الانعام (Al-An'am)

Per AyatMushaf
وَلَوْ
dan jika
نَزَّلْنَا
Kami turunkan
عَلَيْكَ
atasmu/kepadamu
كِتٰبًا
tulisan
فِيْ
di
قِرْطَاسٍ
kertas
فَلَمَسُوْهُ
lalu mereka menyentuhnya
بِاَيْدِيْهِمْ
dengan tangan mereka
لَقَالَ
tentulah berkata
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
كَفَرُوْٓا
kafir/ingkar
اِنْ
jika/tidak lain
هٰذَآ
ini
اِلَّا
kecuali/hanyalah
سِحْرٌ
sihir
مُّبِيْنٌ
yang nyata
﴿٧﴾
Dan sekiranya Kami turunkan kepadamu (Muhammad) tulisan di atas kertas, sehingga mereka dapat memegangnya dengan tangan mereka sendiri, niscaya orang-orang kafir itu akan berkata, “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.”
796 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Seandai kami menurunkan kepadamu (wahai rasul) satu kitab dari langit yang tertulis dalam lembaran-lembaran kertas, lalu orang-orang musyrik itu dapat menyentuhnya dengan tangan mereka sendiri, pastilah mereka akan mengatakan bahwa sejatinya, apa yang engkau bawa wahai rasul, adalah sihir yang jelas lagi nyata.

Sumber: https://tafsirweb.com/2131-surat-al-anam-ayat-7.html

Tafsir as-Sa'di

7. Ini adalah pemberitahuan dari Allah kepada RasulNya tentang kerasnya penentangan orang-orang kafir, dan bahwa pendustaan mereka bukan karena terbatasnya sesuatu yang kamu bawa kepada mereka dan bukan karena kebodohan mereka terhadapnya, akan tetapi karena kezhaliman dan kedurhakaan. Di dalamnya tidak ada tipu daya untukmu, FirmanNya, “Dan kalau Kami turunkan kepadamu tulisan di atas kertas, lalu mereka dapat memegangnya dengan tangan mereka sendiri….,” dan mereka pun meyakininya, “tentulah orang-orang yang kafir itu berkata,” karena kezhaliman dan kesombongan mereka, “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.” Bukti mana yang lebih besar daripada bukti ini?Namun demikian mereka mengucapkan ucapan buruk, mereka menyombongkan diri di hadapan sesuatu yang kongkret di mana orang yang memiliki sedikit akal pun tidak akan menolaknya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2131-surat-al-anam-ayat-7.html

Tafsir Al-Wajiz

7. Wahai Nabi, jika Kami menurunkan kepadamu kitab samawiy dalam bentuk suhuf yang tertulis, segingga mereka bisa menyentuhnya dengan tangan setelah melihatnya dengan mata, niscaya orang-orang kafir di antara mereka akan berkata dengan keras kepala: “Tidaklah yang turun kepadamu ini kecuali sihir yang nyata. Dan jika inilah kondisi mereka terhadap sesuatu (wahyu) yang bisa dilihat dan dirasakan, maka bagamaimana tanggapan mereka tentang wahyu dan kabar yang hanya disampaikan kepada rasul?!” Ayat ini turun ketika orang-orang musyrik meminta kepada Nabi ﷺ agar diturunkan kepadanya kitab dari sisi Allah dan dengan dikawal oleh 4 malaikat yang bisa mereka saksikan

Sumber: https://tafsirweb.com/2131-surat-al-anam-ayat-7.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 7-11 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang musyrik dan keingkaran, kesombongan dan pertentangan mereka terhadap kebenaran (Dan kalau Kami turunkan kepadamu tulisan di atas kertas, lalu mereka dapat memegangnya dengan tangan mereka sendiri) mereka melihat turunnya hal itu secara langsung (tentulah orang-orang yang kafir itu berkata, "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata) Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang kesombongan mereka terhadap hal-hal yang nyata: (Dan jika seandainya Kami membutuhkan kepada mereka salah satu dari (pintu-pintu) langit, lalu mereka terus-menerus naik ke atasnya (14) tentulah mereka berkata, "Sesungguhnya pandangan kamilah yang dikaburkan, bahkan kami adalah orang-orang yang kena sihir (15)) (Surah Al-Hijr) dan (Jika mereka melihat sebagian dari langit gugur, mereka akan mengatakan, "Itu adalah awan yang bertindih-tindih.” *44)) (Surah Ath-Thur) (Dan mereka berkata, "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) malaikat?” ) yaitu agar dia menjadi pemberi peringatan bersamanya.Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan kalau Kami turunkan (kepadanya) malaikat, tentu selesailah urusan itu, kemudian mereka tidak diberi tangguh (sedikit pun) yaitu jika malaikat diturunkan kepadanya untuk mereka, maka sungguh datang kepada mereka azab dari Allah, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kami tidak menurunkan malaikat melainkan dengan benar (untuk membawa azab) dan tiadalah mereka ketika itu diberi tangguh (8)) (Surah Al-Hijr), (Pada hari mereka melihat malaikat di hari itu tidak ada kabar gembira bagi orang-orang yang berdosa) (Surah Al-Furqan: 22) dan (Dan kalau Kami jadikan rasul itu seorang malaikat, tentulah Kami jadikan dia berupa seorang laki-laki; dan (kalau Kami jadikan dia berupa seorang laki-laki), tentulah Kami meragu-ragukan atas mereka apa yang mereka ragu-ragukan atas diri mereka sendiri (9) jika Kami turunkan bersama dengan rasul manusia seorang malaikat, yaitu jika Kami mengutuss kepada manusia seorang rasul dari malaikat, sungguh dia adalah seorang laki-laki agar mereka dapat berbicara dengannya dan mengambil manfaat darinya.Dan jika demikian, maka sungguh urusannya akan membingungkan mereka, sebagaimana mereka bingung dan ragu terhadap diri sendiri dalam menerima rasul manusia. Sebagaimana firmanNya: (Katakanlah, "Kalau sekiranya ada malaikat-malaikat yang berjalan-jalan sebagai penghuni di bumi, niscaya Kami turunkan dari langit kepada mereka seorang malaikat menjadi rasul " (95)) (Surah Al-Isra) Itu rahmat Allah kepada makhlukNya.Dia mengutus kepada setiap jenis makhluk, seorang rasul dari golongan mereka, agar dia dapat mengajak mereka dan memungkinkan mereka untuk mengambil manfaat satu sama lain dalam percakapan dan memberikan pertanyaan. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman : (Sesungguhnya Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah dan membersihkan (jiwa) mereka) (Surah Ali Imran: 164) Al-Walibi meriwayatkan dari Ibnu Abbas,”Sungguh Kami meragukan mereka” Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada orang-orang yang mencemoohkan di antara mereka balasan (azab) olok-olokan mereka (10)) Ini adalah penghiburan untuk Nabi ﷺ karena perbuatan dusta kaumnya terhadap dirinya, dan merupakan janji baginya dan orang-orang yang beriman kepadanya, dengan kemenangan dan hasil yang baik di dunia dan akhirat.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah, "Berjalanlah di muka bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu!" (11)) yaitu pikirkanlah diri kalian dan lihatlah apa yang telah ditimpakan Allah terhadap generasi-generasi terdahulu yang mendustakan dan mengingkari rasul-rasulNya, berupa azab, siksaan, dan hukuman di dunia, bersamaan dengan apa yang menunggu mereka berupa azab pedih di akhirat. Bagaimanakah kami menyelamatkan para rasul dan hamba-hamba Kami yang mukmin.

Sumber: https://tafsirweb.com/2131-surat-al-anam-ayat-7.html

Informasi

Surat

الانعام (Al-An'am)

Binatang Ternak — 165 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

7 dari 165 ayat

Juz

Juz 7

Halaman

Halaman 128

Ruku

Ruku 102

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 26 (51/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-796 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-6