الماۤئدة (Al-Ma'idah)

Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
يٰٓاَهْلَ
Wahai ahli
الْكِتٰبِ
Kitab
لَسْتُمْ
kamu tidak
عَلٰى
atas
شَيْءٍ
sesuatu
حَتّٰى
sehingga
تُقِيْمُوا
kamu menegakkan
التَّوْرٰىةَ
Taurat
وَالْاِنْجِيْلَ
dan Injil
وَمَآ
dan apa
اُنْزِلَ
diturunkan
اِلَيْكُمْ
kepadamu
مِّنْ
dari
رَّبِّكُمْ
Tuhan kalian
ۗوَلَيَزِيْدَنَّ
dan sungguh akan menambah
كَثِيْرًا
kebanyakan
مِّنْهُمْ
diantara mereka
مَّآ
apa
اُنْزِلَ
diturunkan
اِلَيْكَ
kepadamu
مِنْ
dari
رَّبِّكَ
Tuhanmu
طُغْيَانًا
kedurhakaan
وَّكُفْرًاۚ
dan kekafiran
فَلَا
maka janganlah
تَأْسَ
kamu berputus asa
عَلَى
atas
الْقَوْمِ
kaum
الْكٰفِرِيْنَ
orang-orang yang kafir
﴿٦٨﴾
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Kamu tidak dipandang beragama sedikit pun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan (Al-Qur'an) yang diturunkan Tuhanmu kepadamu.” Dan apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu pasti akan membuat banyak di antara mereka lebih durhaka dan lebih ingkar, maka janganlah engkau berputus asa terhadap orang-orang kafir itu.
737 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah olehmu (wahai Rasul) kepada golongan yahudi dan nasrani, ”sesungguhnya kalian tidaklah berada di atas bagian dari agama, selama kalian masih saja tidak mengamalkan kandungan taurat dan injil, serta apa yang dibawa oleh Muhammad berupa Al-quran.” Dan sesungguhnya bagi kebanyakan orang dari ahli kitab tidaklah menambah apa-apa dengan diturunkannya al-qur’an kepadamu,kecuali arogansi dan pengingkaran. Mereka sebenarnya dengki terhadap dirimu, karena sesungguhnya Allah mengutusmu dengan mengemban risalah penutup ini yang didalamnya Dia menjelaskan aib-aib mereka. Maka janganlah kamu bersedih hati (wahai rasul), akibat pendustaan mereka kepadamu.

Sumber: https://tafsirweb.com/1952-surat-al-maidah-ayat-68.html

Tafsir as-Sa'di

68. Maksudnya, katakanlah kepada Ahli KItab, serukan dan umumkan kesesatan dan kebatilan mereka bahwa “kamu tidak dipandang beragama sedikit pun,” dalam perkara-perkara agama, karena kamu tidak beriman kepada Muhammad dan al-Quran, dan tidak pula membenarkan nabimu dan kitabmu, kamu tidak berpegang kepada kebenaran dan kamu tidak berpijak kepada dasar yang benar, “hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat dan Injil,” maksudnya, kamu menjadikan keduanya tegak dengan beriman kepada keduanya, mengikuti dan tidak berpegang kepada kebenaran dan kamu tidak berpijak kepada dasar yang benar, “hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat dan Injil,” maksudnya, kamu menjadikan keduanya tegak dengan beriman kepada keduanya, mengikuti dan berpegang kepada apa yang diserukan kedaunya. “Dan” kamu juga menegakkan “al-Quran, yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu,” yang telah mendidikmu, memberi nikmat kepadamu dan menjadikan nikmatNya yang paling mulia adalah diturunkannya kitab-kitab kepadamu. Maka sudah sewajibnya kamu bersyukur kepada Allah, berpegang teguh dengan hukum-hukum Allah dan menjunjung amanat dan perjanjianNYa yang dibebankan kepadamu. “Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari TUhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan dari mereka, maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu.”

Sumber: https://tafsirweb.com/1952-surat-al-maidah-ayat-68.html

Tafsir Al-Wajiz

68. Wahai rasul, katakanlah: “Wahai para ahli kitab, kalian tidaklah beragama apapun, sampai kalian mengamalkan apa yang terkandung dalam Taurat dan Injii, di antara kandungannya adalah mengikuti Muhammad ﷺ, dan apa yang diturunkan Tuhan kepada kalian, yaitu Al-Qur’an.” Dan sungguh apa yang diturunkan kepadamu (wahai Muhammad) dalam Al-Qur’an itu akan menambah kesewenang-wenangan dalam berdusta dan sikap keterlaluan dalam kekufuran bagi kebanyakan ahli kitab. Namun janganlah bersedih atas tidak berimannya kaum kafir terhadap risalahmu, maka cukup bagimulah keimanan dalam diri orang-orang mukmin.Ayat ini turun untuk sekelompok orang Yahudi yang berkata kepada Nabi ﷺ: “Sesungguhnya Kami mengamalkan apa yang ada di sisi kami, dan kami berada dalam kebenaran dan hidayah. Kami tidak akan beriman kepadamu dan tidak akan mengikutimu.” Lalu Allah menurunkan ayat {Qul yaa ahlal kitaabi …}

Sumber: https://tafsirweb.com/1952-surat-al-maidah-ayat-68.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 68-69 Allah سبحانه وتعالى berfirman (Katakanlah) wahai Muhammad (Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun) yaitu dalam agama (hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil) yaitu sampai kalian beriman kepada semua yang ada pada kalian berupa kitab-kitab yang diturunkan oleh Allah kepada para nabiNya, dan mengerjakan yang terkandung di dalamnya, di antara yang terkandung di dalamnya adalah perintah untuk mengikuti nabi Muhammad ﷺ, beriman kepada pengutusannya dan menaati syariatnya. Oleh karena itu, Laits bin Abi Sulaim, dari Mujahid, tentang firmanNya: (dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu) yaitu Al-Qur’an, dan firmanNya (Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka) Tafsir ayat itu telah disebutkan. (maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir) yaitu janganlah kamu bersedih karena mereka dan jangan sampai menghalangimu menghadapi mereka karena itu. Kemudian Allah berfirman: (Sesungguhnya orang-orang mukmin) yaitu orang-orang muslim (orang-orang Yahudi) mereka membawa Taurat (orang-orang Shabi’) dimaana jaraknya jauh, maka ‘athafnya lebih baik dengan rafa'.Orang-orang Shabi’ adalah kelompok dari orang-orang Nasrani dan orang-orang Majusi yang tidak memiliki agama. Hal ini dikatakan oleh Mujahid. Diriwayatkan juga dari Mujahid disebutkan yaitu antara orang-orang Yahudi dan Majusi.Sa'id bin Jubair berkata, yaitu dari orang-orang Yahudi dan Nasrani. Qatadah berkata mereka adalah kaum yang menyembah malaikat dan melaksanakan shalat menghadap selain kiblat dan membaca Zabur. Dikatakan hal lain tentang itu, bahwa orang-orang Nasrani, dikenal bahwa mereka membawa Injil.Maknanya adalah bahwa setiap kelompok beriman kepada Allah dan hari akhir yaitu hari dikembalikan semua makhluk dan hari pembalasan. Kelompok mereka mengerjakan amal shalih, tapi hal itu tidak seperti itu sehingga sesuai dengan syariat nabi Muhammad ﷺ setelah pengutusan orang yang memiliki syariat itu (nabi Muhammad ﷺ) kepada semua makhluk. Maka siapa saja yang disifati dengan itu (maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka) dalam hal yang akan mereka hadapi, dan tidak pula atas apa mereka tinggalkan (dan tidak (pula) mereka bersedih hati (69)) Penjelasan tentang itu telah disebutkan dalam tafsir surah Al-Baqarah sehingga tidak perlu diulangi di sini.

Sumber: https://tafsirweb.com/1952-surat-al-maidah-ayat-68.html

Informasi

Surat

الماۤئدة (Al-Ma'idah)

Hidangan — 120 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

68 dari 120 ayat

Juz

Juz 6

Halaman

Halaman 119

Ruku

Ruku 95

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 24 (48/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-737 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-5