الاعراف (Al-A'raf)
Per AyatMushaf
قَالَ
(iblis) berkata
فَبِمَآ
maka dengan apa
اَغْوَيْتَنِيْ
Engkau menghukum saya tersesat
لَاَقْعُدَنَّ
sungguh saya akan duduk
لَهُمْ
kepada mereka
صِرَاطَكَ
jalan Engkau
الْمُسْتَقِيْمَۙ
yang lurus
﴿١٦﴾
(Iblis) menjawab, “Karena Engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus,
970 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Iblis yang dilaknat oleh Allah berkata, ”Disebabkan Engkau sudah memvonis aku sesat, maka aku akan sungguh-sungguh mengerahkan tenaga untuk menyesatkan keturunan Adam dari jalanMu yang lurus. Dan aku benar akan sungguh-sungguh menghalang-halangi mereka dari ajaran islam yang Engkau telah menciptakan fitrah mereka diatasnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/2470-surat-al-araf-ayat-16.html
Tafsir as-Sa'di
16. yakni iblis berkata manakala dia telah putus harapan dan putus asa dari rahmat Allah “karena engkau telah menghukum saya tersesat, saya akan (benar-benar) menghalangi mereka” yakni manusia. ”dari jalanMu yang lurus” yakni aku akan menguntit jalan dan aku benar-benar akan berusaha dengan segenap kemampuanku untuk mencegah orang-orang darinya agar tidak melewati jalan itu.
Sumber: https://tafsirweb.com/2470-surat-al-araf-ayat-16.html
Tafsir Al-Wajiz
16. Iblis berkata: “Maka kerena Engkau telah menghukumku dengan kesesatan, maka aku bersumpah akan berusaha keras menghalang-halangi anak Adam menuju keimanan, kebenaran dan hidayah. Dan sungguh aku akan menyesatkan mereka sehingga mereka berbuat kerusakan karenaku, dan mereka tidak menyembah dan mengesakanMu”
Sumber: https://tafsirweb.com/2470-surat-al-araf-ayat-16.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 16-17 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa setelah Dia memberikan masa tangguh kepada iblis (sampai hari mereka dibangkitkan) (Surah Al-A’raf: 14) lalu iblis terikat dengan hal itu, lalu dia mulai berbuat ingkar dan pertentangan.Lalu dia berkata: (Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus) yaitu sebagaimana Engkau telah menyesatkanku. Ibnu Abbas berkata,”Sebagaimana Engkau telah menyesatkanku” Ulama’ lain berkata,”Sebagaimana Engkau membinasakanku, maka sungguh aku benar-benar akan menghalang-halangi hamba-hambaMu yang Engkau ciptakan dari keturunan orang ini yang menjadi sebab Engkau menjauhkanku dari (jalanMu yang lurus) yaitu jalan kebenaran dan keselamatan. Sungguh aku benar-benar akan menyesatkan mereka dari jalan itu agar mereka tidak menyembahMu dan tidak mengesakanMu, karena Engkau telah memutuskan kesesatan atas diriku.Sebagian ulama nahwu berkata bahwa huruf “ba’” di sini mengandung makna sumpah, seakan-akan dia berkata,"Jadi demi kesesatan yang telah Engkau putuskan atas diriku, maka aku benar-benar akan menghalang-halangi mereka dari jalanMu yang lurus" Mujahid berkta bahwa makna “jalanMu yang lurus” adalah kebenaran. Firman Allah سبحانه وتعالى: (kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka). Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka mereka) yaitu akan akan membuat mereka ragu terhadap akhirat mereka (dan dari belakang mereka) aku membuat mereka menyukai dunia mereka (dan dari kanan mereka) aku akan mengaburkan mereka terhadap urusan agama mereka (dan dari kiri mereka) aku akan membuat mereka berhasrat kepada kemaksiatan.Diriwayatkan dari Qatadah, bahwa dia datang (dari arah depan mereka) lalu memberitahu mereka bahwa tidak ada hari kebangkitan, surga, dan tidak pula neraka (dari arah belakang mereka) yaitu dari urusan dunia mereka, dia menghiasinya dan mengajak mereka untuk kepada hal itu. (dari kanan mereka) yaitu dari kebaikan-kebaikan mereka, dan memperlambat mereka dari hal itu (dan dari arah kiri mereka) dia menghiasi bagi mereka keburukan dan kemaksiatan serta mengajak mereka dan memerintahkan mereka untuk melakukannya. Wahai anak Adam, dia mendatangimu dari semua arah, tetapi tidak dari atasmu; dia tidak bisa menghalangi antara dirimu dan rahmat Allah سبحانه وتعالى. Mujahid berkata,"Dari depan dan dari kanan mereka tanpa mereka bisa melihatnya, serta dari belakang dan dari kiri mereka tanpa mereka bisa melihatnya juga" Ibnu Jarir memilih pendapat bahwa maksud dari semua jalan kebaikan dan kejahatan.Yaitu jika kebaikan, maka dia akan menghalangi mereka dari hal itu, dan jika kejahatan, maka dia menghias hal itu untuk mereka. Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan tentang firmanNya: (Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur) dia berkata yaitu orang-orang yang mengesakan Allah. Perkataan iblis ini hanya sangkaan dan khayalannya saja.Namun hal itu juga sesuai dengan kenyataan, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka, lalu mereka mengikutinya, kecuali sebagian orang-orang yang beriman (20) Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu (21)) (Surah Saba')
Sumber: https://tafsirweb.com/2470-surat-al-araf-ayat-16.html
Informasi
Surat
الاعراف (Al-A'raf)
Tempat Tertinggi — 206 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
16 dari 206 ayat
Juz
Juz 8
Halaman
Halaman 152
Ruku
Ruku 123
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 31 (61/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-970 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-7