الفلق (Al-Falaq)

Per AyatMushaf
مِنْ
dari
شَرِّ
kejahatan
مَا
apa
خَلَقَۙ
Dia ciptakan
﴿٢﴾
dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,
6227 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dari keburukan seluruh makhluk dan gangguan mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/13131-surat-al-falaq-ayat-2.html

Tafsir as-Sa'di

2. “Dari kejahatan makhlukNya.” Ini mencakup seluruh makhluk Allah, baik manusia, jin maupun binatang. Maka memohon perlindungan haruslah kepada Penciptanya dari keburukan yang ada padanya.

Sumber: https://tafsirweb.com/13131-surat-al-falaq-ayat-2.html

Tafsir Al-Wajiz

2. Aku berlindung kepada Allah dari keburukan makhluk-makhlukNya

Sumber: https://tafsirweb.com/13131-surat-al-falaq-ayat-2.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 1-5 Diriwayatkan dari Jabir, dia berkata bahwa Al-falaq adalah subuh. Qatadah, Muhammad bin Ka'b Al-Qurazi, dan Ibnu Zaid berkata demikian Al-Qurazi. Ibnu Zaid, dan Ibnu Jarir berkata bahwa itu sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Dia menyingsingkan pagi) (Surah Al-An'am: 96) Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya, (Al-falaq) yaitu makhluk.Ibnu Jarir berkata bahwa yang benar adalah pendapat yang pertama, yaitu bahwa “al-falaq” adalah subuh. Pendapat inilah yang benar dan dipilih Imam Bukhari dalam kitab shahihnya. Firman Allah: (dari kejahatan makhlukNya (2)) yaitu dari kejahatan semua makhluk. (dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita (3)) Mujahid berkata bahwa makna yang dimaksud adalah jika matahari telah tenggelam.Pendapat ini diriwayatkan Imam Bukhari dari Mujahid. Hal yang sama telah diriwayatkan Ibnu Abu Najih dari Mujahid. Demikian juga dikatakan Ibnu Abbas, Al-Hasan, dan Qatadah, bahwa sesungguhnya maknanya adalah malam hari ketika datang dengan kegelapan.Az-Zuhri berkata tentang firmanNya: (dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita (3)) yaitu matahari apabila tenggelam. Ibnu Jarir berkata, ulama lainnya berkata bahwa makna yang dimaksud adalah bulan. Saya berkata bahwa yang dijadikan pegangan oleh orang-orang yang berpendapat demikian adalah apa yang telah diriwayatkan Imam Ahmad.Diriwayatkan dari Abu Salamah, dia berkata,” Aisyah berkata,” Rasulullah ﷺ memegang tanganku, lalu memperlihatkan kepadaku bulan saat terbitnya, kemudian beliau ﷺ bersabda,”Mohonlah perlindungan kepada Allah dari kejahatan bulan ini ketika telah tenggelam” Ini tidaklah bertentangan dengan pendapat kami, karena sesungguhnya bulan merupakan pertanda malam hari dan bulan tidak berperan kecuali hanya di malam hari. Demikian pula bintang-bintang yang tidak dapat bersinar kecuali di malam hari, dan hal ini sejalan dengan pendapat yang kami katakan. Hanya Allah yang lebih Mengetahui.Firman Allah: (dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul (4)) Al-Hasan dan Qatadah.berkata bahwa maknannya adalah wanita-wanita penyihir. Mujahid berkata bahwa yaitu ketika wanita-wanita itu mengembus pada buhul-buhulnya. Disebutkan dalam hadits lain bahwa malaikat Jibril datang kepada Rasulallah ﷺ, lalu bertanya,"Apakah engkau sakit, wahai Muhammad?" Rasulallah ﷺ menjawab, "Ya" Jibril berdoa,”Dengan menyebut nama Allah aku meruqyahmu dari semua penyakit yang mengganggumu dan dari kejahatan setiap orang yang hasad dan kejahatan pandangan mata, semoga Allah menyembuhkanmu”

Sumber: https://tafsirweb.com/13131-surat-al-falaq-ayat-2.html

Informasi

Surat

الفلق (Al-Falaq)

Subuh — 5 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

2 dari 5 ayat

Juz

Juz 30

Halaman

Halaman 604

Ruku

Ruku 555

Manzil

Manzil 7

Hizb

Hizb 120 (240/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-6227 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-113