الاعراف (Al-A'raf)
Per AyatMushaf
لَهُمْ
bagi mereka
مِّنْ
dari
جَهَنَّمَ
neraka jahanam
مِهَادٌ
tempat tidur
وَّمِنْ
dan dari
فَوْقِهِمْ
atas mereka
غَوَاشٍۗ
tutup/selimut
وَكَذٰلِكَ
dan demikianlah
نَجْزِى
Kami memberi balasan
الظّٰلِمِيْنَ
orang-orang dzalim
﴿٤١﴾
Bagi mereka tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka). Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim.
995 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang kafir itu kekal abdi didalam neraka. Mereka mempunyai tempat tidur dari neraka yang berada di bawah mereka dan diatas mereka terdapat penutup-penutup yang menyelimuti mereka. Dengan siksaan pedih seperti ini, Allah menyiksa orang-orang yang berbuat zhalim yang telah melewati batas-batas ketentuanNya, mereka kufur kepada Nya, dan berbuat maksiat kepadaNYa.
Sumber: https://tafsirweb.com/2495-surat-al-araf-ayat-41.html
Tafsir as-Sa'di
41 “mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka” yakni kasur di bawah mereka ”dan diaatas mereka ada selimut (api neraka)” yakni naungan azab yang menutupi mereka. ”demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang zhalim” kepada diri mereka sebagai balasan yang setimpal, dan Allah tidaklah menzhalimi hamba-hambaNYa.
Sumber: https://tafsirweb.com/2495-surat-al-araf-ayat-41.html
Tafsir Al-Wajiz
41. Bagi mereka di neraka Jahannam itu tempat tidur dari api dan di atas mereka ada penutup dari api pula, yaitu mereka ditutupi api dari atas layaknya penutup. Seperti balasan ini, Kami membalas orang-orang yang menzalimi diri sendiri dan orang lain, yaitu orang-orang kafir.
Sumber: https://tafsirweb.com/2495-surat-al-araf-ayat-41.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 40-41 Firman Allah سبحانه وتعالى (sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga) Dikatakan bahwa maksudnya adalah bahwa amal baik atau doanya tidak akan diterima. Pendapat ini dikatakan oleh oleh Mujahid dan Sa'id bin Jubair. Hal ini juga diriwayatkan oleh Al-Aufi dan Ali bin Abi Thalhah dari Ibnu Abbas.Dikatakan bahwa maksudnya adalah pintu-pintu langit tidak dibuka untuk ruh mereka. Pendapat ini dikatakan oleh As-Suddi dan lainnya, dan diperkuat oleh pendapat Ibnu Jarir dari Al-Bara' bahwa Rasulullah ﷺ menyebutkan pencabutan ruh orang fasik, dan bahwa ruh itu akan diangkat ke langit, maka mereka akan naik di sana. Setiap kali mereka melewati sekelompok malaikat, mereka akan berkata, "Ruh jahat apa ini?" Mereka akan menjawab, "Itu adalah ruh Fulan, yang memiliki nama paling buruk yang digunakan di dunia" sehingga mereka sampai di langit dan mencoba membuka pintunya, tetapi tidak terbuka baginya.Kemudian Rasulullah ﷺ membaca, (Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum) Firman Allah, (dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum) Demikian juga bacaan yang dibaca oleh mayoritas ulama dan mereka menafsirkannya bahwa yang dimaksud adalah unta. Firman Allah, (Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka) Muhammad bin Ka'b Al-Qurazhi berkata tentang firmanNya (Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka) bahwa maknanya adalah alas (dan di atas mereka ada selimut) dia berkata bahwa maknannay adalah selimut Demikian juga dikatakan oleh Adh-Dhahhak bin Muzahim dan As-Suddi. (Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim)
Sumber: https://tafsirweb.com/2495-surat-al-araf-ayat-41.html
Informasi
Surat
الاعراف (Al-A'raf)
Tempat Tertinggi — 206 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
41 dari 206 ayat
Juz
Juz 8
Halaman
Halaman 155
Ruku
Ruku 126
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 31 (62/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-995 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-7