Tuntunan Umrah & Haji
Umrah atau haji, dengan urutan ibadah, sunnah, doa lengkap dengan Latin dan arti, serta dalil.
Umrah dan haji adalah ibadah yang diajarkan Nabi ﷺ dengan contoh langsung. Prinsipnya: "Ambillah dariku manasik kalian" (HR. Muslim). Pilih tab Umrah atau Haji. Setiap langkah dilengkapi sunnah, doa dengan Latin dan arti, serta dalil.
Persiapan dan Niat Umrah
Umrah dimulai dari miqat dengan bersuci, memakai pakaian ihram, dan niat.
1. Mandi dan wewangian
Mandi sebelum ihram dan memakai wewangian di badan (bukan di pakaian ihram) adalah sunnah. Wewangian dipakai sebelum niat.
Sunnah
- Memotong kuku dan merapikan diri sebelum ihram.
Dalil: HR. Bukhari dan Muslim: Aisyah memberi wewangian kepada Nabi ﷺ sebelum beliau berihram.
2. Niat umrah di miqat
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
labbayka allāhumma ʿumratan
Niat diucapkan ketika sampai di miqat, bersama talbiyah.
Doa
Niat umrah
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
labbayka allāhumma ʿumratan
Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, untuk umrah.
Dalil: HR. Bukhari dan Muslim tentang talbiyah Nabi ﷺ.
3. Talbiyah
Talbiyah diperbanyak sejak ihram. Laki-laki dianjurkan membacanya dengan suara yang terdengar, dan perempuan dengan suara yang tidak mengganggu orang di sekitarnya.
Doa
Talbiyah
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ
labbayka allāhumma labbayk, labbayka lā sharīka laka labbayk, inna al-ḥamda wa an-niʿmata laka wa al-mulk, lā sharīka lak
Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu.
Dalil: HR. Bukhari dan Muslim.
Pakaian ihram laki-laki berupa dua lembar kain putih tanpa jahitan. Perempuan memakai pakaian yang menutup aurat.
Tawaf
Tawaf dilakukan tujuh putaran mengelilingi Ka'bah, dimulai dari Hajar Aswad dengan Ka'bah di sebelah kiri.
1. Memulai tawaf dari Hajar Aswad
بِسْمِ اللَّهِ، اللَّهُ أَكْبَرُ
bismillāh, allāhu akbar
Setiap memulai putaran dianjurkan membaca bismillah dan takbir. Istilam (menyentuh atau mengisyaratkan ke Hajar Aswad) dilakukan jika mudah, tanpa berdesakan.
Doa
Memulai putaran
بِسْمِ اللَّهِ، اللَّهُ أَكْبَرُ
bismillāh, allāhu akbar
Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.
Sunnah
- Laki-laki melakukan raml (berjalan cepat dengan langkah pendek) di tiga putaran pertama tawaf umrah.
- Laki-laki membuka bahu kanan (idhthiba') pada tawaf umrah.
Dalil: HR. Muslim tentang raml dan idhthiba' Nabi ﷺ.
2. Antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad
Di antara dua rukun ini dianjurkan membaca doa yang diajarkan Al-Quran.
Doa
Doa kebaikan dunia dan akhirat
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
rabbanā ātinā fī ad-dunyā ḥasanatan wa fī al-ākhirati ḥasanatan wa qinā ʿadhāba an-nār
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari azab neraka.
Dalil: QS. Al-Baqarah: 201.
3. Dzikir bebas selama tawaf
Selama tawaf tidak ada bacaan khusus yang wajib. Dzikir dan doa bebas dianjurkan.
Doa
Dzikir tawaf
سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
subḥāna llāh, wa al-ḥamdu lillāh, wa lā ilāha illā llāh, wa llāhu akbar, wa lā ḥawla wa lā quwwata illā billāh
Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, dan tiada daya serta kekuatan kecuali dengan Allah.
4. Shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim
Setelah tawaf, shalat dua rakaat dilakukan di belakang Maqam Ibrahim, jika memungkinkan. Jika tidak, boleh di tempat lain di Masjidil Haram.
Dalil: QS. Al-Baqarah: 125, "wa ittakhadhū min maqāmi ibrāhīma muṣallā".
5. Minum air zamzam
Minum air zamzam dianjurkan, dengan niat yang baik dan berdoa di dalamnya.
Doa
Doa setelah minum zamzam
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا وَاسِعًا، وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ
allāhumma innī asʾaluka ʿilman nāfiʿan, wa rizqan wāsiʿan, wa shifāʾan min kulli dāʾ
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit.
Dalil: HR. Ibnu Majah: air zamzam sesuai dengan niat peminumnya.
Sa'i dan Tahallul
Sa'i dilakukan tujuh kali antara Shafa dan Marwah, lalu tahallul sebagai penutup umrah.
1. Memulai sa'i dari Shafa
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ
inna aṣ-ṣafā wa al-marwata min shaʿāʾiri llāh
Sa'i dimulai dari Shafa dan berakhir di Marwah, dilakukan tujuh kali. Mendekat ke Shafa, bacalah ayat berikut sambil berniat sa'i.
Doa
Ayat sa'i
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ
inna aṣ-ṣafā wa al-marwata min shaʿāʾiri llāh
Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah.
Kalimat ketika memulai
أَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ
abdaʾu bimā badaʾa llāhu bih
Aku mulai dengan yang Allah mulai dengan dia.
Dalil: QS. Al-Baqarah: 158, dan HR. Muslim tentang sa'i Nabi ﷺ.
2. Doa di atas Shafa dan Marwah
Naik ke Shafa dan Marwah, menghadap Ka'bah, lalu bertakbir, bertahlil, dan berdoa.
Doa
Doa di Shafa dan Marwah
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
lā ilāha illā llāhu waḥdahu lā sharīka lah, lahu al-mulku wa lahu al-ḥamdu, wa huwa ʿalā kulli shayʾin qadīr
Tiada tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Sunnah
- Laki-laki berlari kecil di area lampu hijau antara Shafa dan Marwah.
Dalil: HR. Muslim tentang doa Nabi ﷺ di Shafa dan Marwah.
3. Doa di antara lampu hijau
Saat berlari kecil di area lampu hijau, dianjurkan membaca doa berikut.
Doa
Doa ampunan
رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ، وَتَجَاوَزْ عَمَّا تَعْلَمُ، إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ
rabbi ighfir wa-rḥam, wa tajāwaz ʿammā taʿlam, innaka anta al-aʿazzu al-akram
Ya Tuhanku, ampunilah dan rahmatilah, maafkanlah apa yang Engkau ketahui, sesungguhnya Engkau Maha Mulia lagi Maha Pemurah.
4. Tahallul umrah
Laki-laki sebaiknya mencukur seluruh rambut kepala. Perempuan memotong ujung rambut sekitar satu ruas jari. Setelah tahallul, larangan ihram berakhir.
Dalil: HR. Bukhari dan Muslim tentang doa Nabi ﷺ untuk orang yang mencukur rambut.
Sa'i menurut mayoritas ulama adalah wajib, dan sebagian ulama Syafi'iyah menganggapnya rukun. Ikuti pendapat mazhab yang Anda pegang.
Larangan Saat Ihram
Selama ihram ada beberapa larangan. Larangan ini berakhir setelah tahallul.
1. Larangan umum (laki-laki dan perempuan)
Memotong rambut atau kuku, memakai wewangian setelah niat, berburu, dan berhubungan suami istri. Juga dilarang akad nikah dan bertengkar.
Dalil: QS. Al-Baqarah: 197, "fa lā rafatha wa lā fusūqa wa lā jidāla fī al-ḥajj".
2. Larangan khusus laki-laki
Memakai pakaian berjahit, menutup kepala, dan memakai alas kaki yang menutupi mata kaki.
3. Larangan khusus perempuan
Memakai niqab (cadar) dan sarung tangan. Menutup wajah boleh dengan cara lain yang tidak menyentuh wajah.
Dalil: HR. Bukhari (parafrase): wanita yang berihram tidak boleh memakai niqab dan sarung tangan.
Doa Perjalanan dan Kepulangan
Doa yang dibaca ketika naik kendaraan dan ketika kembali ke tanah air.
1. Doa naik kendaraan
Dibaca ketika naik pesawat, bus, atau kendaraan lain.
Doa
Doa naik kendaraan
سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَٰذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا لَمُنقَلِبُونَ
subḥāna alladhī sakhkhara lanā hādhā wa-mā kunnā lahu muqrinīn, wa innā ilā rabbinā la-munqalibūn
Maha Suci Allah yang telah menundukkan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.
Dalil: QS. Az-Zukhruf: 13–14.
2. Doa ketika pulang dari safar
Dibaca ketika kembali dari perjalanan jauh.
Doa
Doa kepulangan
آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ
āʾibūna tāʾibūna ʿābidūna li-rabbinā ḥāmidūn
Kami kembali, bertobat, beribadah, dan memuji Tuhan kami.
Dalil: HR. Muslim.
Ziarah ke Madinah
Ziarah ke Madinah tidak termasuk rukun umrah atau haji, tetapi sangat dianjurkan. Yang paling utama adalah shalat di Masjid Nabawi dan salam kepada Nabi ﷺ.
1. Shalat di Masjid Nabawi
Shalat di Masjid Nabawi lebih utama daripada di masjid lain, kecuali Masjidil Haram. Sebagian ulama menganjurkan shalat berjamaah 40 waktu berturut-turut, meski hadisnya diperselisihkan keabsahannya.
Doa
Doa masuk masjid
اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
allāhumma iftaḥ lī abwāba raḥmatik
Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.
Dalil: HR. Bukhari dan Muslim: "Shalat di masjidku ini lebih utama daripada seribu shalat di masjid lain, kecuali Masjidil Haram."
2. Salam kepada Nabi ﷺ
السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ
as-salāmu ʿalayka yā rasūla llāh
Berdiri di depan makam dengan sopan, mengucapkan salam, lalu mendoakan. Tidak boleh berdoa menghadap makam atau meminta sesuatu kepada selain Allah.
Doa
Salam kepada Nabi ﷺ
السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ
as-salāmu ʿalayka yā rasūla llāh
Salam sejahtera untukmu, wahai Rasulullah.
3. Ziarah Baqi' dan Uhud
Ziarah ke pemakaman Baqi' dan syuhada Uhud dengan mengucapkan salam dan mendoakan penghuninya.
Doa
Salam kepada penghuni kubur
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ
as-salāmu ʿalaykum dāra qawmin muʾminīn
Salam sejahtera atas kalian, wahai penghuni negeri kaum yang beriman.
Dalil: HR. Muslim tentang ziarah kubur Nabi ﷺ.
Hanya masjid tiga yang boleh diniatkan khusus untuk perjalanan ibadah: Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsha.
Adab Selama Umrah dan Haji
Adab membantu ibadah menjadi lebih khusyuk dan menjaga hubungan baik dengan sesama jamaah.
1. Menjaga lisan dan akhlak
Tidak berkata kotor, tidak berdebat, dan tidak menyakiti jamaah lain. Membantu sesama jamaah, terutama lansia dan yang sakit, adalah sunnah.
Dalil: QS. Al-Baqarah: 197 tentang larangan rafats, fusuq, dan jidal dalam haji.
2. Memperbanyak doa dan dzikir
Berdoa untuk diri sendiri, keluarga, dan kaum muslimin di setiap tempat ibadah. Doa paling utama di Arafah, Muzdalifah, dan saat tawaf.
3. Mengikuti pembimbing dan rombongan
Mengikuti arahan pembimbing dan petugas, terutama saat berangkat ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina, agar tidak tersesat dan selamat.
Halaman ini merangkum tuntunan umum. Untuk pelaksanaan lengkap, ikuti pembimbing haji dan kitab fikih manasik sesuai mazhab Anda. Jika ragu, tanyakan kepada ulama yang terpercaya.