البقرة (Al-Baqarah)

Per AyatMushaf
وَاتَّقُوْا
dan takutlah
يَوْمًا
suatu hari
لَّا
tidak
تَجْزِيْ
dapat membela
نَفْسٌ
seseorang
عَنْ
dari
نَّفْسٍ
seseorang
شَيْـًٔا
sesuatu/sedikitpun
وَّلَا
dan tidak
يُقْبَلُ
diterima
مِنْهَا
daripadanya
شَفَاعَةٌ
syafa'at
وَّلَا
dan tidak
يُؤْخَذُ
diambil
مِنْهَا
daripadanya
عَدْلٌ
tebusan
وَّلَا
dan tidak
هُمْ
mereka
يُنْصَرُوْنَ
akan ditolong
﴿٤٨﴾
Dan takutlah kamu pada hari, (ketika) tidak seorang pun dapat membela orang lain sedikit pun. Sedangkan syafaat dan tebusan apa pun darinya tidak diterima dan mereka tidak akan ditolong.
55 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Takutlah terhadap hari kiamat suatu hari yang tak seorangpun dapat memberikan manfaat bagi orang lain dan Allah tidak menerima syafaat bagi orang-orang kafir, serta tidak menerima tebusan dari mereka meskipun berupa semua kekayaan yang ada di muka bumi. Pada hari itu tidak ada seorangpun yang memiliki kemampuan untuk maju untuk menolong dan menyelamatkan mereka dari siksaan.

Sumber: https://tafsirweb.com/344-surat-al-baqarah-ayat-48.html

Tafsir as-Sa'di

48. Dan Allah mempertakutkan mereka dengan Hari kiamat, yang “tidak dapat membela, ” pada hari itu, maksudnya tidaklah “seseorang” bisa menolong walaupun dia adalah seorang yang mulia seperti para Nabi dan orang-orang shalih, bagi “orang lain’ walaupun keluarga paling terdekat sekalipun, ”walau sedikitpun, ” tidak besar dan tidak pula kecil. Akan tetapi seorang manusia hanya dapat memanfaatkan perbuatan-perbuatan yang telah dia kerjakan sebelumny. “dan begitu pula tidak diterima darinya,” yaitu dari seseorang, ”syafa’at” bagi seseorang pun tanpa ada izin dari Allah dan keridhaanNya terhadap orang yang diberi syafa’at, dan tidaklah Allah meridhai suatu amal perbuatan kecuali dilakukan karena hanya mengharap ridhaNya dan perbuatan itu sesuai dengan jalan dan sunnah. “Dan tebusan darinya tidak diambil, ” yakni pembayaran tebusan.Dan kalau setiap diri yang zhalim itu mempunyai segala yang ada di bumi ini ditambah yang seperti itu lagi, niscaya mereka tidak akan bisa menebus diri mereka dengannya dari azab Allah. Allah tidaklah menerima itu dari mereka, ”dan tidaklah mereka akan ditolong, ” maksudnya, mereka tidak akan dibela dari ancaman hal-hal yang dibenci, maka Allah menghilangkan segala bentuk bantuan dari makhluk dalam bentuk apapun. firmanNYa, ”seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikit pun, ” adalah dalam mendapatkan manfaat, ”dan tidaklah mereka akan ditolong, ” adalah dalam menghilangkan kemudaratan. Maka peniadaan ini adalah untuk perkara masa yang akan datang bagi orang bersangkutan. “Dan (begitu pula) tidak diterima syafa’at dan tebusan dari padanya.” Ini adalah peniadaan akan manfaat yang diminta kepada orang yang memilikinya dengan suatu kompensasi, seperti dengan tebusan atau selainnya seperti syafa’at.Berdasarkan semua ini wajiblah atas seorang hamba untuk memutuskan ketergantungan hatinya kepada makhluk karena mengetahui bahwasanya makhluk itu tidaklah memiliki manfaat walaupun seberat biji dzarrah, dan agar dia hanya menggantungkan dirinya kepada Allah saja dalam mendapatkan manfaat-manfaat dan menolak mudarat-mudarat, sehingga dia menyembahNya semata, yang tidak ada sekutu bagiNya dan memohon pertolongan hanya kepadaNya dalam beribadah kepadaNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/344-surat-al-baqarah-ayat-48.html

Tafsir Al-Wajiz

Dan waspadalah terhadap siksa hari kiamat, dimana seseorang tidak dapat berbuat apapun untuk yang lainnya, syafaat dari para pemberi syafaat untuk orang-orang yang mati dalam keadaan kafir tidak diterima di sisi Allah, suatu tebusan sebagai ganti dari siksa tidak diterima ketika hari itu dan tidak ada satupun orang yang dapat menolong dan menahan mereka dari siksa Allah سبحانه وتعالى

Sumber: https://tafsirweb.com/344-surat-al-baqarah-ayat-48.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ketika Allah سبحانه وتعالى menyebutkan kepada mereka tentang nikmatNya terlebih dahulu lalu dilanjutkan dengan peringatan berupa amarahNya pada mereka pada hari kiamat. Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman, (Dan jagalah dirimu dari (azab) hari) yaitu hari kiamat (seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun) yaitu seseorang tidak berguna bagi orang lain. Sebagaimana Allah Allah berfirman (dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain) (surah Al-An’am: 164) (Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya (37)) (Surah ‘Abasa), (Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) orang tua tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong orang tuanya sedikitpun) (Surah Luqman: 33) Ini adalah penjelasan yang paling jelas bahwa tidak ada satu pun orang tua dan anaknya yang dapat saling memberi manfaat satu sama lain di hari kiamat.Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan (begitu pula) tidak diterima syafa'at daripadanya) artinya yaitu orang-orang kafir. Sebagaimana firmanNya: (Maka tidak berguna lagi bagi mereka syafa'at dari orang-orang yang memberikan syafa'at (48)) [Surah Al-Muddaththir], dan sebagaimana firmanNya tentang penghuni neraka: (Maka kami tidak mempunyai pemberi syafa'at seorangpun (100) dan tidak pula mempunyai teman yang akrab (101)) [Surah Asy-Syu'ara].Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan tebusan dari padanya) maknanya yaitu tidak akan diterima tebusan dari mereka, sebagaimana firman Allah: (Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati sedang mereka tetap dalam kekafirannya, maka tidaklah akan diterima dari seseorang diantara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan emas (yang sebanyak) itu) [Surah Ali Imran: 91], dan Allah سبحانه وتعالى juga berfirman: (Sesungguhnya orang-orang yang kafir sekiranya mereka mempunyai apa yang dibumi ini seluruhnya dan mempunyai yang sebanyak itu (pula) untuk menebusi diri mereka dengan itu dari azab hari kiamat, niscaya (tebusan itu) tidak akan diterima dari mereka, dan mereka beroleh azab yang pedih.) [Surah Al-Maidah:].Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa jika mereka tidak beriman kepada rasulNya, tidak mengikuti apa yang diutuskan kepadanya, dan tidak memenuhi kewajiban kepada Allah di hari kiamat, maka tidaklah bermanfaat bagi mereka kedekatan dengan kerabat dan tidak pula pertolongan dari seseorang yang memiliki kemuliaan, dan tidak diterima pula suatu tebusan dari mereka walaupun dengan memberikan emas sebanyak isi bumi, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa'at) [Surah Al-Baqarah: 254], dan (pada bari itu tidak ada jual beli dan persahabatan) (Surah Ibrahim: 31) Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan tidaklah mereka akan ditolong) maknanya adalah tidak ada seorang pun yang mau memberi bantuan dan pertolongan kepada mereka dari siksaan Allah, sebagaimana telah disebutkan sebelumnya bahwa tidak bermanfaat bagi mereka kerabat dan orang yang memiliki kemuliaan, serta tidak diterima pula tebusan, Mereka tidak bisa menjadi penolong bagi diri mereka sendiri dan orang lain sebagaimana Allah firman: (maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatanpun dan tidak (pula) seorang penolong) [Surah Ath-Thariq: 11], maknanya yaitu Allah سبحانه وتعالى tidak akan menerima tebusan atau syafaat bagi orang yang kafir.Tidak ada yang dapat menyelamatkan seseorang dari siksaNya, dan tidak ada yang dapat membebaskan diri dari siksaNya, serta tidak ada yang dapat melindunginya dari siksaNya., sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى: (tidak ada yang dapat dilindungi dari (azab)-Nya, jika kamu mengetahui?) [Surah Al-Mu'minun: 88], dan firman-Nya: (Maka pada hari itu tiada seorangpun yang menyiksa seperti siksaNya (25) dan tiada seorangpun yang mengikat seperti ikatan-Nya (26))" [Surah Al-Fajr], ("Kenapa kamu tidak tolong menolong?"(25) Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri (26)) (Surah Ash-Shaffat), dan (Maka mengapa yang mereka sembah selain Allah sebagai Tuhan untuk mendekatkan diri (kepada Allah) tidak dapat menolong mereka.Bahkan tuhan-tuhan itu telah lenyap dari mereka? Itulah akibat kebohongan mereka dan apa yang dahulu mereka ada-adakan (28) …. ) (Surah Al-Ahqaf) Ibnu Jarir berkata bahwa tafsir firman Allah سبحانه وتعالى : (dan tidaklah mereka akan ditolong) yaitu bahwa sesungguhnya pada hari itu, tidak ada yang akan membantu mereka, seperti tidak ada yang akan memberi syafaat bagi mereka, tidak diterima tebusan dari mereka dan tidak juga ganti rugi.Pada saat itu, keberpihakan tidak berlaku lagi dan tidak pula suap dan syafaat berlaku. Serta tolong-menolong menjadi tidak berguna. Hukuman akan ditegakkan dengan adil oleh Allah Yang Maha Perkasa, di mana pemberi syafaat dan penolong tidak akan berpengaruh bagiNya.Setiap perbuatan buruk akan dibalas sebanding dengannya, dan setiap kebaikan akan diberi balasan berlipat ganda. Hal ini sesuai dengan firman Allah سبحانه وتعالى (Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya (24) "Kenapa kamu tidak tolong menolong? (25) Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri (26)) [Ash-Shaffat]

Sumber: https://tafsirweb.com/344-surat-al-baqarah-ayat-48.html

Informasi

Surat

البقرة (Al-Baqarah)

Sapi — 286 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

48 dari 286 ayat

Juz

Juz 1

Halaman

Halaman 7

Ruku

Ruku 7

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 2 (3/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-55 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-2