البروج (Al-Buruj)

Per AyatMushaf
فِرْعَوْنَ
Fir'aun
وَثَمُوْدَۗ
dan Samud
﴿١٨﴾
(yaitu) Fir‘aun dan Samud?
5927 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

17-22. Apakah kamu sudah mendengar (wahai rasul), kabar orang orang kafir yang mendustakan nabi nabi mereka? Yaitu Fir’aun dan Tsamud dan azab serta hukuman yang menimpa mereka,tetapi mereka tidak mengambil pelajaran darinya, Sebaliknya orang orang kafir itu selalu dalam pendustaan secara berkesinambungan, seperti itulah orang-orang sebelum mereka.Allah meliputi mereka secara pengetahuan dan kekuasaan, tidak ada yang samar bagiNYA dari amal perbuatan mereka sedikitpun. Dan al-Qur’an bukan sebagaimana yang diklaim oleh orang-orang musyrik bahwa ia adalah syair dan sihir, lalu mereka mendustakannya, sebaliknya ia adalah al-qur’an yang agung lagi mulia, Di lauhil mahfuzh, tidak tersentuh perubahan dan penyelewengan.

Sumber: https://tafsirweb.com/12486-surat-al-buruj-ayat-18.html

Tafsir as-Sa'di

Ayat 17-18 Kemudian Allah menyebutkan sebagian perbuatanNya yang menunjukkan kebenaran risalah yang dibawa oleh para rasulNya seraya berfirman, “Sudahkah datang kepadamu berita kaum-kaum penentang, (yaitu kaum) Fir’aun dan (kaum) Tsamud,” dan bagaimana mereka mendustakan para rasul? Allah menjadikan mereka dalam golongan orang-orang yang dibinasakan.

Sumber: https://tafsirweb.com/12486-surat-al-buruj-ayat-18.html

Tafsir Al-Wajiz

18. Mereka adalah tentara yang memerangi para rasul, mereka adalah tentara Fir’aun dan pengikutnya di Mesir. Juga kaum Tsamud kaum nabi Sholih.Maksudnya adalah untuk mengambil pelajaran dari apa yang terjadi atas kekufuran dan pembangkangan mereka., yang pada akhirnya mereka ditimpa azab

Sumber: https://tafsirweb.com/12486-surat-al-buruj-ayat-18.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 11-22 Allah سبحانه وتعالى berfirman tentang para hambaNya yang beriman, bahwa: (bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai) berbeda dengan apa yang Dia sediakan bagi musuh-musuhNya, yaitu api yang membakar dan neraka Jahim; Oleh karena itu Allah berfirman: (itulah keberuntungan yang besar) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras (12)) yaitu, sesungguhnya azab dan pembalasanNya terhadap musuh-musuhNya yang telah mendustakan para rasulNya dan menentang perintahNya benar-benar keras, besar. dan kuat, karena sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى memiliki kekuatan Yang Maha Kokoh, yang segala sesuatu yang Dia kehendaki pasti terjadi sesuai dengan kehendakNya dalam sekejap atau lebih cepat.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya Dialah yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali). (13)) yaitu kekuatan dan kekuasaanNya yang sempurna dapat menciptakan makhluk dan menghidupkannya kembali sebagaimana Dia memuai penciptaannya. tanpa ada yang dapat menghalangi atau mencegahNya (Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih (14)) Dia mengampuni dosa orang yang bertaubat dan tunduk kepadaNya bagaimanapun dosanya. Dan (al-wadud) menurut Ibnu Abbas dan lainnya adalah Maha Pengasih. (Yang mempunyai 'Aray) yaitu pemilik 'Arsy yang agung dan tinggi di atas semua makhluk. Dan (al-majid) itu ada dua bacaan, yaitu rafa karena menjadi sifat dari “Ar-Rabb”; dan jar karena menjadi sifat dari 'Arsy.Keduanya maknanya benar. (Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendakiNya (16)) yaitu, apa pun yang hendak Dia lakukan tidak ada yang mencegah keputusanNya; dan tidak ada yang menanyakan apa yang Dia perbuat karena keagungan, keperkasaan, kebijaksanaan, dan keadilanNya. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sudahkah datang kepadamu berita kaum-kaum penentang (17) (yaitu kaum) Fira'un dan (kaum) Tsamud? (18)) yaitu apakah kamu pernah mendengar pembalasan yang ditimpakan Allah kepada mereka dan azab yang Dia turunkan kepada mereka tanpa ada seorang pun yang dapat menolaknya dari mereka? Hal ini merupakan penegasan dari firmanNya: (Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras (12)) yaitu Jika Dia menghukum orang zalim, maka Dia menghukumnya dengan hukuman yang pedih dan keras, layaknya hukuman dari Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya orang-orang kafir selalu mendustakan (19)) yaitu mereka selalu berada dalam keraguan, kebimbangan, kekafiran, dan keingkaran (padahal Allah mengepung mereka dari belakang mereka (20)) yaitu Dia berkuasa dan mengalahkan mereka, serta mereka tidak luput dariNya dan tidak dapat melemahkanNya (Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al-Qur'an yang mulia (21)) yaitu yang agung dan mulia (yang (tersimpan) dalam Lauhil Mahfuz (22)) yaitu, Al-Qur'an itu di kalangan para malaikat terpelihara dari penambahan, pengurangan, penyimpangan, dan perubahan.

Sumber: https://tafsirweb.com/12486-surat-al-buruj-ayat-18.html

Informasi

Surat

البروج (Al-Buruj)

Gugusan Bintang — 22 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

18 dari 22 ayat

Juz

Juz 30

Halaman

Halaman 590

Ruku

Ruku 527

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 118 (236/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-5927 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-85