الانعام (Al-An'am)

Per AyatMushaf
وَلَقَدْ
dan sesungguhnya
اَرْسَلْنَآ
Kami telah mngutus
اِلٰٓى
kepada
اُمَمٍ
ummat-ummat
مِّنْ
dari
قَبْلِكَ
sebelum kamu
فَاَخَذْنٰهُمْ
maka Kami siksa mereka
بِالْبَأْسَاۤءِ
dengan kesengsaraan
وَالضَّرَّاۤءِ
dan kemelaratan
لَعَلَّهُمْ
agar mereka
يَتَضَرَّعُوْنَ
mereka tunduk
﴿٤٢﴾
Dan sungguh, Kami telah mengutus (para rasul) kepada umat-umat sebelum engkau, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kemelaratan dan kesengsaraan, agar mereka memohon (kepada Allah) dengan kerendahan hati.
831 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan sesungguhnya kami (wahai Rasul) telah mengutus rasul-rasul kepada golongan-golongan manusia sebelum engkau, rosul-rosul yang mengajak mereka kepada Allah . Namun umat-umat itu mendustakan para rasul itu, maka kami pun menimpakan cobaan kepada mereka terhadap harta benda mereka dengan kemelaratan yang sangat berat dan kesulitan hidup yang mencekik. kami juga menimpakan cobaan pada mereka terhadap fisik-fisik mereka dengan berbagai macam wabah dan rasa sakit, dengan harapan agar mereka mau menghinakan diri kepada Tuhan mereka dan tunduk patuh kepadaNya saja dalam beribadah.

Sumber: https://tafsirweb.com/2166-surat-al-anam-ayat-42.html

Tafsir as-Sa'di

42. Allah berfirman, “Dan sungguh kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat yang sebelum kamu,” dari umat-umat terdahulu dana bad-abad yang lampau, lalu mereka mendustakan rasul-rasul Kami dan mengingkari ayat-ayat Kami. “Kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan.” Yakni kemiskinan, penyakit, dan musibah-musibah sebagai rahmat dari Kami untuk mereka. “Supaya mereka memohon dengan tunduk merendahkan diri” kepada Kami, dan kembali kepada Kami pada saat sulit.

Sumber: https://tafsirweb.com/2166-surat-al-anam-ayat-42.html

Tafsir Al-Wajiz

42 Sesungguhnya Kami telah mengutus para rasul kepada umat-umat sebelum kamu wahai Nabi, namun mereka mendustakan para rasul yang Kami utus, kemudian Kami siksa mereka dengan menimpakan kesengsaraan, kemelaratan, dan berbagai penyakit tubuh, supaya mereka memohon kepada Allah dengan tunduk merendahkan diri.

Sumber: https://tafsirweb.com/2166-surat-al-anam-ayat-42.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 40-45 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia adalah Dzat yang Maha Berbuat lagi Dzat yang mengatur makhlukNya sesuai yang Dia kehendaki. Tidak ada yang bisa menolak hukumNya, dan tidak ada satu punyang mampu mengubah hukumNya atas makhlukNya, bahkan hanya Dialah Tuhan tidak ada sekutu bagiNya. Dzat yang ketika diminta, maka Dia mengabilkannya bagi orang yang Dia kehendaki.Oleh karena itu Allah berfirman: (Katakanlah, "Terangkanlah kepadaku jika datang siksaan Allah kepada kalian, atau datang kepada kalian hari kiamat”) yaitu datang kepada kalian ini atau itu (apakah kalian menyeru (tuhan) selain Allah, jika kalian orang-orang yang benar) yaitu janganlah kalian berdoa kepada, selain Allah, karena kalian mengetahui bahwa tidak ada satu pun yang mampu menghilangkan hal itu selain Dia.Oleh karena itu Allah berfirman: (jika kalian orang-orang yang benar) yaitu dalam perbuatan kalian yang mengambil tuhan-tuhan bersama Dia ((Tidak), tetapi hanya Dialah yang kalian seru, maka Dia menghilangkan bahaya yang karenanya kalian berdoa kepada-Nya, jika Dia menghendaki, dan kalian tinggalkan sembahan-sembahan yang kalian sekutukan (dengan Allah) (41)) yaitu dalam keadaan darurat kalian tidak berdoa kepada siapa pun selain Allah, dan hilanglah dari kalian berhala-berhala dan tandingan-tangingan kalian.Sebagaimana firmanNya: (Dan apabila kalian ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilanglah siapa yang kalian seru, kecuali Dia) (Surah Al-Isra: 67) Firman Allah: (Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat yang sebelum kamu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan) yaitu kemiskinan dan kesulitan dalam hidup (dan kemelaratan) yaitu penyakit dan luka (supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri) yaitu mereka berdoa kepada Allah, merendahkan diri dan tunduk kepadaNya.Allah berfirman: (Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka) yaitu kenapa ketika Kami menguji mereka dengan hal itu, mereka tidak menundukkan dan mendekatkan diri kepada Kami (bahkan hati mereka telah menjadi keras) yaitu tidak lembut dan tidak khusyu’ (dan setan pun menghiasi untuk mereka yang selalu mereka kerjakan) yaitu kemusyrikan, keingkaran, dan kemaksiatan (Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka) yaitu mereka berpaling dari hal itu dan melupakannya serta meninggalkannya (Kami pun membukakan semua pintu kesenangan untuk mereka) yaitu Kami membukakan untuk mereka pintu-pintu rezeki dari setiap hal yang mereka pilih.Itu merupakan pembiaran dari Allah untuk mereka, dan pemenuhan keinginan mereka, kami berlindung kepada Allah dari tipu daya itu. Oleh karena itu Allah berfirman: (sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka) yaitu berupa harta, anak, dan rezeki (Kami siksa mereka dengan tiba-tiba) yaitu ketika keadaan lalai (maka ketika itu mereka terdiam putus asa) yaitu mereka putus asa dari setiap kebaikan.Al-Walibi meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa “Al-mublis” adalah orang yang putus asa Qatadah berkata bahwa siksa atas suatu kaum secara tiba-tiba adalah urusan Allah. Allah tidak akan menyiksa suatu kaum begitu saja, kecuali di saat mereka lalai, lengah, dan hanyut dalam kenikmatan mereka. Maka janganlah teperdaya oleh ujian Allah, Sesungguhnya tidak ada teperdaya oleh ujian Allah kecuali kaum yang fasik Malik meriwayatkan dari Az-Zuhri terkait firmanNya: (Kami pun membukakan semua pintu kesenangan untuk mereka) yaitu kemakmuran dan kemudahan dunia.Diriwayatkan dari Uqbah ibnu Amir, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda: “Apabila kamu melihat Allah memberikan kesenangan dunia kepada seorang hamba yang berbuat maksiat terhadapNya sesuka hatinya, maka sesungguhnya hal itu adalah istidraj”. Kemudian Rasulullah ﷺ membacakan ayat: (Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa (44)) (sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa) sebagaimana Allah berfirman (Maka orang-orang yang zalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam (45))

Sumber: https://tafsirweb.com/2166-surat-al-anam-ayat-42.html

Informasi

Surat

الانعام (Al-An'am)

Binatang Ternak — 165 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

42 dari 165 ayat

Juz

Juz 7

Halaman

Halaman 132

Ruku

Ruku 106

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 27 (53/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-831 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-6