الانعام (Al-An'am)

Per AyatMushaf
وَهُوَ
dan Dia
الَّذِيْ
yang
يَتَوَفّٰىكُمْ
mewafatkan/menidurkan kamu
بِالَّيْلِ
di malam hari
وَيَعْلَمُ
dan Dia mengetahui
مَا
apa
جَرَحْتُمْ
kamu kerjakan
بِالنَّهَارِ
pada siang hari
ثُمَّ
kemudian
يَبْعَثُكُمْ
Dia membangunkan kamu
فِيْهِ
padanya(siang hari)
لِيُقْضٰٓى
untuk disempurnakan
اَجَلٌ
waktu/umur
مُّسَمًّىۚ
telah ditentukan
ثُمَّ
kemudian
اِلَيْهِ
kepadaNya
مَرْجِعُكُمْ
tempat kembalimu
ثُمَّ
kemudian
يُنَبِّئُكُمْ
Dia menerangkan kepadamu
بِمَا
tentang apa
كُنْتُمْ
kalian adalah
تَعْمَلُوْنَ
kamu kerjakan
ࣖ
﴿٦٠﴾
Dan Dialah yang menidurkan kamu pada malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari. Kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umurmu yang telah ditetapkan. Kemudian kepada-Nya tempat kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
849 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dia lah Allah yang mencabut ruh-ruh kalian di malam hari dengan cara yang menyerupai terabutnya nyawa-nyawa dalam kematian. Dan Dia mengetahui apa yang kalian usahakan di siang hari dari perkerjaan-pekerjaan, kemudian Dia mengembalikan ruh-ruh kalian ke jasad-jasad kalian ketika terjaga dari tidur di siang harinya dengan kondisi yang menyerupai orang-orang yang hidup setelah kematian, untuk disempurnakan ajal-ajal kalian yang telah ditentukan di dunia. Kemudian kepada Allah lah tempat kembali kalian setelah di bangkitkan dari kubur-kubur kalian dalam keadaan hidup, lalu Dia mengabarkan kepada kalian apa saja yang telah kalian kerjakan dalam kehidupan dunia kalian kemudia Dia akan memberikan balasan kepada kalian karena hal itu.

Sumber: https://tafsirweb.com/2184-surat-al-anam-ayat-60.html

Tafsir as-Sa'di

Semua ini adalah penetapan uluhiyah Allah, bantahan kepada orang-orang musrik, dan keterangan bahwa Dialah yang berhak untuk di cintai, dihormati, dimuliakan, dan diagungkan. 60. Dia memberitakan bahwa hanya Dialah yang mengataur hamba-hambaNya pada waktu mereka bangun dan tidur, bahwa Dia mewafatkan mereka di malam hari dalam arti menidurkan,gerakan mereka berhenti dan badan mereka beristirahat. Dia membangunkan mereka dari tidur agar bisa beraktifitas demi kemaslahatan dunia dan agama.Dia mengetahui amal-amal yang mereka lakukan. Begitulah Allahbmengatur mereka sampaiajal mereka sempurna, Dia mengatur itu dalam ajal yang di tentukan, yaitu waktu yang ditentukan dan ajal yang lain setelah itut, yaitu kebagkitan sesudah kematian. Oleh karena itu, dia berfiman, “ Kemudian kepada Allah-lah kamu kembali,” bukan kepada selianNya. “ Lalu dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan,” baik dan buruk.

Sumber: https://tafsirweb.com/2184-surat-al-anam-ayat-60.html

Tafsir Al-Wajiz

60 Dan Dialah Allah Yang menidurkan kamu di malam hari, sehingga kalian tidak bisa membedakan atau berbuat sesuatu dengan sadar, semua anggota tubuh istirahat dari segala tugasnya, itulah yang dimaksud dengan kematian. Dia juga mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, baik ataupun buruk, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk dijalankan ketetapan umurmu yang telah ditentukan. Kemudian kepada Allah-lah kamu akan kembali setelah kematian, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan di dunia, kemudian akan memberi balasan dengan kebaikan atau keburukan.

Sumber: https://tafsirweb.com/2184-surat-al-anam-ayat-60.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 60-62 Allah سبحانه وتعالى berfirman bahwa Dia mewafatkan hamba-hambaNya dalam keadaan tidur mereka di malam hari. Ini adalah wafat kecil, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: ((Ingatlah) ketika Allah berfirman, 'Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku.”) (Surah Ali Imran: 55) dan (Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan) (Surah Az-Zumar: 42) Dia menyebutkan dalam ayat ini dua jenis kematian, yaitu wafat besar dan wafat kecil.Demikian juga bahwa Dia menyebutkan kedudukan ini terkait wafat kecil kemudian wafat besar Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Dialah yang menidurkan kalian di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kalian kerjakan pada siang hari) yaitu Dia mengetahui apa yang kalian usahakan di siang hari. Ini merupakan kalimat sisipan yang menunjukkan bahwa pengetahuan Allah meliputi semua makhlukNya pada malam dan siang hari mereka, dalam keadaan diam dan kedaan bergerak mereka, Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sama saja (bagi Tuhan), siapa di antara kalian yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari (10)) (Surah Ar-Ra'd) dan (Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untuk kalian malam dan siang, supaya kalian beristirahat pada malam itu) (Surah Al-Qashash: 73) yaitu di malam hari (dan supaya kalian mencari sebagian dari karunia-Nya) (Surah Al-Qashash: 73) yaitu di siang hari, sebagaimana Allah berfirman: (Dan Kami jadikan malam sebagai pakaian (10) dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan (11)) (Surah An-Naba’) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman di sini: (Dan Dialah yang menidurkan kalian di malam hari, dan Dia mengetahui apa yang kalian kerjakan pada siang hari) yaitu apa yang kalian usahakan berupa melakukan pekerjaan saat itu (kemudian Dia membangunkan kalian pada siang hari) yaitu pada siang hari.Ini dikatakan oleh Mujahid, Qatadah, dan As-Suddi. Ibnu Juraij meriwayatkan dari Abdullah bin Katsir, yaitu dalam keadaan tidur, dan yang pertama itu lebih jelas. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Untuk disempurnakan umur (kalian) yang telah ditentukan) maknanya adalah ajal bagi setiap orang (kemudian kepada Allah-lah kalian kembali) yaitu hari kiamat (lalu Dia memberitahukan kepada kalian) yaitu Dia memberitahukan kepada kalian (apa yang dahulu kalian kerjakan) yaitu Dia membalas kalian atas hal tersebut, jika baik maka pembalasannya adalah dengan kebaikan dan jika buruk maka basalannya dengan keburukan.Firman Allah: (Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya) yaitu Dia adalah Dzat yang menguasai segala sesuatu; dan semuanya tunduk kepada keagungan, kebesaran, dan kekuasaanNya (dan diutus-Nya kepada kalian malaikat-malaikat penjaga) yaitu di antara para malaikat ada yang menjaga tubuh manusia, sebagaimana firman Allah: (Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah) (Surah Ar-Ra'd: 11) yaitu malaikat penjaga yang mencatat semua amal perbuatannya; sebagaimana firmanNya: (Padahal sesungguhnya bagi kalian ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaan kalian) (10)) (Surah Al-Infithar) dan (yang satu duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri (17) Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya, melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir (18)) (Surah Qaf) Firman Allah (sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kalian) yaitu telah tiba ajalnya, (ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami) yaitu malaikat yang ditugaskan untuk melakukan itu.Ibnu Abbas dan lainnya berkata,”Malaikat maut itu memiliki pembantu-pembantu yang terdiri dari para malaikat, mereka mengeluarkan ruh dari jasad, lalu malaikat maut menggenggamnya ketika telah sampai di tenggorokan. Penjelasan tentang hal ini akan datang tentang firmanNya: (Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh) (Surah Ibrahim: 27) Hadits-hadits yang berkaitan dengan hal ini membuktikan kebenaran dari riwayat Ibnu Abbas dan lainnya.Firman Allah: (dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya) yaitu menjaga ruh orang yang wafat, bahkan memeliharanya dan menempatkannya sesuai yang dikehendaki oleh Allah Swt. Jika termasuk orang-orang yang baik, maka di tempat yang tinggi; dan jika termasuk orang-orang yang durhaka, maka di dalam penjara. Kami berlindung kepada Allah dari hal itu.Firman Allah: (Kemudian mereka (hamba-hamba Allah) dikembalikan kepada Allah Penguasa mereka yang sebenarnya) Ibnu Jarir berkata (Kemudian mereka dikembalikan) para malaikat (kepada Allah, Penguasa mereka yang sebenarnya) Bisa juga maksud dari firmanNya: (Kemudian mereka dikembalikan) yaitu semua makhluk akan dikembalikan kepada Allah pada hari kiamat, lalu Allah akan memutuskan perkara mereka dengan keadilan dariNya. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah, "Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian (49) benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal (50)) (Surah Al-Waqi'ah) dan (dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka) sampai (Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang pun) (Surah Al-Kahfi: 47-49) Oleh karena itu Allah berfirman (Penguasa mereka yang sebenarnya. Ketahuilah, bahwa segala hukum (pada hari itu) kepunyaan-Nya.Dan Dialah Pembuat perhitungan yang paling cepat)

Sumber: https://tafsirweb.com/2184-surat-al-anam-ayat-60.html

Informasi

Surat

الانعام (Al-An'am)

Binatang Ternak — 165 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

60 dari 165 ayat

Juz

Juz 7

Halaman

Halaman 135

Ruku

Ruku 108

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 27 (54/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-849 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-6