الانعام (Al-An'am)
Per AyatMushaf
هَلْ
tidaklah
يَنْظُرُوْنَ
mereka menanti-nanti
اِلَّآ
kecuali/selain
اَنْ
bahwa
تَأْتِيَهُمُ
datang kepadamu
الْمَلٰۤىِٕكَةُ
Malaikat
اَوْ
atau
يَأْتِيَ
datang
رَبُّكَ
Tuhanmu
اَوْ
atau
يَأْتِيَ
datang
بَعْضُ
sebagian
اٰيٰتِ
ayat-ayat
رَبِّكَ
Tuhanmu
ۗيَوْمَ
pada hari
يَأْتِيْ
datang
بَعْضُ
sebagian
اٰيٰتِ
ayat-ayat
رَبِّكَ
Tuhanmu
لَا
tidak
يَنْفَعُ
bermanfaat
نَفْسًا
dirinya sendiri
اِيْمَانُهَا
imannya/seseorang
لَمْ
tidak
تَكُنْ
adalah/ada
اٰمَنَتْ
ia beriman
مِنْ
dari
قَبْلُ
sebelum
اَوْ
atau
كَسَبَتْ
ia mengusahakan
فِيْٓ
dalam/pada
اِيْمَانِهَا
imannya/seseorang
خَيْرًاۗ
kebaikan
قُلِ
katakanlah
انْتَظِرُوْٓا
tunggulah olehmu
اِنَّا
sesungguhnya kami
مُنْتَظِرُوْنَ
orang-orang yang menunggu
﴿١٥٨﴾
Yang mereka nanti-nantikan hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka, atau kedatangan Tuhanmu, atau sebagian tanda-tanda dari Tuhanmu. Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Tuhanmu tidak berguna lagi iman seseorang yang belum beriman sebelum itu, atau (belum) berusaha berbuat kebajikan dengan imannya itu. Katakanlah, “Tunggulah! Kami pun menunggu.”
947 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Apakah yang ditunggu oleh orang-orang yang berpaling dan menghalangi (Orang) dari jalan Allah hanyalah kedatangan malaikat kematian dan para pendampingnya kepada mereka untuk mencabut nyawa mereka, atau kedatanagn tuhanmu (wahai rasul) untuk memutuskan nasib diantara para hambaNYa pada hari kiamat, atau munculnya dari sebagian tanda dan gejala hari kiamat yang menunjukan kedatangan hari tersebut yaitu, terbitnya matahari dari arah barat? Ketika itu terjadi maka tidaklah bermanfaat keimanan sesorang bagi dirinya, jika dia belum beriman sebelumnya, dan tidak di terima amal perbuatan yang baik darinya kalau dia sudah beriman, jika dia belum mengusahakannya sebelum itu. Katakanlah kepada mereka (wahai rasul), ”tunggulah kedatangannya agar kalian mengetahui siapa yang benar dan siapa yang berada di atas kebatilan, siapa orang yang berbuat buruk dan siapa orang yang baik.Sesungguhnya kamipun juga menunggunya. ”
Sumber: https://tafsirweb.com/2282-surat-al-anam-ayat-158.html
Tafsir as-Sa'di
158. Allah berfirman, “Tiada yang mereka nanti-nantikan di atas kezhaliman dan pengingkaran mereka hanya “kedatangan” mukadimah azab dan mukadimah akhirat kepada mereka dengan datangnya “malaikat” kepada mereka untuk mencabut nyawa mereka.Jika mereka telah sampai pada keadaan ini maka iman dana mal shalih tidaklah berguna bagi mereka. “Atau kedatangan Tuhanmu,” untuk memberikan keputusan di antara manusia dan memberikan balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dan orang-orang yang berbuat buruk. “Atau kedatangan sebagian tanda-tanda Tuhanmu,” yang menunjukkan dekatnya Kiamat. “Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Tuhanmu,” yang luar biasa yang dengannya diketahui bahwa Kiamat telah dekat dan bahawa Kiamat sudah di ambang pintu. “Iman seseorang tidaklah bermanfaat lagi bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya.” Maksudnya, jika sebagian tanda-tanda Allah telah muncul, maka iman orang kafir tidak berguna jika dia beriman, begitu pula orang-orang Mukmin yang lalai, tidak berguna lagi penambahan kebaikannya sesudah itu. Yang berguna baginya adalah imannya yang telah dia miliki sebelum itu, dan kebaikan yang dia laksanakan sebelum munculnya sebagian tanda-tanda tersebut. Hikmah masalah ini sangat jelas.Iman berguna bagi seorang hamba jika ia merupakan iman kepada yang ghaib dan dilakukan atas dasar kemauan seorang hamba. Adapun jika tanda-tanda Kiamat telah datang, perkaranya bisa dilihat oleh mata, maka iman tiada lagi berguna, karena ia sama dengan iman terpaksa seperti imannya orang yang tenggelam, imannya orang yang terbakar dan yang sepertinya yang melihat kematian di depan mata, maka dia pun meninggalkan kemaksiatan yang dahulu dilakukannya sebagaimana Firman Allah, Maka tatkala mereka melihat azab Kami, mereka berkata: "Kami beriman hanya kepada Allah saja, dan kami kafir kepada sembahan-sembahan yang telah kami persekutukan dengan Allah". Maka iman mereka tiada berguna bagi mereka tatkala mereka telah melihat siksa Kami.Itulah sunnah Allah yang telah berlaku terhadap hamba-hamba-Nya. Dan di waktu itu binasalah orang-orang kafir. (Al-Mu’min: 84-85). Banyak hadits-hadits shahih dari Nabi yang menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan “ayat” (sebagian tanda Allah) adalah terbitnya matahari dari barat.Bahwa jika manusia telah melihatnya, niscaya mereka semuanya beriman, tetapi iman mereka tidak lagi berguna pada hari itu, dan pintu taubat dituttup. Manakala ini adalah ancaman bagi orang-orang yang mendustakan Rasulullah yang ditunggu-tunggu sementara mereka juga menunggu Nabi dan para pengikutnya tertimpa kesulitan dan musibah kehidupan, maka Allah berirmana, “katakanlah, ‘Tunggulah olehmu, sesungguhnya Kami pun menunggu (pula)’. “ maka kamu akan mengetahui siapa yang berada di atas kebenaran. Ayat ini mengandung dalil bagi madzhab Ahlus Sunnah wal Jama’ah dalam menetapkan perbuatan sukarela (ikhtiyariyah) bagi Allah seperti istiwa’ (bersemayam), nuzul (turun) dan ityan (datang) bagi Allah tanpa menyamakannya dengan sifat makhluk.Dan dalil seperti ini sangat banyak di dalam al-Quran dan as-Sunnah. Ayat ini mengandung penjelasan bahwa sebagian tanda-tanda Kiamat adalah terbitnya matahari dari barat. Bahwasanya Allah Mahabijaksana, dan sunnatullah itu berlaku, bahwa iman itu berguna selama ia dilakukan secara sukarela bukan terpaksa seperti yang telah dijelaskan, bahwa manusia mendapatkan kebaikan dengan imannya.Ketaatan, kebaikan dan ketakwaan hanyalah berguna dan berkembang jika seorang hamba memiliki iman. Jika hati kosong dari iman, maka semua itu sedikit pun tidaklah berguna.
Sumber: https://tafsirweb.com/2282-surat-al-anam-ayat-158.html
Tafsir Al-Wajiz
158 Yang mereka nanti-nanti yaitu para pendusta itu tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka untuk mencabut nyawa mereka atau kedatangan mereka dengan membawa siksa Tuhanmu untuk mereka. Atau kedatangan beberapa tanda-tanda terjadinya hari kiamat. Pada hari datangnya tanda dari Tuhanmu itu, seperti matahari terbit dari barat dan kedatangan dajjal maka iman seseorang tidak lagi bermanfaat bahkan kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu.Sebab keimanan pada hari itu adalah keimanan yang terpaksa, dan hanya untuk meringankan beban mereka jika kamu belum beriman sebelumnya. Tempat pemberian tanggung jawab adalah di dunia. Atau bahkan dia sudah beriman namun belum mengusahakan kebaikan dan amal saleh dalam masa imannya, atau juga berbuat baik namun tidak mempunyai iman.Maka keimanannya, taubatnya, dan amal baiknya tidak bisa memberi manfaat apapun kepadanya pada hari itu dari azab. Maka katakanlah wahai Nabi: “Tunggulah azab dadri Tuhanmu, sesungguhnya Kamipun juga menunggu anugerah dan pertolongan Tuhan kami dari musuh-musuh kami”.
Sumber: https://tafsirweb.com/2282-surat-al-anam-ayat-158.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah سبحانه وتعالى berfirman, seraya memberi ancaman kepada orang-orang kafir dan menentang para rasulNya, serta mendustakan ayat-ayatNya dan menghalang-halangi manusia dari jalanNya: (Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka), atau kedatangan (siksa) Tuhanmu) Hal itu pasti terjadi pada hari kiamat (atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari datangnya beberapa ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri) Demikian itu sebelum hari kiamat dan merupakan tanda=tanda hari kiamat, yaitu ketika mereka melihat salah satu tanda hari kiamat sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulallah ﷺ: “Hari kiamat tidak akan terjadi sampai matahari terbit dari arah barat. Apabila manusia melihat matahari terbit dari arah barat, maka berimanlah semua orang yang ada di bumi” Demikian itu terjadi ketika: (tidak bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu) yaitu ketika orang kafir mulai beriman pada itu, maka imannya tidak diterima. Adapun orang yang sudah beriman sebelum itu dan dia baik amalnya, maka dia mendapat pahala yang besar, dan jika dia belum pernah melakukan kebaikan dalam amalnya, lalu dia bertaubat pada hari itu, maka taubatnya tidak diterima.Sebagaimana yang ditunjukkan oleh hadits-hadits sebelumnya dan terkandung dalam firman Allah سبحانه وتعالى: (atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya) yaitu tidak diterima usaha amal shalihnya jika dia belum pernah melakukannya sebelum itu. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Katakanlah, "Tunggulah oleh kalian, sesungguhnya kami pun menunggu (pula)") ancaman yang keras bagi orang-orang kafir dan peringatan yang tegas bagi orang yang menangguhkan keimanan dan taubatnya sampai pada hari dimana hal itu itu tidak bermanfaat baginya. Sesungguhnya ketentuan itu hanya terjadi ketika matahari terbit dari arah barat, karena hari kiamat telah mendekat dan pertandanya telah muncul.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila hari kiamat sudah datang? (18)) (Surah Muhammad) dan (Maka tatkala mereka melihat azab Kami mereka berkata, "Kami beriman hanya kepada Allah saja, dan kami kafir kepada sembahan-sembahanyang telah kami mempersekutukan(nya) dengan Allah (84) ” Maka iman mereka tiada berguna bagi mereka tatkala mereka telah melihat siksa Kami (85)) (Surah Ghafir)
Sumber: https://tafsirweb.com/2282-surat-al-anam-ayat-158.html
Informasi
Surat
الانعام (Al-An'am)
Binatang Ternak — 165 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
158 dari 165 ayat
Juz
Juz 8
Halaman
Halaman 150
Ruku
Ruku 121
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 30 (60/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-947 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-6