Kembali

Kalender Islam

Kalender Hijriyah dan hari-hari penting, dihitung secara lokal tanpa internet.

Dalil Kalender Hijriyah

Umat yang ummi: awal bulan dengan melihat hilal

Sesungguhnya kami adalah umat yang ummi, tidak menulis dan tidak menghitung. Bulan itu begini dan begini, sambil memberi isyarat dengan jari, kadang dua puluh sembilan hari dan kadang tiga puluh hari.

HR. Bukhari no. 1913 dan Muslim no. 1080 (dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma)

Rukyat dan hisab

Hadits ini sering dijadikan dasar penetapan awal bulan Hijriyah dengan melihat hilal (rukyat). Sebagian ulama membolehkan hisab (perhitungan astronomi), sehingga tanggal pada kalender ini bisa berbeda sehari dengan penetapan resmi pemerintah. Nomor hadits dapat berbeda antar edisi kitab.

Catatan kajian fikih falak (rukyat dan hisab)

Jumlah bulan dan empat bulan haram

Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ada dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram.

QS. At-Taubah: 36

Bulan sabit sebagai penanda waktu

Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah: itu adalah penunjuk waktu bagi manusia dan (untuk ibadah) haji.

QS. Al-Baqarah: 189

Penetapan awal Ramadhan

Berpuasalah karena melihat hilal dan berbukalah karena melihat hilal.

HR. Bukhari dan Muslim