الجن (Al-Jinn)
Per AyatMushaf
وَّاَنَّا
dan bahwasannya kami
مِنَّا
sebagian dari kami
الْمُسْلِمُوْنَ
orang-orang yang patuh
وَمِنَّا
dan sebagian dari kami
الْقَاسِطُوْنَۗ
orang-orang yang sesat/menyimpang dari kebenaran
فَمَنْ
maka barang siapa
اَسْلَمَ
ia patuh
فَاُولٰۤىِٕكَ
maka mereka itu
تَحَرَّوْا
mereka menuju/memilih
رَشَدًا
pimpinan/jalan yang lurus
﴿١٤﴾
Dan di antara kami ada yang Islam dan ada yang menyimpang dari kebenaran. Siapa yang Islam, maka mereka itu telah memilih jalan yang lurus.
5461 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
14-15. Dianta kami ada jin-jin yang tunduk lagi taat kepada Allah, dan ada juga jin-jin zhalim yang menyimpang dari jalan kebenaran. Barangsiapa masuk islam, tunduk dan patuh kepada Allah, maka mereka adalah orang-orang yang berjalan diatas jalan kebenaran dan memilihnya dengan sungguh-sungguh, maka Allah membimbing mereka kepadanya.Adapun orang-orang yang menyimpang dari jalan Islam, mereka adalah bahan bakar Neraka Jahanam’.”
Sumber: https://tafsirweb.com/11454-surat-al-jin-ayat-14.html
Tafsir as-Sa'di
14. “Dan di antara kami ada orang-orang yang taat dan ada (pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran,” yakni lalim dan menyimpang dari jalan yang haq, “barangsiapa yang taat, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus,” artinya mereka menempuh jalan lurus yang menghantarkan mereka ke surga dengan segala kenikmatannya.
Sumber: https://tafsirweb.com/11454-surat-al-jin-ayat-14.html
Tafsir Al-Wajiz
14. Dari golongan kami ada yang beriman dan Islam yang menjalankan perintah Allah. Namun juga ada yang ingkar dan zalim dengan menyimpang dari jalan kebenaran yaitu jalan iman dan ketaatan.Barang siapa yang mengikuti perintah Allah maka mereka telah menempuh jalan kebenaran dan jalan penuh petunjuk
Sumber: https://tafsirweb.com/11454-surat-al-jin-ayat-14.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 11-17 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang jin bahwa mereka berkata tentang mereka: (Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya) yaitu tidak begitu (Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda) yaitu, berbeda-beda pendapat dan jalannya serta terpecah belah. Ibnu Abbas, Mujahid dan lainnya berkata tentang firmanNya: (Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda) yaitu di antara kami ada yang beriman dan ada yang kafir. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan sesungguhnya kami mengetahui, bahwa kami sekali-kali tidak akan dapat melepaskan diri (dari kekuasaan) Allah di muka bumi, dan sekali-kali tidak (pula) dapat melepaskan diri (dari-Nya) dengan lari (12)) yaitu kami mengetahui bahwa kekuasaan Allah itu atas diri kami dan sesungguhnya kami tidak dapat menyelamatkan diri di bumi, sekalipun kami lari dengan sekuat kami.Karena sesungguhnya Dia berkuasa atas kami, tidak ada seorang pun yang dapat menghalangiNya dari kami (Dan sesungguhnya kami tatkala mendengar petunjuk (Al-Qur'an), kami beriman kepadanya) Mereka merasa bangga dengan keimanan mereka, dan hal ini merupakan kebanggaan, kemuliaan yang tinggi, dan sifat baik mereka. Ucapan mereka: (Barang siapa beriman kepada Tuhannya, maka ia tidak takut akan pengurangan pahala dan tidak (takut pula) akan penambahan dosa dan kesalahan) Ibnu Abbas, Qatadah, dan selain keduanya berkata bahwa dia tidak akan merasa takut kebaikannya dikurangi atau dibebankan kepadanya dosa orang lain. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (maka ia tidak khawatir akan perlakuan yang tidak adil (terhadapnya) dan tidak (pula) akan pengurangan haknya) (Surah Thaha: 112) (Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang taat dan ada (pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran) yaitu di antara kami ada orang yang berserah diri dan ada yang melampaui batas dan menyimpang dari kebenaran.Berbeda dengan kata “Al-muqsith” karena itu artinya adil. (Barang siapa yang taat, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus) yaitu, mencari jalan keselamatan untuk mereka (Adapun orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api bagi neraka Jahanam (15)) yaitu bahan bakar yang menambah nyala api menggunakan mereka. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan bahwasanya jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak) (16) Untuk Kami beri cobaan kepada mereka dengan melaluinya) Para mufasir berbeda pendapat tentang makna ayat ini, ada dua pendapat. Salah satunya berkata bahwa seandainya jin yang menyimpang dari kebenaran itu menempuh jalan Islam dan kembali kepada jalan kebenaran serta tetap menempuhnya (benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak)) yaitu banyak, makna yang dimaksud adalah memberinya rezeki.Sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil, dan (Al-Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka) (Surah Al-Maidah: 66) dan (Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi) (Surah Al-A'raf: 96) Dengan demikian,maka firman Allah سبحانه وتعالى: (Untuk Kami beri cobaan kepada mereka dengan melaluinya) maknanya adalah untuk Kami uji mereka dengannya, sebagaimana yang dikatakan Zaid bin Aslam terkait firmanNya (Untuk Kami beri cobaan kepada mereka dengan melaluinya) adalah agar Kami menguji mereka, siapakah di antara mereka yang tetap pada jalan petunjuk, dan siapa di antara mereka yang murtad menuju jalan kesesatan?Qatadah berkata tentang firmanNya: (Dan bahwasanya jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu) yaitu seandainya mereka semuanya beriman, maka Kami luaskan bagi mereka rezeki Kami di dunia, Pendapat kedua tentang firmanNya: (Dan bahwasanya jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu) yaitu jalan kesesatan (benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar) yaitu Kami luaskan rezeki bagi mereka sebagai pembiaran, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka. Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa (44)) (Surah Al-An'am) dan (Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa) (55) Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka?Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar (56)) (Surah Al-Mu’minun) Ini adalah pendapat Abu Mijlaz yaitu Lahiq bin Humaid, karena dia berkata tentang firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan bahwasanya jikalau mereka tetap pada jalan itu) yaitu jalan kesesatannya.Pendapat ini cukup memiliki beberapa pandangan, dan didukung dengan firman Allah سبحانه وتعالى (Untuk Kami beri cobaan kepada mereka dengan melaluinya) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan barang siapa yang berpaling dari peringatan Tuhannya. niscaya akan dimasukkan-Nya ke dalam azab yang amat berat) yaitu azab yang berat, keras, dan menyakitkan. Mujahid berkata tentang firmanNya: (azab yang amat berat) yaitu berat tanpa ada istirahatnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/11454-surat-al-jin-ayat-14.html
Informasi
Surat
الجن (Al-Jinn)
Jin — 28 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
14 dari 28 ayat
Juz
Juz 29
Halaman
Halaman 573
Ruku
Ruku 506
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 115 (229/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-5461 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-72