الاعلى (Al-A'la)
Per AyatMushaf
بَلْ
bahkan/tetapi
تُؤْثِرُوْنَ
kamu memilih
الْحَيٰوةَ
kehidupan
الدُّنْيَاۖ
dunia
﴿١٦﴾
Sedangkan kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan dunia,
5964 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya kalian (wahai manusia), mementingkan perhiasan dunia atas kenikmatan akhirat.
Sumber: https://tafsirweb.com/12562-surat-al-ala-ayat-16.html
Tafsir as-Sa'di
Ayat 16-17 “Tetapi kamu (0rang-orang) kafir memilih kehidupan duniawi,” artinya, kalian lebih mengedepankan dunia daripada kehidupan akhirat dan kalian lebih memilih nikmatnya yang lusuh dan kotor serta fana melebihi akhirat. “Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik,” lebih baik dari dunia dalam segala sifat yang diinginkan, “dan lebih kekal,” karena akhirat adalah negri ke abadian, kekekalan, dan kesucian, sedangkan dunia adalah negri yang fana. Orang Mukmin yang berakal tidak akan memilh sesuatu yang lebih jelek dari sesuatu yang lebih baik dan tidak menukar kenikmatan sesaat dengan kenikmatan abadi. Karen itu, cinta terhadap dunia dan lebih dikedepankan melebihi akhirat merupakan induk segala kesalahan.
Sumber: https://tafsirweb.com/12562-surat-al-ala-ayat-16.html
Tafsir Al-Wajiz
16. Wahai manusia, namun nyatanya kalian lebih memilih kenikmatan dunia yang hanya sementara dan fana, daripada kehidupan akhirat yang lebih kekal.
Sumber: https://tafsirweb.com/12562-surat-al-ala-ayat-16.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 14-19 Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman) (14)) yaitu menyucikan dirinya dari akhlak-akhlak yang rendah dan mengikuti apa yang diturunkan Allah سبحانه وتعالى kepada RasulNya ﷺ (dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia shalat (15)) yaitu mendirikan shalat tepat pada waktunya karena mengharapkan ridha Allah dan taat kepada perintahNya serta menunaikan syariatNya. Qatadah berkata tentang ayat ini: (Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman) (14) dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia shalat (15)) yaitu mengeluarkan zakat untuk hartanya dan membuat ridha Penciptanya. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan dunia (16)) yaitu kalian mendahulukannya daripada perkara akhirat, dan kalian menonjolkannya karena di dalamnya terdapat kemanfaatan dan kebaikan dalam penghidupan kalian (Sedangkan kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal (17)) yaitu pahala Allah di negeri akhirat lebih baik dan lebih kekal daripada dunia, karena sesungguhnya dunia itu pasti lenyap dan fana, sedangkan kehidupan akhirat itu mulia dan kekal.Maka bagaimana orang yang berakal bisa lebih memilih hal yang fana atas hal yang kekal, dan lebih mementingkan hal yang cepat lenyapnya serta berpaling dari memperhatikan negeri yang kekal? Ibnu Jarir memilih pendapat yang mengatakan bahwa makna yang dimaksud dengan firmanNya, (Inna haza) itu ditujukan kepada firmanNya: (Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman) (14) dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia shalat (15) Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan dunia (16) Sedangkan kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal (17)) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya ini) yaitu yang terkandung dari ayat itu. (benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu (18) (yaitu) kitab-kitab Ibrahim dan Musa (19)) Apa yang dipilih Ibnu Jarir ini baik dan kuat. Telah diriwayatkan juga hal yang serupa dari Qatadah dan Ibnu Zaid.
Sumber: https://tafsirweb.com/12562-surat-al-ala-ayat-16.html
Informasi
Surat
الاعلى (Al-A'la)
Maha Tinggi — 19 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
16 dari 19 ayat
Juz
Juz 30
Halaman
Halaman 592
Ruku
Ruku 529
Manzil
Manzil 7
Hizb
Hizb 119 (237/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-5964 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-87