الانسان (Al-Insan)

Per AyatMushaf
وَاذْكُرِ
dan ingatlah/sebutlah
اسْمَ
nama
رَبِّكَ
Tuhanmu
بُكْرَةً
di waktu pagi
وَّاَصِيْلًاۚ
dan petang
﴿٢٥﴾
Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang.
5616 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

24-25. Maka bersabarlah dalam menerima keputusan Tuhanmu yang merupakan takdirNya dan hukumNya yang merupakan agama, serta berjalanlah di atasnya. Jangan taati orang-orang musyrik yang tenggelam dalam hawa nafsu atau terbenam dalam kekafiran dan kesesatan.Teruslah berdzikir menyebut Nama Tuhanmu dan berdoa kepadaNya di pagi dan sore hari.

Sumber: https://tafsirweb.com/11753-surat-al-insan-ayat-25.html

Tafsir as-Sa'di

25. Karena sabar amat membantu dalam menunaikan ketaatan dan memperbanyak berdzikir (mengingat dan menyebut Allah), Allah memerintahkan hal itu seraya berfirman, “Dan sebutlah nama Rabbmu pada (waktu) pagi dan petang,” yakni, dipermulaan dan di akhir siang, termasuk di dalamnya shalat-shalat wajib dan shalat-shalat pengiring, berupa shalat sunnah, dzikir, tasbih, tahlil, dan takbir di waktu-waktu tersebut.

Sumber: https://tafsirweb.com/11753-surat-al-insan-ayat-25.html

Tafsir Al-Wajiz

25. Istiqamahlah menyebut nama Tuhanmu di awal waktu siang dan akhirnya. Pada waktu shalat shubuh, dhuhur dan ashar

Sumber: https://tafsirweb.com/11753-surat-al-insan-ayat-25.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 23-31 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya menyebutkan karuniaNya kepada RasulNya melalui Al-Qur'an yang telah Dia turunkan kepadanya: (Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu) yaitu, sebagaimana Aku memuliakanmu dengan apa yang Aku turunkan kepadamu, maka bersabarlah dalam menghadapi ketetapan dan takdirNya, dan ketahuilah bahwa Dia akan mengaturmu dengan pengaturan yang paling baik (dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antara mereka) yaitu janganlah menaati orang-orang kafir dan orang-orang munafik, karena mereka ingin menghalang-halangi penyampaian apa yang diturunkan kepadamu. Tetapi sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, dan bertawakallah kepada Allah, karena sesungguhnya Allah akan memeliharamu dari gangguan manusia. Kata “Al-Atsim” yaitu orang yang durhaka dalam perbuatannya, dan “Al-kafur” artinya orang yang kafir hatinya (Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang (25)) yaitu di permulaan dan penghujung siang hari (Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari (26)) sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Dan pada sebagian malam hari salat tahajudlah sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji (79)) (Surah Al-Isra’) dan (Hai orang yang berselimut (Muhammad) (1) bangunlah (untuk salat) di malam hari, kecuali sedikit (darinya) (2) (yaitu) pada seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit (3) atau lebih dari seperdua itu, Dan bacalah Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan (4)) (Surah Al-Muzzammil) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengingkari orang-orang kafir dan orang-orang yang menyerupai mereka dalam mencintai dan mengejar dunia serta meninggalkan akhirat di belakang mereka tanpa mempedulikannya (Sesungguhnya mereka (orang kafir) menyukai kehidupan dunia dan mereka tidak mempedulikan kesudahan mereka, pada hari yang berat (hari akhirat) (27)) yaitu, hari kiamat.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kami telah menciptakan mereka dan menguatkan persendian tubuh mereka) Mujahid dan lainnya berkata yaitu menciptakan mereka (apabila Kami menghendaki, Kami sungguh-sungguh mengganti (mereka) dengan orang-orang yang serupa dengan mereka) yaitu jika Kami menghendaki, Kami bangkitkan mereka pada hari kiamat dan Kami ganti mereka dengan mengembalikan mereka dalam ciptaan yang baru. Ini merupakan dalil hari kebangkitan dengan penyebutan penciptaan yang pertama. Ibnu Zaid dan Ibnu Jarir berkata tentang firman Allah سبحانه وتعالى: (apabila Kami menghendaki, Kami sungguh-sungguh mengganti (mereka) dengan orang-orang yang serupa dengan mereka) yaitu jika Kami menghendaki, maka Kami mengganti mereka dengan kaum selain mereka, sebagaimana firmanNya: (Jika Allah menghendaki, niscaya Dia musnahkan kamu wahai manusia, dan Dia datangkan umat yang lain (sebagai penggantimu).Dan adalah Allah Maha Kuasa berbuat demikian (133)) (Surah An-Nisa’) dan (Jika Dia menghendaki, niscaya Dia membinasakan kamu dan mengganti(mu) dengan makhluk yang baru (19) dan yang demikian itu sekali-kali tidak sulit bagi Allah (20)) (Surah Ibrahim) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya (ayat-ayat) ini adalah suatu peringatan) yaitu, surah ini adalah peringatan (maka barang siapa menghendaki (kebaikan bagi dirinya), niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya) yaitu jalan Tuhannya.Barang siapa yang menghendaki, maka dia mengambil petunjuk dari Al-Qur'an. Sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Apakah kemudaratannya bagi mereka, kalau mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian) (Surah An-Nisa: 39).Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali bila dikehendaki Allah) yaitu tidak ada seorang pun yang mampu memberi petunjuk kepada dirinya, tidak ada mampu memasukkan keimanan ke dalam hatinya, dan tidak ada yang mampu memberikan manfaat bagi dirinya (kecuali bila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana) Maha Mengetahui siapa saja yang berhak mendapat petunjuk, lalu dia memudahkan petunjuk itu baginya dan melancarkan baginya sebab-sebab menuju kepadanya, dan siapa saja yang berhak mendapat kesesatan, maka Dia memalingkannya dari jalan petunjuk. bagiNya hikmah yang jelas dan hujjah yang pasti, Oleh karena itu Allah berfirman: (Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dia memasukkan siapa yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya (surga).Dan bagi orang-orang zalim disediakan-Nya azab yang pedih (31)) yaitu Dia memberi petunjuk kepada siapa saja yang DIa kehendaki, dan Dia menyesatkan siapa saja yang Dia kehendaki. Maka barang siapa yang Dia beri petunjuk, maka tidak ada seorangpun yang dapat menyesatkannya; dan barang siapa yang Dia sesatkan, maka tidak ada seorang pun yang dapat memberinya petunjuk

Sumber: https://tafsirweb.com/11753-surat-al-insan-ayat-25.html

Informasi

Surat

الانسان (Al-Insan)

Manusia — 31 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

25 dari 31 ayat

Juz

Juz 29

Halaman

Halaman 579

Ruku

Ruku 515

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 116 (232/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-5616 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-76