النساۤء (An-Nisa')
Per AyatMushaf
لَنْ
sekali-kali tidak
يَّسْتَنْكِفَ
enggan
الْمَسِيْحُ
Al Masih
اَنْ
bahwa
يَّكُوْنَ
adalah ia/menjadi
عَبْدًا
hamba
لِّلّٰهِ
bagi Allah
وَلَا
dan tidak
الْمَلٰۤىِٕكَةُ
Malaikat
الْمُقَرَّبُوْنَۗ
yang terdekat
وَمَنْ
dan barang siapa
يَّسْتَنْكِفْ
enggan
عَنْ
dari
عِبَادَتِهٖ
menyembahNya
وَيَسْتَكْبِرْ
dan ia menyombongkan diri
فَسَيَحْشُرُهُمْ
maka Dia/Allah akan mengumpulkan mereka
اِلَيْهِ
kepadaNya
جَمِيْعًا
semuanya
﴿١٧٢﴾
Al-Masih sama sekali tidak enggan menjadi hamba Allah, dan begitu pula para malaikat yang terdekat (kepada Allah). Dan barangsiapa enggan menyembah-Nya dan menyombongkan diri, maka Allah akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya.
665 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Tidak akan malu-malu dan tidak akan menolak Al-masih untuk menjadi hamba Allah. Begitu pula tidak akan enggan para malaikat yang didekatkan (kepada Allah) untuk mengakui penghambaan diri mereka kepada Allah . Dan barangsiapa yang angkuh untuk tunduk dan sombong,maka Allah akan mengumpulkan mereka semua kepadaNya pada hari kiamat dan memutuskan diantara mereka dengan putusanNYa yang adil.Dan Dia akan membalasa masing-masing kalian sesuai dengan apa yang menjadi haknya.
Sumber: https://tafsirweb.com/1704-surat-an-nisa-ayat-172.html
Tafsir as-Sa'di
172. Ketika Allah menyebutkan perbuatan tentang melampui batas kaum Nasrani terhadap Isa, Allah menyebutkan juga bahwa Isa itu adalah hamba dan Rasulnya, lalu Allah menyebutkan dalam ayat ini bahwa Isa tidaklah enggan beribadah kepada TuhannNya, artinya Ia tidak menolak beribadah karena membencinya, tidak dirinya “ dan tidak pula enggan malaikat-malaikat yang terdekat kepada Allah.” Allah mensucikan mereka dari sikap keengganan, dan membersihkan mereka dari kesombongan adalah lebih pasti. Meniadakan suatu hal padanya adalah penetapan akan hal yang berlawanan dengaannya.Artinya, sesungguhnya Isa dan para malaikat yang dekat kepada Allah menyukai beribadah kepada Tuham mereka, bahkan mencintai ibadah itu dan mereka berusaha melaksanakannya dengan sebaik-baikNya menurut kondisi mereka masing-masing. Maka Allah mewajibkan kemuliaan yang besar dan kemenangan yang agung itu untuk mereka, mereka tidaklah enggan menjadi hamba untuk rububiyah dan uluhiyahNya, bahkan mereka memandang hal itu sangat mereka butuhkan dengan kebutuahan yang luar biasa. Dan janganlah diperkirakan bahwa mengangkat Isa atau selainnya dari makhluk lebih tinggi derajatnya yang seharusnya yang diberikan oleh Allah untuknya dan ditinggikan dari statusnya sebagai hamba adalah suatu kesempurnaan, akan tetapi itu justru kekurangan yang sebenarnya, dan itu akan menjadi sasaran celaan dan hukuman.Karena itulah Allah berfirman, “Barangsiapa yang enggan dari menyembahNya dan menyombongkan diri, nanti Allah akan mengumpulkan mereka semua kepadaNya.” Artinya, Allah mengumpulkan seluruh mahluk kepadaNya, orang-orang yang enggan dan sombong dan juga hamba-hambaNya yang beriman, lalu Allah menegakkan pengadilan antara mereka semua dengan ketetapanNya yang adil dan balasaNya yang patut.
Sumber: https://tafsirweb.com/1704-surat-an-nisa-ayat-172.html
Tafsir Al-Wajiz
172 Al Masih sekali-kali tidak enggan menjadi hamba bagi Allah, juga tidak akan melihat itu sebagai suatu aib. Dan malaikat-malaikat yang terdekat kepada Allah seperti Jibril, Mikail juga tidak menyombongkan diri dengan enggan menjadi hamba Allah. Barangsiapa yang enggan untuk menyembah-Nya, dan menyombongkan diri, kelak Allah akan mengumpulkan mereka semua di akhirat dan akan membalas segala amal mereka
Sumber: https://tafsirweb.com/1704-surat-an-nisa-ayat-172.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 172-173 Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firman Allah: (tidak enggan) yaitu dia tidak akan menyombongkan diri. Qatadah berkata,”yaitu tidak akan sombong” (Al Masih sekali-kali tidak enggan menjadi hamba bagi Allah, dan tidak (pula enggan) malaikat-malaikat yang didekatkan). Oleh karena itu, Allah berfirman: (Barangsiapa yang enggan dari menyembah-Nya, dan menyombongkan diri, nanti Allah akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya), yaitu Allah akan mengumpulkan mereka kepadaNya pada hari kiamat dan akan memutuskan perkara di antara mereka dengan hukumNya yang adil yang tidak ada kesewenang-wenangan dan tidak ada kecurangan di dalamnya.Oleh karena itu, Allah berfirman: (Adapun orang-orang yang beriman dan berbuat amal saleh, maka Allah akan menyempurnakan pahala mereka dan menambah untuk mereka sebagian dari karunia-Nya) yaitu Dia akan memberi mereka pahala atas amal shalih yang mereka kerjakan, dan Dia akan menambahkan kepada mereka atas hal itu dari karunia, kebaikan, kelapangan, rahmat dan pemberianNya. (Adapun orang-orang yang enggan dan menyombongkan diri) yaitu mereka menolak untuk taat kepada Allah, beribadah kepadaNya dan enggan melakukan itu (maka Allah akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih, dan mereka tidak akan memperoleh bagi diri mereka, pelindung dan penolong selain dari pada Allah), sebagaimanan Allah berfirman (Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina) (Surah Ghafir: 60) yaitu orang-orang yang rendah dan hina sebagaimana mereka yang enggan dan sombong.
Sumber: https://tafsirweb.com/1704-surat-an-nisa-ayat-172.html
Informasi
Surat
النساۤء (An-Nisa')
Wanita — 176 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
172 dari 176 ayat
Juz
Juz 6
Halaman
Halaman 105
Ruku
Ruku 85
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 21 (42/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-665 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-4