الانعام (Al-An'am)
Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
اِنَّنِيْ
sesungguhnya aku
هَدٰىنِيْ
telah memimpin aku
رَبِّيْٓ
Tuhanku
اِلٰى
kepada
صِرَاطٍ
jalan
مُّسْتَقِيْمٍ
yang lurus
ەۚ
دِيْنًا
agama
قِيَمًا
benar/lurus
مِّلَّةَ
agama
اِبْرٰهِيْمَ
Ibrahim
حَنِيْفًاۚ
yang lurus
وَمَا
dan tidaklah
كَانَ
dia adalah
مِنَ
dari/termasuk
الْمُشْرِكِيْنَ
orang-orang yang musyrik
﴿١٦١﴾
Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya Tuhanku telah memberiku petunjuk ke jalan yang lurus, agama yang benar, agama Ibrahim yang lurus. Dia (Ibrahim) tidak termasuk orang-orang musyrik.”
950 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Katakanlah (wahai rasul), kepada kaum musyrikin, ”sesungguhnya aku telah diberi petunjuk oleh tuhanku menuju jalan lurus yang mengantarkan ke surgaNYa, yaitu agama islam yang mengatur urusan dunia dan akhirat. Dan Itu adalah agama tauhid, agama Ibrahim dan Ibrahim bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan Allah bersama sesuatu yang lain.
Sumber: https://tafsirweb.com/2285-surat-al-anam-ayat-161.html
Tafsir as-Sa'di
161. Allah memerintahkan NabiNya agar berkata dan mengumumkan sesuatu yang dipijaknya dalam bentuk hidayah kepada jalan yang lurus, agama yang seimbang yang mengandung akidah-akidah yang berguna, amal yang shalih, perintah kepada semua yang baik, melarang dari segala yang buruk, yang dianut oleh para Nabi dan Rasul Allah, khususnya iman orang-orang yang bertauhid. Bapak para Nabi yang diutus sesudahnya, Khalil ar-Rahman, Ibrahim.Yaitu agama yang lurus yang condong dari semua agama yang tidak lurus yang dianut oleh para penyimpang seperti Yahudi, Nasrani, dan orang-orang musyrik. Ini umum.
Sumber: https://tafsirweb.com/2285-surat-al-anam-ayat-161.html
Tafsir Al-Wajiz
161 Katakanlah wahai Nabi: “Sesungguhnya aku telah diberi petunjuk oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus, yaitu agama yang benar, agama Ibrahim yang lurus tanpa ada kebengkokan. Ibrahim itu bukanlah termasuk musyrik yang condong kepada agama yang keliru dan menyimpang dari agama yang benar yaitu agama Islam, juga bukan orang-orang musyrik yang menyekutukan Allah dengan sesembahan lain”.
Sumber: https://tafsirweb.com/2285-surat-al-anam-ayat-161.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 161-163 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memerintahkan kepada nabiNya ﷺ yang merupakan pemimpin semua rasul untuk memberitahukan tentang nikmat yang telah diberikan oleh Allah kepada beliau berupa petunjuk(ke jalan yang lurus yang tidak ada kebengkokan dan penyimpangan di dalamnya, yaitu: (agama yang lurus) yaitu tegak lagi kokoh (agama Ibrahim yang lurus: dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik) sebagaimana firmanNya: (Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri) (Surah Al-Baqarah: 130) dan (Dan berjihadlah kalian pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kalian dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kalian dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tua kalian Ibrahim) (Surah Al-Hajj: 78) serta (Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan) (120) (lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah.Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus (121) Dan Kami berikan kepadanya kebaikan di dunia. Dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh (122) Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), "Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif.” Dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan (123)) (Surah An-Nahl) Perintah untuk mengikuti agama nabi Ibrahim yang lurus tidak menjadikan bahwa nabi Ibrahim lebih sempurna daripada beliau ﷺ, Hal itu karena Nabi ﷺ telah menegakkannya dengan lebih agung, dan menyempurnakannya menjadi sesuatu yang lebih sempurnan dan lebih lengkap dimana belum pernah ada satupun orang yang melakukannya.Oleh karena itu Nabi ﷺ menjadi penutup para nabi dan pemimpin anak cucu Adam secara mutlak, serta pemilik kedudukan yang terpuji, yang diinginkan oleh semua makhluk, termasuk nabi Ibrahim. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Katakanlah, "Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah. Tuhan semesta alam" (162}) Allah سبحانه وتعالى memerintahkan untuk memberitahu orang-orang musyrik yang menyembah selain Allah dan menyembelih hewan dengan menyebut nama selain Allah, bahwa dia berbeda dengan mereka dalam hal itu. Sesungguhnya shalat dan ibadahnya hanya untuk Allah saja, dan tidak ada sekutu bagiNya, Ini sebagaiamana firmanNya yaitu: (Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu, dan berkorbanlah (2)) (Surah Al-Kautsar) yaitu ikhlaslahkanlah shalat dan krbanmu hanya untukNya.Sesungguhnya orang-orang musyrik itu menyembah berhala dan menyembelih untuk berhala. Jadi Allah memerintahkan kepada beliau untuk berbeda dengan mereka dan menyimpang dari apa yang mereka lakukan, serta menghadapkan diri dengan maksud dan niat yang tulus ikhlas kepada Allah سبحانه وتعالى Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia telah mengutus para rasulNya untuk membawa agama Islam, tetapi mereka berbeda-beda sesuai dengan syariat mereka yang khusus yang saling menasakh satu sama lain, sampai seluruhnya dinasakh oleh syariat nabi Muhammad ﷺ yang tidak akan dinakash lagi selamanya. Dan akan tetap tegak berdiri tanda-tandanya, serta menyebar sampai hari kiamat.
Sumber: https://tafsirweb.com/2285-surat-al-anam-ayat-161.html
Informasi
Surat
الانعام (Al-An'am)
Binatang Ternak — 165 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
161 dari 165 ayat
Juz
Juz 8
Halaman
Halaman 150
Ruku
Ruku 121
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 30 (60/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-950 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-6