الانعام (Al-An'am)
Per AyatMushaf
وَمَا
dan tidaklah
الْحَيٰوةُ
kehidupan
الدُّنْيَآ
dunia
اِلَّا
kecuali/selain
لَعِبٌ
permainan
وَّلَهْوٌ
dan senda gurau
ۗوَلَلدَّارُ
dan sungguh kampung
الْاٰخِرَةُ
akhirat
خَيْرٌ
lebih baik
لِّلَّذِيْنَ
bagi orang-orang yang
يَتَّقُوْنَۗ
(mereka)bertakwa
اَفَلَا
apakah tidak
تَعْقِلُوْنَ
kalian menggunakan akal
﴿٣٢﴾
Dan kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda gurau. Sedangkan negeri akhirat itu, sungguh lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Tidakkah kamu mengerti?
821 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan tidaklah kehidupan dunia ini dalam kondisinya secara umum, melainkan hanya berisi tipuan dan kebatilan belaka. Dan berbuat amal shalih untuk negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang takut kepada Allah. Mereka ini memelihara diri dari siksaanNya dengan amal ketaatan kepadaNYa dan menjauhi perbuatan-perbuatan maksiat kepadaNya.Tidakkah kalian mau berfikir (wahai orang-orang musyrik yang terpedaya oleh perhiasan dunia), lalu kalian lebih memilih yang abadi daripada yang fana?
Sumber: https://tafsirweb.com/2156-surat-al-anam-ayat-32.html
Tafsir as-Sa'di
32. Ini adalah hakikat dunia dan akhirat. adapun hakikat dunia, maka ia adalah main-main dan senda gurau, main-main pada badan dan senda gurau pada hati. Hati cenderung kepadanya, jiwa mencintainya, amnisi-ambisi terkait denganya, dan menyibikkan diri dengannya adalah seperti permainan anak-anak.Adapun akhirat. Maka ia “ lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa,” dalam dzat, sipat, kekekalan, kelanggengannya. Di dalamnya terdapat apa yang di inginkan oleh jiwa dan di nikmati oleh mata, berupa kenikmatan hati dan ruh, dan banyaknya kebahagaiaan dan kesenangan, akan tetapi kenikmatan akhirat bukan untuk semua orang.Ia hanya untuk orang-orang yang takwa yang menjalankan perintah-perintah Allah dan menjuahi larangan-laranganNya. “ maka tidakkah kamu memahaminya?” maksudnya apakah kamu tidak memiliki akal yang dengannya kamu mengetahui rumah manakah yang lebih layak di utamakan?
Sumber: https://tafsirweb.com/2156-surat-al-anam-ayat-32.html
Tafsir Al-Wajiz
32. Allah membalas perkataan orang-orang kafir “Tiada kehidupan lagi kecuali kehidupan kami di dunia”, bahwa sesungguhnya kehidupan ini hanyalah permainan yang tidak bisa mewujudkan suatu kemanfaatan dan tidak juga memberikan kemudharatan, serta hiburan yang memalingkan dari sesuatu yang bermakna dan penting. Kehidupan (dunia) itu adalah fatamorgana yang menipu.Sedangkan rumah akhirat dan persiapan diri untu menyambutnya itu lebih baik bagi orang-orang yang takut kepada Allah, takut berbuat syirik dan maksiat. Apakah kalian tidak memikirkan hal itu, wahai orang yang mengingkari akhirat?
Sumber: https://tafsirweb.com/2156-surat-al-anam-ayat-32.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 31-32 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang kerugian orang yang mendustakan pertemuan denganNya, tentang kekecewaan mereka ketika datang hari kiamat kepada mereka secara tiba-tiba, dan penyesalan mereka atas kelalaian mereka dalam beramal, serta perbuatan buruk mereka yang lalu. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (sehingga apabila kiamat datang kepada mereka dengan tiba-tiba, mereka berkata, "Alangkah besarnya penyesalan kami terhadap kelalaian kami tentang kiamat itu!") Dhamir ini bisa merujuk kepada kehidupan, bisa kepada amal, dan bisa kepada hari akhirat, yaitu perkara itu. Firman Allah: (sambil mereka memikul dosa-dosa di atas punggungnya. Ingatlah, amatlah buruk apa yang mereka pikul itu) yaitu yang mereka bawa.Qatadah berkata,”Mereka ketahui”. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan tiadalah kehidupan dunia ini selain dari main-main dan senda gurau) yaitu sesungguhnya kebanyakan demikian (Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidaklah kalian memahaminya?)
Sumber: https://tafsirweb.com/2156-surat-al-anam-ayat-32.html
Informasi
Surat
الانعام (Al-An'am)
Binatang Ternak — 165 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
32 dari 165 ayat
Juz
Juz 7
Halaman
Halaman 131
Ruku
Ruku 105
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 26 (52/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-821 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-6