اللهب (Al-Lahab)

Per AyatMushaf
تَبَّتْ
binasalah
يَدَآ
kedua tangan
اَبِيْ
Abu
لَهَبٍ
Lahab
وَّتَبَّۗ
sebenar-benar binasa
﴿١﴾
Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia!
6217 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Merugilah kedua tangan Abu Lahab dan sengsara, karena dia telah menyakiti Rasulullah sholallohu alaihi wasallam. Sungguh kerugian Abu Lahab telah terwujud.

Sumber: https://tafsirweb.com/13094-surat-al-lahab-ayat-1.html

Tafsir as-Sa'di

Abu lahab adalah paman Nabi. Ia amat memusuhi dan menyakiti beliau. Ia tidak memiliki adan tidak memiliki semangat kekerabatan.Semoga Allah memberinya balasan buruk. Karena itu Allah amat mencelanya yang merupakan kehinaan baginya hingga Hari Kiamat seraya berfirman, “Binasalah kedua tangan Abu Lahab,” yakni rugi dan celakalah kedua tangannya, “Dan sungguh dia akan binasa,” sehingga ia tidak akan beruntung.

Sumber: https://tafsirweb.com/13094-surat-al-lahab-ayat-1.html

Tafsir Al-Wajiz

1. Hancur dan merugilah Abu Lahab (yaitu Abu Al-Uzza bin Abdul Muthallib, paman Nabi ﷺ, namun dia adalah orang yang paling memusuhinya), maka sungguh merugilah dia. Ini adalah berita untuknya.Abu Lahab adalah julukan baginya karena saking merahnya wajahnya, julukan ini disebutkan untuk mengolok-olok dia. Kalimat pertama adalah doa yang abadi untuk Abu Lahab sampai hari kiamat. Ditetapkan dalam dua hadits shahih dan lainnya bahwa sesungguhnya Nabi ﷺ saat mengajak kaumnya di bukit Shafa untuk masuk Islam, Abu Lahab berkata:”Cih, apakah kamu mengumpulkan kami kecuali hanya untuk ini?” kemuidian turunlah surah ini.

Sumber: https://tafsirweb.com/13094-surat-al-lahab-ayat-1.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 1-5 Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi ﷺ keluar menuju ke lembah Batha, lalu menaiki bukit dan berseru,"Awas ada musuh di pagi hari!" Maka orang-orang Quraisy berkumpul kepadanya dan beliau bersabda: "Bagaimanakah pendapat kalian jika aku sampaikan berita kepada kalian bahwa musuh akan datang menyerang kalian di pagi atau petang hari, apakah kalian akan percaya kepadaku?” Mereka menjawab, "Ya” Nabi ﷺ bersabda, "Maka sesungguhnya aku memperingatkan kepada kalian akan datangnya azab yang keras” Maka Abu Lahab berkata, "Celakalah kamu ini, apakah karena ini kamu mengumpulkan kami?" Maka Allah سبحانه وتعالى menurunkan firmanNya: (Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa (1)) sampai akhir surat Pendapat pertama adalah kutukan terhadapnya, sedangkan yang kedua menunjukkan pemberitahuan tentangnya. Abu Lahab adalah salah seorang paman Rasulullah ﷺ, namanya adalah Abdul Uzza bin Abdul Muthalib, dan gelarnya adalah Abu Utbah. Sesungguhnya dia dijuluki Abu Lahab hanya karena wajahnya yang cerah.Dia adalah orang yang banyak menyakiti Rasulullah ﷺ, sangat membenci, meremehkan, dan memojokkan beliau dan agama beliau. Firman Allah سبحانه وتعالى (Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa (1)) yaitu merugi, kecewa, dan sia-sialah amal perbuatan dan usahanya (dan sesungguhnya dia akan binasa) yaitu sesungguhnya dia celaka dan telah nyata merugi dan binasa. Firman Allah: (Tidaklah berfaedah kepadanya harta benda dan apa yang ia usahakan (2)) Ibnu Abbas dan lainnya berkata tentang firmanNya: (dan apa yang ia usahakan) yaitu, anaknya.Diriwayatkan hal yang semisal dari Aisyah, Mujahid, ‘Atha’, Al-Hasan, dan Ibnu Sirin. Firman Allah: (Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (3)) yaitu neraka yang apinya bergejolak, menyala dahsyat, dan sangat membakar (Dan (begitu pula) istrinya pembawa kayu bakar (4)) Istrinya dari kalangan pemimpin wanita Quraisy yaitu Ummu Jamil. Nama aslinya adalah Arwah binti Harb bin Umayyah, saudara perempuan Abu Sufyan.Dia membantu suaminya dalam kekafiran dan keingkaran. Oleh karena itu pada hari kiamat dia menjadi pembantu yang mengazabnya di neraka Jahanam. Oleh karena itu Allah berfirman: (pembawa kayu bakar (4) yang di lehernya ada tali dari sabut (5)) yaitu memanggul kayu bakar, lalu melemparkannya kepada suaminya untuk menambah api yang membakarnya.Istrinya diciptakan untuk itu dan disediakan untuk membantu mengazabnya. (Yang di lehernya ada tali dari sabut (5)) Mujahid dan Urwah berkata bahwa maknanya adalah berupa api neraka. Diriwayatkan dari Mujahid, Qatadah, dan As-Suddi tentang firmanNya: (pembawa kayu bakar) yaitu istrinya gemar berjalan menghamburkan hasutan. Pendapat yang benar adalah yang pertama; hanya Allah yang lebih Mengetahui.

Sumber: https://tafsirweb.com/13094-surat-al-lahab-ayat-1.html

Informasi

Surat

اللهب (Al-Lahab)

Api Yang Bergejolak — 5 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

1 dari 5 ayat

Juz

Juz 30

Halaman

Halaman 603

Ruku

Ruku 553

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 120 (240/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-6217 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-111