الانعام (Al-An'am)

Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
اِنَّ
sesungguhnya
صَلَاتِيْ
sholatku
وَنُسُكِيْ
dan ibadahku
وَمَحْيَايَ
dan hidupku
وَمَمَاتِيْ
dan matiku
لِلّٰهِ
untuk Allah
رَبِّ
Tuhan/Pemelihara
الْعٰلَمِيْنَۙ
semesta alam
﴿١٦٢﴾
Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam,
951 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah (wahai rasul) kepada kaum musyrikin, ”sesungguhnya shalatku dan ‘nusuk’ ku, maksudnya sembelihanku, hanya bagi Allah semata, bukan untuk berhala-berhala, juga bukan untuk orang-orang mati dan jin, dan bukan selain itu semua dari yang kalian menyembelih sembelihan untuk selain Allah, dan bukan dengan nama selain Allah sebagaimana yang kalian lakukan. Dan hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, tuhan semesta alam.

Sumber: https://tafsirweb.com/2286-surat-al-anam-ayat-162.html

Tafsir as-Sa'di

162. Kemudian Dia mengkhususkan dari itu ibadah yang paling mulia. Dia berfirman, “Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, sembelihanku,.” maksudnya, penyembelihanku.Hal itu karena kemuliaan dua ibadah ini serta keutamaannya, dan keduanya merupakan petunjuk kecintaan kepada Allah, pengikhlasan agama untukNya, mendekatkan diri kepadaNya dengan hati dan lisan serta anggota badan. Dan dengan penyembelihan yang merupakan pengorbanan harta yang dicintai oleh jiwa demi yang lebih dia cintai, yaitu Allah. Dan barangsiapa ikhlas dalam shalat dan penyembelihannya, maka secara otomatis dia akan ikhlas pada amal-amalnya yang lain. firmanNya, “Hidupku dan matiku,” yakni apa yang diberikan kepadaku dalam hidupku, apa yang Allah titipkan kepadaku dana pa yang ditakdirkan atasku pada waktu matiku.Semua itu “hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.”

Sumber: https://tafsirweb.com/2286-surat-al-anam-ayat-162.html

Tafsir Al-Wajiz

162 Katakanlah wahai Rasul: sesungguhnya sembahyangku beserta segala macamnya, ibadatku dan taqarrubku, hidupku dan berbagai kebaikan dan ketaatan di dalamnya, juga beserta matiku dalam keimanan dan amal saleh, semua itu adalah murni hanya untuk Allah Tuhan semesta alam dan Tuhan para jin dan manusia

Sumber: https://tafsirweb.com/2286-surat-al-anam-ayat-162.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 161-163 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memerintahkan kepada nabiNya ﷺ yang merupakan pemimpin semua rasul untuk memberitahukan tentang nikmat yang telah diberikan oleh Allah kepada beliau berupa petunjuk(ke jalan yang lurus yang tidak ada kebengkokan dan penyimpangan di dalamnya, yaitu: (agama yang lurus) yaitu tegak lagi kokoh (agama Ibrahim yang lurus: dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik) sebagaimana firmanNya: (Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri) (Surah Al-Baqarah: 130) dan (Dan berjihadlah kalian pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kalian dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kalian dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tua kalian Ibrahim) (Surah Al-Hajj: 78) serta (Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan) (120) (lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah.Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus (121) Dan Kami berikan kepadanya kebaikan di dunia. Dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh (122) Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), "Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif.” Dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan (123)) (Surah An-Nahl) Perintah untuk mengikuti agama nabi Ibrahim yang lurus tidak menjadikan bahwa nabi Ibrahim lebih sempurna daripada beliau ﷺ, Hal itu karena Nabi ﷺ telah menegakkannya dengan lebih agung, dan menyempurnakannya menjadi sesuatu yang lebih sempurnan dan lebih lengkap dimana belum pernah ada satupun orang yang melakukannya.Oleh karena itu Nabi ﷺ menjadi penutup para nabi dan pemimpin anak cucu Adam secara mutlak, serta pemilik kedudukan yang terpuji, yang diinginkan oleh semua makhluk, termasuk nabi Ibrahim. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Katakanlah, "Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah. Tuhan semesta alam" (162}) Allah سبحانه وتعالى memerintahkan untuk memberitahu orang-orang musyrik yang menyembah selain Allah dan menyembelih hewan dengan menyebut nama selain Allah, bahwa dia berbeda dengan mereka dalam hal itu. Sesungguhnya shalat dan ibadahnya hanya untuk Allah saja, dan tidak ada sekutu bagiNya, Ini sebagaiamana firmanNya yaitu: (Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu, dan berkorbanlah (2)) (Surah Al-Kautsar) yaitu ikhlaslahkanlah shalat dan krbanmu hanya untukNya.Sesungguhnya orang-orang musyrik itu menyembah berhala dan menyembelih untuk berhala. Jadi Allah memerintahkan kepada beliau untuk berbeda dengan mereka dan menyimpang dari apa yang mereka lakukan, serta menghadapkan diri dengan maksud dan niat yang tulus ikhlas kepada Allah سبحانه وتعالى Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia telah mengutus para rasulNya untuk membawa agama Islam, tetapi mereka berbeda-beda sesuai dengan syariat mereka yang khusus yang saling menasakh satu sama lain, sampai seluruhnya dinasakh oleh syariat nabi Muhammad ﷺ yang tidak akan dinakash lagi selamanya. Dan akan tetap tegak berdiri tanda-tandanya, serta menyebar sampai hari kiamat.

Sumber: https://tafsirweb.com/2286-surat-al-anam-ayat-162.html

Informasi

Surat

الانعام (Al-An'am)

Binatang Ternak — 165 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

162 dari 165 ayat

Juz

Juz 8

Halaman

Halaman 150

Ruku

Ruku 121

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 30 (60/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-951 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-6