الانعام (Al-An'am)

Per AyatMushaf
اَفَغَيْرَ
apakah selain
اللّٰهِ
Allah
اَبْتَغِيْ
aku mencari
حَكَمًا
hakim
وَّهُوَ
dan Dia
الَّذِيْٓ
yang
اَنْزَلَ
menurunkan
اِلَيْكُمُ
kepadamu
الْكِتٰبَ
Kitab
مُفَصَّلًا
terperinci
ۗوَالَّذِيْنَ
dan orang-orang yang
اٰتَيْنٰهُمُ
Kami datangkan kepada mereka
الْكِتٰبَ
Kitab
يَعْلَمُوْنَ
mereka mengetahui
اَنَّهٗ
bahwasanya ia
مُنَزَّلٌ
diturunkan
مِّنْ
dari
رَّبِّكَ
Tuhanmu
بِالْحَقِّ
dengan sebenarnya
فَلَا
maka jangan
تَكُوْنَنَّ
kamu menjadi
مِنَ
dari
الْمُمْتَرِيْنَ
orang-orang yang ragu-ragu
﴿١١٤﴾
Pantaskah aku mencari hakim selain Allah, padahal Dialah yang menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu secara rinci? Orang-orang yang telah Kami beri kitab mengetahui benar bahwa (Al-Qur'an) itu diturunkan dari Tuhanmu dengan benar. Maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu.
903 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah (wahai rasul), kepada kaum musyrikin, ”Apakah kepada selain Allah yang merupakan tuhanku dan tuhan kalian, aku harus mencari hakim pemutus ketetapan hukum antara aku dan kalian? Padahal Dia lah yang telah menurunkan al-qur’an dengan menjelaskan di dalamnya tentang hukum dalam persoalan yang kalian pertentangkan di dalamnya tentang urusanku dan urusan kalian?” Dan bani israil yang diberi taurat dan injil oleh Allah, mereka mengetahui dengan seyakin-yakinnya bahwa sesungguhnya al-qur’an ini diturunkan kepadamu (wahai rasul), dari tuhanmu dengan haq. maka janganlah sekali-kali engkau termasuk orang yang ragu-ragu terhadap apa yang kami wahyukan kepadamu.

Sumber: https://tafsirweb.com/2238-surat-al-anam-ayat-114.html

Tafsir as-Sa'di

114. Katakan wahai Rasul, “Maka patutkah aku mencari hakim selain dari Allah?” aku beehukum dan berpengang kepada perintah-perintahNya dan larangan-laranganNya, karena selain Allah adalah objek hukum bukan peletak hukum. Semua pengaturan dan hukum manusia pasti mengadung cacat, kekurangan dan kezhaliman.Yang semestinya dijadikan sebagai hakim adalah Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, yang memilki hak mencipta dan memerintah. “Padahal Dia-lah yang menurunkan kitab (Al-Qur’an) kepadamu dengan terperinci?” maksudnya, di dalamnya di jelaskan halal haram, hukum-huum syar’I, pokok-pokok dan cabang-cabang agama yang tidak ada penjelasan di atas penjelasanNya, tidak ada bukti yang lebih jelas daripada buktiNya, tidak ada yang lebih baik hukumnya dibandingkan Dia, karena hukum-hukumNya mengandung hikmah dan rahmat, dan ahli kitab; orang-orang Yahudi dan Nasrani dahulu mengakui itu. “Mereka mengatahui bahwa Al-Qur’an itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya.” Oleh karena itu, berita-berita tentangnya berkesesuaiannya, “maka janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.”

Sumber: https://tafsirweb.com/2238-surat-al-anam-ayat-114.html

Tafsir Al-Wajiz

114 Wahai orang-orang musyrik, patutkah aku mencari hakim antar aku dan engkau yang lebih adil selain Allah? Demi Allah, Dia lah Yang telah menurunkan Al Quran kepadamu dengan terperinci dan jelas? Kitab yang menjelaskan benar dan buruk.Ulama-ulama ahli kitab, mereka mengetahui bahwa Al Quran itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya tanpa ada keraguan, seperti Taurat dan Injil. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu.

Sumber: https://tafsirweb.com/2238-surat-al-anam-ayat-114.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 114-115 Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada NabiNya ﷺ,"Katakanlah kepada orang-orang yang menyekutukan Allah itu" yang menyembah selain Dia (Maka patutkah aku mencari hakim selain dari Allah) yaitu antara aku dan kalian (padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al-Qur'an) kepada kalian dengan terperinci?) dengan memberi penjelasan (Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka) yaitu dari orang-orang Yahudi dan Nasrani (Mereka mengetahui bahwa Al-Qur'an itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya) yaitu melalui apa yang ada pada mereka berupa kabar gembira tentang dirimu dari para nabi terdahulu (Maka janganlah kalian sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu) sebagaimana firmanNya: (Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu. Sebab itu, janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu (94)) (Surah Yunus) Ini merupakan syarat, dan syarat itu tidak memberi keputusan tentang kejadiannya.Oleh karena itu disebutkan dalam hadits dari Rasulullah ﷺ bahwa beliau bersabda: “Saya tidak ragu dan tidak akan bertanya” Terkait firman Allah سبحانه وتعالى: (Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu sebagai kalimat yang benar dan adil) Qatadah berkata,”Benar dalam firmanNya dan adil dalam keputusanNya. Dia berfirman dengan benar dalam menyampaikan kabar, dan adil dalam memberikan tuntutan. Setiap hal yang Dia beritakan adalah kebenaran, tidak ada keraguan dan kebimbangan di dalamnya. dan setiap hal yang Dia perintahkan adalah sesuatu yang adil, sehingga tidak ada keadilan selain Dia.Serta setiap sesuatu yang Dia larang adalah kebathilan. Sesungguhnya Dia tidak melarang, melainkan karena adanya kerusakan, sebagaimana Allah berfirman: (yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar) (Surah Al-A'raf: 157), (Tidak ada yang dapat mengubah-ubah kalimat-kalimatNya) yaitu tidak ada seorang pun yang mampu menghalangi ketentuanNya, tidak di dunia maupun di akhirat (dan Dialah Yang Maha Mendengar) perkataan hamba-hambaNya (Maha Mengetahui) terhadap pergerakan dan keadaan diam mereka.Dzat yang akan membalas setiap orang sesuai amal perbuatannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2238-surat-al-anam-ayat-114.html

Informasi

Surat

الانعام (Al-An'am)

Binatang Ternak — 165 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

114 dari 165 ayat

Juz

Juz 8

Halaman

Halaman 142

Ruku

Ruku 115

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 29 (57/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-903 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-6