الانفطار (Al-Infitar)
Per AyatMushaf
وَاِذَا
dan apabila
الْقُبُوْرُ
kuburan-kuburan
بُعْثِرَتْۙ
di bongkar
﴿٤﴾
dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,
5833 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
1-5. Apabila langit pecah dan tatanannya rusak. Dan apabila bintang-bintang berjatuhan.Dan apabila lautan, Allah menghantamkan sebagian darinya dengan sebagian lainnya sehingga airnya lenyap, Dan apabila kuburan-kuburan dibalik dengan di bangkitkannya penghuninya, Saat itu setiap jiwa mengetahui seluruh amalnya,apa yang dia kerjakan dan apa yang dia lakukan, semuanya akan di balas.
Sumber: https://tafsirweb.com/12218-surat-al-infitar-ayat-4.html
Tafsir as-Sa'di
Ayat 1-5 Maksudnya, bila langit runtuh dan terbelah, bintang-bintangnya berhamburan, hilang keindahannya, laut-laut meluap hingga menjadi satu lautan, kuburan terbongkar mengeluarkan semua mayat yang ada di dalamnya untuk dikumpulkan di tempat pemberhentian di hadapan Allah untuk pembalasan amal perbuatan, pada hari itu penutup tersingkap, sesuatu yang samar menjadi nyata, dan setiap jiwa mengetahui setiap keberuntungan atau kerugian yang menyertainya. Di sana, orang zhalim menggigit jari pada saat melihat perbuatan yang telah dilakukannya dan yakin akan mendapatkan kesengsaraan abadi dan siksaan selamanya. Di sana, (sebaliknya) orang bertakwa yang melakukan amal baik mendapatkan kemenangan besar, kenikmatan abadi, dan selamat dari siksaan Neraka Jahim.
Sumber: https://tafsirweb.com/12218-surat-al-infitar-ayat-4.html
Tafsir Al-Wajiz
3-4. Apabila laut telah meluap dan hilang pembatas-pembatasnya sehingga menjadi satu laut. Apabila kubur telah dibongkar untuk mengeluarkan dan membangkitkan penghuninya
Sumber: https://tafsirweb.com/12218-surat-al-infitar-ayat-4.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 1-12 Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Apabila langit terbelah (1)) yaitu terbelah sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Langit (pun) menjadi pecah belah pada hari itu karena Allah) (Surah Al-Muzzammil: 18) (dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan (2)) yaitu, jatuh berguguran (dan apabila lautan dijadikan meluap (3)) lbnu Abbas berkata bahwa Allah meluapkan sebagian darinya dengan sebagian lain. (dan apabila kuburan-kuburan dibongkar (4)) Ibnu Abbas berkata yaitu dibongkar (maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya (5)) yaitu apabila mengetahui ini dan mendapatkan itu Firman Allah سبحانه وتعالى: (Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah (6)) Ini merupakan ancaman, tidak sebagaimana yang dikatakan sebagian orang yang berkata bahwa kalimat ini adalah kata tanya yang mengantarkan kepada jawaban, dimana Allah menanyakan demikian sehingga ada seseorang dari juru bicara mereka menjawab,'"dia terperdaya oleh kemurahanNya" Tidaklah demikian. melainkan makna yang dimaksud adalah "Apakah yang memperdayakanmu terhadap Tuhanmu yang Maha Mulia yaitu Maha Agung sehingga kamu berani berbuat durhaka kepadaNya, dan kamu membalas karuniaNya dengan perbuatan yang tidak layak terhadapNya" Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits,”Allah سبحانه وتعالى berfirman pada hari kiamat,"Wahai anak cucu Adam, apakah yang telah memperdayakanmu terhadapKu?Wahai anak Adam, bagaimanakah jawabanmu terhadap para rasul?” Firman Allah سبحانه وتعالى: (Yang telah menciptakan kamu, lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang (7)) yaitu apakah yang memperdayakan kamu terhadap Tuhanmu yang Maha Mulia (Yang telah menciptakan kamu, lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang (7)) yaitu menjadikanmu sempurna, tegak mempunyai tinggi yang seimbang dengan bentuk yang paling baik dan paling rapi. Firman Allah سبحانه وتعالى: (dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu (8)) Mujahid berkata bahwa makna yang dimaksud adalah seperti dengan ayah, ibu, atau paman dari jalur ibu atau paman dari jalur ayah. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Bukan hanya durhaka saja, bahkan kamu mendustakan hari pembalasan (9)) yaitu sesungguhnya yang mendorong kalian berani menantang Tuhan Yang Maha Pemurah dan membalasNya dengan perbuatan-perbuatan durhaka itu karena hati kalian mendustakan hari kebangkitan, hari pembalasan, dan hari penghisaban.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Padahal sesungguhnya bagi kalian ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaan kalian) (10) yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaan itu) (11) mereka mengetahui apa yang kalian kerjakan (12)) yaitu, sesungguhnya pada kalian ada para malaikat yang mulia-mulia yang mencatat amal perbuatan. Maka janganlah kalian menghadapi mereka dengan amal keburukan, karena sesungguhnya mereka mencatat semua amal perbuatan kalian.
Sumber: https://tafsirweb.com/12218-surat-al-infitar-ayat-4.html
Informasi
Surat
الانفطار (Al-Infitar)
Terbelah — 19 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
4 dari 19 ayat
Juz
Juz 30
Halaman
Halaman 587
Ruku
Ruku 524
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 118 (235/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-5833 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-82