الاعراف (Al-A'raf)
Per AyatMushaf
فَلَنَقُصَّنَّ
maka sesungguhnya Kami akan
عَلَيْهِمْ
atas mereka
بِعِلْمٍ
dengan pengetahuan
وَّمَا
dan tidaklah
كُنَّا
Kami adalah
غَاۤىِٕبِيْنَ
yang gaib
﴿٧﴾
dan pasti akan Kami beritakan kepada mereka dengan ilmu (Kami) dan Kami tidak jauh (dari mereka).
961 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan kami sungguh akan memberitahukan kepada semua makhluk tentang apa yang mereka perbuat sesuai dengan pengetahuan kami tentang perbuatan-perbuatan mereka di dunia tentang perkara-perkara yang kami perintahkan kepada mereka dan hal-hal yang kami melarang mereka darinya. Dan kami tidaklah ghaib dari mereka dalam kondisi apapun.
Sumber: https://tafsirweb.com/2461-surat-al-araf-ayat-7.html
Tafsir as-Sa'di
7. “maka sesungguhnya akan kami kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka perbuat) “ yakni kepada seluruh manusia apa yang telah mereka perbuat. ”sedang kami mengetahui keadaan mereka “terhadap amal-amal mereka. ”dan kami sekali-kali tidak jauh (dari mereka)”sebagaimana Firman Allah “Allah mengumpulkan (mencatat) amal mereka padahal mereka telah melupkannya” dan juga firman Allah” dan sesungguhnya kami telah menciptakan diatas kamu tujuh buah jalan (tujuh buah langit) dan kami tidaklah lengah terhadap ciptaan (kami). ”
Sumber: https://tafsirweb.com/2461-surat-al-araf-ayat-7.html
Tafsir Al-Wajiz
7. Dan sungguh Kami akan mengajarkan kepada para rasul ilmu yang sempurna dan pasti tentang apa yang terjadi di antara mereka saat mengajak (manusia) untuk beriman. Dan Kami tidaklah mengabaikan mereka sehingga ada kejadian di antara mereka yang luput dari Kami
Sumber: https://tafsirweb.com/2461-surat-al-araf-ayat-7.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 4-7 Allah SWt berfirman; (Betapa banyaknya negeri yang Kami binasakan) menentang dan mendustakan para rasul Kami, Lalu hal tersebut membuat mereka ditimpa kehinaan di dunia yang berlangsung sampai di akhirat. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa orang rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada orang yang mencemoohkan rasul-rasul itu azab yang dahulu selalu mereka perolok-olokkan (10)) (Surah Al-An’am) Firman Allah: (maka datanglah siksa Kami menimpa (penduduknya di waktu mereka berada di malam hari atau di waktu mereka beristirahat di tengah hari) yaitu di antara mereka ada orang yang datang kepadanya perintah, siksa, dan kemurkaan Allah ketika mereka tidur, yaitu malam hari, atau mereka tidur sebentar, hal itu diambil dari kata “qailulah” yaitu beristirahat di siang hari. kedua waktu itu adalah waktu lengah dan terlena.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka apakah penduduk kota-kota itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur? (97) Atau apakah penduduk kota-kota itu merasa aman dari kedatangan siksa Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain? (98)) (Surah Al-A'raf) Firman Allah: (Maka tidak adalah keluhan mereka di waktu datang kepada mereka siksaan Kami, kecuali mengatakan, "Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim” (5)) yaitu tidaklah ucapan mereka ketika azab datang kepada mereka, melainkan bahwa mereka mengakui dosa-dosa mereka dan bahwa mereka pantas dengan itu. sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang zalim yang teIah Kami binasakan, dan Kami adakan sesudah mereka itu kaum yang lain (sebagai penggantinya) (11) Maka tatkala mereka merasakan azab Kami, tiba-tiba mereka melarikan diri dari negerinya (12) Janganlah kamu lari tergesa-gesa; kembalilah kamu kepada nikmat yang telah kamu rasakan dan kepada tempat-tempat kediamanmu (yang baik), supaya kamu ditanya.(13) Mereka berkata: "Aduhai, celaka kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zaIim" (14) Maka tetaplah demikian keluhan mereka, sehingga Kami jadikan mereka sebagai tanaman yang telah dituai, yang tidak dapat hidup lagi (15)) (Surah Al-Anbiya’) Ibnu Jarir berkata,”Dalam ayat ini terdapat dalil yang jelas yang menunjukkan kebenaran riwayat dari Rasulullah ﷺ yaitu tentang sabda beliau,“Tidaklah suatu kaum dibinasakan sebelum mereka mengakui kesalahan diri sendiri” Abdullah bin Mas'ud berkata,”Rasulullah ﷺ bersabda, “Tidaklah suatu kaum dibinasakan sebelum mereka mengakui kesalahan diri sendiri” dia berkata,”Aku berkata kepada Abdul Malik,"Bagaimana bisa demikian?" lalu dia membaca ayat ini: (Maka tidak adalah keluhan mereka di waktu datang kepada mereka siksaan Kami, kecuali mengatakan, "Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim”) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka (6)) sebagaimana firman Allah (Dan (ingatlah) hari (di waktu) Allah menyeru mereka, seraya berkata, "Apakah jawaban kalian kepada para rasul?” (65)) (Surah Al-Qashash) dan ((Ingatlah), hari di waktu Allah mengumpulkan para rasul, lalu Allah bertanya (kepada mereka), "Apa jawaban kaummu terhadap (seman)mw?” Para rasul menjawab, "Tidakada pengetahuan kami (tentang itu); sesungguhnya Engkaulah yang mengetahui perkara yang gaib” (109)) (Surah Al-Maidah) Lalu Allah bertanya kepada semua umat pada hari kiamat Allah tentang jawaban mereka kepada para rasul yang terkait risalahNya kepada mereka.Allah سبحانه وتعالى juga bertanya kepada para rasul tentang penyampaian risalahNya. Oleh karena itu Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang tafsir ayat ini, (Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka dan sesungguhnya Kami akan menanyai (pula) rasul-rasul (Kami) (6)) dia berkata, yaitu tentang apa yang mereka sampaikan. (maka sesungguhnya akan Kami kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka perbuat), sedang (Kami) mengetahui (keadaan mereka)) Ibnu Abbas berkata,”Kitab itu diletakkan pada hari kiamat lalu berbicara tentang apa yang mereka kerjakan. (dan Kami sekali-kali tidak jauh (dari mereka)) yaitu Allah سبحانه وتعالى memberitahu hamba-hambaNya pada hari kiamat tentang apa yang telah mereka katakan dan kerjakan, baik kecil maupun besar dan berat maupun ringan. Sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى Maha Menyaksikan segala sesuatu, sehingga tidak ada satupun hal yang tersembunyi dan terlewat olehNya, bahkan Dia mengetahui pengkhianatan yang dilakukan lewat mata dan apa yang tersimpan di dalam hati. (Dan tiada sehelai daun pun yang gugur, melainkan Dia mengetahuinya (pula); dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuz) (59)) (Surah Al-An'am)
Sumber: https://tafsirweb.com/2461-surat-al-araf-ayat-7.html
Informasi
Surat
الاعراف (Al-A'raf)
Tempat Tertinggi — 206 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
7 dari 206 ayat
Juz
Juz 8
Halaman
Halaman 151
Ruku
Ruku 122
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 31 (61/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-961 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-7