pertolonganNya adalah hilangnya keburukan.
Sumber: https://tafsirweb.com/1577-surat-an-nisa-ayat-45.html
Tafsir Al-Wajiz
45. Wahai orang-orang mukmin, Allah itu lebih tahu tentang musuh-musuh kalian, dan apa yang mereka inginkan dari kalian, yaitu kesesatan. Allah memperingatkan kalian tentang mereka.Dan cukuplah Allah sebagai Dzat yang diserahi urusan-urusan kalian dan penolong kalian dalam peperangan. Maka cukuplah berada dalam wilayah dan perlindunganNya, bukan yang lain.
Sumber: https://tafsirweb.com/1577-surat-an-nisa-ayat-45.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 44-46 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang orang-orang Yahudi (Laknat Allah yang terus-menerus hingga hari kiamat kepada mereka) bahwa mereka membeli kesesatan dengan petunjuk, dan mereka menyimpang dari apa yang diturunkan Allah kepada RasulNya, serta meninggalkan apa yang ada pada mereka dari nabi-nabi terdahulu tentang sifat nabi Muhammad ﷺ, dimana mereka membelinya dengan harga yang murah berupa kefanaan dunia (dan mereka bermaksud supaya kamu tersesat dari jalan (yang benar)) yaitu, mereka merasa senang jika kalian menjadi kafir terhadap apa yang telah diturunkan kepada kalian, wahai orang-orang mukmin, dan meninggalkan petunjuk dan pengetahuan yang bermanfaat yang ada pada kalian (Yaitu orang-orang Yahudi) "min" ini untuk menjelaskan jenis, sebagaimana firmanNya: (maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu) [Surah Al-Hajj: 30].Firman Allah (mereka mengubah perkataan dari tempat-tempatnya) yaitu, mereka menafsirkan kalam itu dengan penafsiran yang lain, dan mereka menafsirkannya dengan sesuatu yang bukan dimaksud oleh Allah, dan membuat-buat sesuatu dari mereka (Mereka berkata: "Kami mendengar, tetapi kami durhaka) yaitu kami mendengar apa yang kamu katakan, wahai Muhammad, tetapi kami tidak akan menaatimu dalam hal itu”. Demikianlah yang ditafsirkan oleh Mujahid dan Ibnu Zaid, dan itulah yang dimaksud. Hal ini Dia menjelaskan tentang kekafiran dan pembangkangan mereka, serta bahwa mereka berpaling dari Kitabullah setelah mereka memahaminya dan mengetahui tentang dosa dan hukuman yang akan menimpa mereka atas perbuatan itu.Firman Allah ("Dengarlah" sedang kamu sebenarnya tidak mendengar apa-apa) yaitu, dengarlah apa yang kami katakana, namun kamu tidak mendengarkannya. Diriwayatkan oleh Adh-Dhahhak dari Ibnu Abbas. Mujahid, Al-Hasan, dan yang lainnya berkata, “Dengarlah, tetapi kami tidak akan menerimanya darimu.Ibnu Jarir berkata, “Yang pertama adalah yang paling benar, dan itu sebagaimana yang dikatakan,”Ini adalah ejekan dan sindiran dariNya. Laknat Allah atas mereka. (Dan (mereka mengatakan): "Raa'ina", dengan memutar-mutar lidahnya dan mencela agama) yaitu mereka bergumam dengan mereka berkata, "Kami mendengarkanmu" dengan mengatakan "Raa’ina”. dan yang mereka maksud adalah ejekan, dan telah dijelaskan sebelumnya tentang hal ini dengan firmanNya: (Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu katakan (kepada Muhammad): "Raa'ina", tetapi katakanlah: "Unzhurna") [Surah Al-Baqarah: 104].Oleh karena itu, Allah سبحانه وتعالى berfirman tentang orang-orang Yahudi yang dengan kata-kata mereka menginginkan sesuatu yang berbeda dengan apa yang mereka perlihatkan (dengan memutar-mutar lidahnya dan mencela agama) yaitu celaan mereka terhadap Nabi ﷺ Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sekiranya mereka mengatakan: "Kami mendengar dan menurut, dan dengarlah, dan perhatikanlah kami", tentulah itu lebih baik bagi mereka dan lebih tepat, akan tetapi Allah mengutuk mereka, karena kekafiran mereka. Mereka tidak beriman kecuali hanya sedikit) yaitu hati mereka dijauhkan dari kebaikan, sehingga keimanan tidak memberikan manfaat untuk mereka. Telah disebutkan sebelumnya firman Allah سبحانه وتعالى (maka sedikit sekali mereka yang beriman) (Surah Al-Baqarah: 88) Maknanya adalah bahwa mereka tidak beriman dengan iman yang memberikan manfaat.
Sumber: https://tafsirweb.com/1577-surat-an-nisa-ayat-45.html
Informasi
Surat
النساۤء (An-Nisa')
Wanita — 176 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
45 dari 176 ayat
Juz
Juz 5
Halaman
Halaman 86
Ruku
Ruku 68
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 17 (34/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-538 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-4