البروج (Al-Buruj)

Per AyatMushaf
اِنَّ
sesungguhnya
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
فَتَنُوا
mereka (menfitnah)
الْمُؤْمِنِيْنَ
orang-orang mu'min (beriman) laki-laki
وَالْمُؤْمِنٰتِ
orang-orang mu'min (beriman) perempuan
ثُمَّ
kemudian
لَمْ
tidak
يَتُوْبُوْا
bertaubat
فَلَهُمْ
maka mereka
عَذَابُ
siksa/azab
جَهَنَّمَ
neraka jahanam
وَلَهُمْ
dan bagi mereka
عَذَابُ
siksa/azab
الْحَرِيْقِۗ
membakar
﴿١٠﴾
Sungguh, orang-orang yang mendatangkan cobaan (bencana, membunuh, menyiksa) kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan lalu mereka tidak bertobat, maka mereka akan mendapat azab Jahanam dan mereka akan mendapat azab (neraka) yang membakar.
5919 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya orang-orang yang membakar orang-orang yang beriman, laki laki dan perempuan, agar mereka bisa memalingkan orang-orang beriman itu dari agama Allah kemudian mereka tidak bertaubat,bagi mereka diakhirat azab jahanam,bagi mereka azab yang berat dan membakar.

Sumber: https://tafsirweb.com/12478-surat-al-buruj-ayat-10.html

Tafsir as-Sa'di

Ayat 10 Kemudian Allah memberi janji serta menawarkan taubat pada mereka seraya berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang Mukmin lakl-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab Jahanam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar,” yakni, siksaan dahsyat yang membakar. Al-Hasan berkata, “Perhatikanlah kemuliaan dan kedermawanan ini, meraka membunuh para kekasihNya dan orang-orang yang taat kepadaNya, tapi Allah tetap menyeru mereka untuk bertaubat.”

Sumber: https://tafsirweb.com/12478-surat-al-buruj-ayat-10.html

Tafsir Al-Wajiz

10. Sesungguhnya orang-orang yang menyiksa orang-orang yang beriman dengan siksaan dan membakarnya agar mereka mau meninggalkan agama mereka. Mereka-pun tidak mau bertobat atas kesalahan mereka, akan mendapatkan azab neraka Jahannam atas kekufuran mereka dan perbuatan mereka yang membakar orang-orang mukmin.

Sumber: https://tafsirweb.com/12478-surat-al-buruj-ayat-10.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 1-10 Allah سبحانه وتعالى bersumpah dengan menyebut langit dan gugusan-gugusannya, yaitu bintang-bintang yang besar. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam firmanNya سبحانه وتعالى: (Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya. (Al-Furqan: 61) Mujahid dan Qatadah berkata bahwa Al-Buruj adalah bintang-bintang. Ibnu Jarir memilih pendapat bahwa makna yang dimaksud adalah manzilah-manzilah matahari dan bulan, yaitu dua belas buruj; matahari menempuh setiap manzilah itu selama satu bulan, sedangkan bulan menempuh setiap manzilah selama dua sepertiga hari, yaitu dua puluh delapan malam, sedangkan yang dua malamnya bulan bersembunyi.Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dia berkata tentang ayat ini (dan yang menyaksikan dan yang disaksikan (3)) dia berkata bahwa yang menyaksikan adalah hari Jumat, dan yang disaksikan adalah hari ‘arafah, hari yang dijanjikan yaitu hari kiamat Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa hari yang dijanjikan itu adalah hari kiamat. Demikian juga dikatakan Qatadah, dan Ibnu Zaid, tetapi aku tidak melihat mereka berbeda pendapat tentangnya. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa yang menyaksikan adalah Allah dan yang disaksikan adalah hari kiamat Kebanyakan ulama berkata bahwa yang menyaksikan adalah hari Jumat dan yang disaksikan adalah hari 'Arafah.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit (4)) yaitu terkutuklah para pembuat parit itu. “Ukhdud” bentuk jamaknya adalah “Akhadid”. yaitu galian. Ini adalah pemberitahuan tentang kaum yang kafir yang sengaja menangkap orang-orang yang beriman kepada Allah yang ada di kalangan mereka; mereka memaksa orang-orang mukmin itu untuk murtad dari agama mereka, tetapi orang-orang mukmin menolaknya. Lalu kaum kafir itu membuat suatu galian untuk orang-orang mukmin itu, kemudian mereka menyalakan di dalamnya api yang besar, dan mereka menyediakan kayu bakar yang cukup untuk membuat api itu tetap bergejolak.Kemudian mereka membawa orang-orang mukmin yang mereka itu ke dekat galian, lalu mereka melemparkan orang-orang mukmin itu ke dalamnya. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit (4) yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar (5) ketika mereka duduk di sekitarnya (6) sedangkan mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman (7)) yaitu mereka menyaksikan apa yang dilakukan terhadap orang-orang mukmin itu. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji (8)) yaitu Orang-orang mukmin itu tidak mempunyai salah terhadap mereka kecuali hanya karena keimanan mereka kepada Allah yang Maha Perkasa yang tidak akan tersia-siakan orang yang berlindung di bawah naunganNya yang sangat kokoh, dan Maha Terpuji dalam firman, perbuatan. syariat dan takdirNya.Sekalipun Dia menakdirkan atas hamba-hambaNya yang beriman itu di bawah kekuasaan orang-orang kafir, maka Dia tetap Maha Perkasa lagi Maha Terpuji, walaupun penyebab hal itu tidak diketahui oleh kebanyakan orang. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi) Termasuk sifat Allah yang sempurna adalah Maha Merajai semua langit, bumi dan semua yang ada di dalam dan di antara keduanya (dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu) yaitu tidak ada sesuatu pun yang tidak kelihatan bagiNya di langit dan bumi, dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi dariNya. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang yang mukmin laki-laki dan perempuan) yaitu yang membakar mereka, pendapat itu dikatakan Mujahid dan Qatadah (kemudian mereka tidak bertaubat) yaitu tidak mau menghentikan apa yang mereka lakukan dan tidak menyesali apa yang telah mereka lakukan (maka bagi mereka azab Jahanam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar) Demikian itu karena pembalasan itu sesuai jenis perbuatannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/12478-surat-al-buruj-ayat-10.html

Informasi

Surat

البروج (Al-Buruj)

Gugusan Bintang — 22 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

10 dari 22 ayat

Juz

Juz 30

Halaman

Halaman 590

Ruku

Ruku 527

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 118 (236/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-5919 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-85